Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Ibu, Pengetahuan, Fasilitas Kesehatan, Dukungan Suami dengan Perilaku Ibu Hamil Melakukan ANC di Klinik Utama ”AR” Yenni Ariestanti; Titik Widayati; Yeny Sulistyowati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v12i4.2363

Abstract

Pemeriksaan Kehamilan/ANC dilakukan oleh seorang ibu hamil dengan tujuan agar fisik, mental dan sosial dari ibu hamil terjaga sampai melahirkan. Pada Bumil tergolong rentan terinfeksi SARS CoV-2 selain lanjut usia dan orang sakit, ibu hamil menjadi golongan yang mengalami kekhawatiran besar menyusul pandemi virus Corona. Mereka harus menjalani pemeriksaan secara teratur sesuai dengan usia kehamilannya sampai menjelang persalinan. Belum lagi kecemasan lain jika harus melahirkan di tengah ancaman Covid-19. pemeriksaan kehamilan tetap perlu dilakukan secara rutin untuk memantau kesehatan ibu hamil dan janin. Tujuan penelitin ini adalah Menganalisis hubungan karakteristik ibu, pengetahuan,fasilitas kesehatan dengan perilaku ibu hamil melakukan ANC di Klinik Utama”AR”pada tahun 2021.Metode penelitian mengunakan  studi cross sectional,sampel dalam sebanyak 66 ibu hamil trimester 3 melakukan ANC di Klinik AR dengan cara perolehan sampel mengunakan  Accidental Sampling. Hasil penelitian terdapat hubungan yang siqnifikan yaitu Umur(P : 0,02),Pekerjaan(P;0,03), Pengetahuan (P:0,03), Pendidikan (P:0,00) dan Fasilitas Kesehatan(P;0,03)dengan perilaku ibu melakukan pemeriksaan kehamilan, tidak terdapat hubungan siqnifikan yaitu variabel Dukungan Suami(P:0,44).Ibu hamil tetap melakukan pemeriksaan ANC secara rutin dengan situasi masih dalam masa pandemi Covid 19.Kata Kunci : Perilaku Ibu, ANC, Karakteristik ibu (Umur,Pekerjaan Pendidikan),pengetahuan, dan Fasilitas kesehatan
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Sikap Perilaku Seksual Pranikah di SMKN 24 Jakarta Tahun 2022 Titik Widayati; Yenni Ariestanti; Yeny Sulistyowati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v13i2.3110

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan permasalahan yang sangat besar untuk saat ini, yang menjadi penyabab angka kematian perempuan yang tinggi di karenakan  dengan banyaknya kasus Kehamilan Tidak Diinginkan (KDT) yang terjadi pada perempuan menikah maupun remaja tidak menikah. kehamilan tidak diinginkan merupakan salah satu perilaku seksual pranikah yang diakibatkan oleh adanya pengetahuan kesehatan reproduksi yang negatif (mendukung). sedangkan pengetahuan yang kurang atau terbatas tentang kesehatan reproduksi remaja mengakibatkan sikap perilaku seksual pranikah yang negatif. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah di SMKN 24 Jakarta tahun 2022. Metode penelitian ini adalah survei analitik, jenis penelitian menggunakan Observasional dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel mengggunakan purposive sampling yaitu yang di gunakan pada subyek penelitian ini adalah 80 remaja yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan di bagikan kepada responden, kemudian di lakukan pengolahan data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan analisis chi square. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dengan sikap seksual pranikah dengan  p value sebesar 0,000<α 0,05 yang artinya adalah ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dengan sikap seksual pranikah di SMKN 24 Jakarta Timur tahun 2022. saran agar pihak sekolah di SMK 24 Jakarta Timur, agar lebih dalam memberikan ilmu pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan cara memberikan penyuluhan dan bimbingan bekerjasama dengan  puskesmas dan lintas sektoral untuk memberika pendidikan megenai pengetahuan tentang bahayanya hubungan seksual pranikah pada remaja.kata kunci : kesehatan reproduksi, sikap perilaku seksual pranikah 
PkM Kesehatan Reproduksi Perempuan Dalam Perspektif Ekonomi Yenni Ariestanti; Yeny sulistyowati; Titik Widayati
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v7i3.3232

Abstract

Health and productivity are equally important and interconnected. Health is a primary asset. Without good health, achieving productivity becomes challenging. During the peak of the pandemic, funds were redirected from women's and girls' health to other life-saving services. There was also a lack of awareness and general prioritization. This led to a significant funding gap in women's healthcare. Furthermore, the lack of funding for women's health research means that specific challenges or diseases affecting women and girls remain unaddressed. They contribute economically and enrich their nation's wealth. Additionally, they play a crucial role in fostering intergenerational progress, thereby creating more opportunities for their children. An economy that neglects women and girls will widen the gender parity gap. Prioritizing the health of women and girls is a crucial path to building a healthier economy, society, and community. Identifying the issue, aiming to understand why women lack understanding regarding reproductive health issues linked to the post-pandemic economic perspective, is an effort to prioritize health, especially reproductive health. The implementation of Community Service Program (PKM) is carried out through an online webinar via Zoom Meeting link and YouTube on Saturday, February 25, 2023. This activity is in the form of a planned training in partnership with the Cipayung sub-district as part of the university's development efforts, involving an Obstetrician-Gynecologist doctor. The target audience includes lecturers, students, and the general public from all over Indonesia, with a total of 238 participants, including professors, students, nurses, midwives, and the public. Participants comprehend the provided material, engage in discussions, and pose questions about women's reproductive health from an economic perspective.Keywords: Community Service Program (PKM), Reproductive Health, Economy, Women.
Behavior Analysis Of COVID-19 Prevention In The Elderly In Jakarta, Tasikmalaya ,and Yogyakarta Hariyani Sulistyoningsih; Santi Susanti; Tri Budi W Rahardjo; Yeny Sulistyowati; Tri Suratmi; Dini Agustin; Lili Indrawati; Yenni Ariestanti; Nur Apriyan; Rodiyah Rodiyah; Ashish Goel; Ashish Jindal; Alpana Raizada; Maw Pin Tan; George Rebok
Journal of Ageing And Family Vol 2, No 1 (2022): Journal Of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v2i1.2299

Abstract

Background. Covid-19 is a virus that can affect all age groups, including the elderly. The World Health Organization or WHO concluded that this virus is very risky in those aged over 65 years due to a weakened immune system. In addition, the elderly have a higher risk of experiencing a more severe impact than other groups due to degenerative diseases commonly experienced by the elderly. Implementing clean and healthy living behavior as a prevention effort is the main thing to break the chain of transmission of Covid-19. This study aims to determine the prevention behavior of Covid-19 in the elderly and the factors associated with it. Methods. The research design was cross sectional. The sample consisted of men and women aged 60 years or more as many as 135 people. The instrument used is a questionnaire distributed through social media. The data obtained were analyzed by univariate and bivariate using chi square test. results.There is a relationship between age and education with Covid-19 prevention behavior in the elderly with p values of 0.038 and 0.001 respectively. Conclusion. Age and education are related to Covid-19 prevention behavior in the elderly.  Keyword : COVID-19, Behavior, Degenerative Disease