Faturohman, Ikhsan
Department Of Mathematics Education, Universitas Cipasung Tasikmalaya, Tasikmalaya, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EDUKASI PENTINGNYA MANAJEMEN WAKTU BAGI SISWA SMP DALAM KEGIATAN BELAJAR Yugi Hilmi; Harry Nurawinata; Pery Jayanto; Muh Fajar Fazriansyah; Ikhsan Faturohman
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.198

Abstract

Manajemen waktu merupakan keterampilan fundamental yang perlu diterapkan dalam pendidikan formal jenjang SMP. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMP tentang pentingnya manajemen waktu dalam kegiatan belajar, serta membekali siswa dengan keterampilan praktis dalam menyusun jadwal belajar yang efektif dan efisien. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah siswa SMPN 1 Rajapolah. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui pendekatan penyuluhan langsung yang bersifat interaktif, mencakup penyampaian konsep dasar manajemen waktu, dampak buruk pengelolaan waktu yang tidak efektif, strategi penyusunan jadwal belajar, serta tips menghindari prokrastinasi, yang diakhiri dengan pemberian angket sebagai instrumen evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata tingkat pemahaman dan sikap siswa mencapai 89% dengan kategori Sangat Baik, mencakup aspek pentingnya manajemen waktu (90%), cara manajemen waktu yang efektif (89%), dan perencanaan membuat jadwal prioritas (88%). Temuan ini bermakna bahwa metode penyuluhan tatap muka yang interaktif terbukti efektif membangun kesadaran siswa terhadap pengelolaan waktu belajar yang terstruktur dan terencana.
Development of a Mathematical Model for the Optimization of Natural Resources in Villages Ikhsan Faturohman; Yugi Hilmi
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 9, No 2 (2025): Zero: Jurnal Sains Matematika dan Terapan
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/zero.v9i2.26131

Abstract

This study integrates Linear Programming (LP) and Geographic Information System (GIS) to optimize land and water resource utilization in Indonesian rural areas. The proposed multi-period LP model aims to maximize farmers' net profit under land, water, and labor constraints, where decision variables represent the land area (in tumbak) allocated to each crop per period. Conducted in three agricultural villages of Garut Regency with 60 farmer respondents selected through stratified sampling, the model was solved using Excel Solver and spatially visualized through GIS. Results show an optimal cultivated area of 453.202 tumbak, utilizing 16,412.49 m³ of water and 5,319.098 man-days of labor, producing Rp 2,078,047,500 in gross revenue and Rp 26,493,556 in net profit. Land-use efficiency improved by 64.8% from baseline conditions, with land as the main binding constraint. The model offers a practical decision-support tool for policymakers to plan crop rotation, irrigation scheduling, and sustainable land-use strategies.
DARI REGULASI DIRI KE PENALARAN MATEMATIS: SEBERAPA KUAT HUBUNGANNYA? Muh Fajar Fazriansyah; Ikhsan Faturohman; Yugi Hilmi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3r41r829

Abstract

Kemampuan penalaran matematis, analisis, penilaian, dan refleksi diri merupakan komponen penting dalam pendidikan matematika karena memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir matematis mereka. Namun, menurut sejumlah penelitian, kemampuan penalaran matematis mahasiswa masih belum memadai. Kapasitas untuk mengatur diri sendiri dan mengelola proses belajar sendiri dikenal sebagai self-regulated learning (SRL). Studi ini bertujuan untuk memberikan uraian rinci tentang kemampuan penalaran matematis mahasiswa dan tingkat self-regulated learning, serta untuk meneliti korelasi antara keduanya, mengukur kekuatannya, dan mengukur sejauh mana self-regulated learning mahasiswa berkontribusi pada kemampuan penalaran matematis mereka. Metode kuantitatif berdasarkan jenis penelitian korelasional digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, 22 mahasiswa yang terdaftar dalam program studi pendidikan matematika semester enam dipilih menggunakan metode purposive sampling. Tes kemampuan penalaran matematis dan kuesioner self-regulated learning digunakan dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan berbagai ukuran seperti statistik deskriptif, uji normalitas dan linearitas, korelasi pearson product moment, dan koefisien determinasi. Penelitian menemukan bahwa kemampuan penalaran matematika mahasiswa cukup tinggi (rata-rata 81,18) dan tingkat self-regulated learning mereka cukup tinggi (rata-rata 91,27). Dengan tingkat signifikansi 0,001 dan koefisien korelasi 0,716, temuan uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan secara statistik antara kemampuan penalaran matematis dan self-regulated learning. Dengan hasil ini, dapat dikatakan bahwa korelasi antara kedua variabel tersebut cukup kuat. Koefisien determinasi juga mengungkapkan bahwa kapasitas mahasiswa untuk self-regulated learning menyumbang 51,2% dari keseluruhan kemampuan mereka dalam penalaran matematis. Oleh karena itu, kapasitas berpikir matematika mahasiswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan strategi pembelajaran mandiri.