Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Tafsir Gender Qur’ani: Mewujudkan Keadilan Produksi Dan Konsumsi Halal Berbasis Inklusivitas Gender A. M. Nur Atma Amir; Achmad Abubakar; Muhammad Irham
Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/tafaqquh.v13i2.3756

Abstract

Industri halal global masih menghadapi kesenjangan partisipasi perempuan akibat minimnya kebijakan sensitif gender dan tafsir Al-Qur’an yang bias patriarkal. Penelitian ini mengkaji bagaimana transformasi tafsir gender Qur’ani dapat menjadi landasan normatif bagi keadilan produksi dan konsumsi halal yang inklusif. Metode yang digunakan adalah kualitatif-eksploratif dengan tafsir maudhu‘i, kerangka maqāṣid al-syarī‘ah, serta telaah dokumen kebijakan sertifikasi halal. Analisis ayat QS. al-Nisa’ [4]:32, al-Aḥzāb [33]:35, dan al-Ḥujurāt [49]:13 menunjukkan bahwa tafsir kontekstual menegaskan kesetaraan hak dan peran ekonomi gender. Hasil penelitian memetakan ayat-ayat tersebut ke dalam tujuan syariah dan menghasilkan matriks indikator audit halal responsif gender yang meliputi akses modal, pelatihan sertifikasi, dan edukasi konsumen. Kesimpulannya, tafsir Qur’ani progresif menyediakan dasar strategis untuk mereformasi standar sertifikasi halal dan memperkenalkan label “Halal Inklusif Gender.”
MODEL AKAD MUAMALAH KONTEMPORER BERBASIS DIGITAL: INTEGRASI MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH DAN INOVASI TEKNOLOGI KEUANGAN SYARIAH Abdi Dzul Jalal Ikram; A. M. Nur Atma Amir; Nelia Syafriawati; Hamzah Khaeriyah; Abdi Widjaja
HEI EMA : Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): January
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, STI Syariah AL-Hilal SIgli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61393/heiema.v5i1.350

Abstract

Digitalisasi dalam sistem keuangan Islam memunculkan kebutuhan mendesak akan pengembangan model akad muamalah kontemporer yang sesuai dengan prinsip syariah dan kompatibel dengan infrastruktur teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan struktur ideal dan pendekatan implementatif dari akad syariah berbasis digital yang adaptif terhadap dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi informasi. Metode yang digunakan dalam studi ini bersifat kualitatif dan normatif dengan pendekatan multidisipliner, termasuk studi pustaka, analisis yuridis terhadap regulasi nasional dan fatwa Dewan Syariah Nasional, serta eksplorasi terhadap aplikasi teknologi seperti blockchain, smart contracts, dan artificial intelligence. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam akad syariah dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan tanpa mengorbankan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip hukum Islam. Model akad digital yang dirancang berdasarkan maqāṣid al-sharī‘ah mampu memitigasi risiko hukum dan operasional, sekaligus menciptakan struktur transaksi yang adil dan akuntabel. Penerapan tanda tangan digital, algoritma kepatuhan, serta platform fintech syariah terbukti mendukung otomasi dan pengawasan akad secara berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya kerangka regulatif yang komprehensif, peningkatan literasi keuangan syariah, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung keberhasilan implementasi akad digital dalam sistem keuangan Islam kontemporer.