Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peranan Contact Personnel, Physical Support Dan Sistem Pelayanan Dalam Citra Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara Ahdun Trigono; Teguh Wiyono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.486 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v2i2.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Contact Personnel, Physical Support dan Sistim Pelayanan Dalam Citra Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegunaan praktis yaitu menjadi suatu bahan masukan yang positif bagi Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara terutama contact personnel, physical support dan sistem pelayanan yang dimanfaatkan langsung dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat untuk lebih berfokus memperhatikan Citra Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara.  Sampel yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan dan rawat inap pada Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif dan analisis SWOT untuk mengetahui peranan Contact Personnel, Physical Support dan Sistim Pelayanan dalam Citra Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Dari tiga variabel penelitian yang diajukan dan diteliti bahwa contact personnel, physycal support dan sistim pelayanan sangat berpengaruh dalam Citra Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Kata Kunci  : Contact Personnel, Physical Support, Sistim Pelayanan Citra Rumah Sakit
Pengaruh Sikap Kerja Tenaga Farmasi Dan Aksesibilitas Terhadap Kualitas Pelayanan Farmasi Berdasarkan Persepsi Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok Ineke Padang; Ahdun Trigono; Teguh Widodo; Sri Rahayu; Rachmad Rachmad
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.063 KB) | DOI: 10.52643/marsi.v2i1.414

Abstract

Kualitas Layanan Farmasi untuk pasien Rumah Sakit Grha Permata Ibu, Depok, belum memenuhi harapan karena resep yang masuk tidak dilayani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Sikap Kerja Tenaga Farmasi dan Aksesibilitas terhadap Kualitas Layanan Farmasi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik kuantitatif berdasarkan waktu cross section. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap kerja dalam indikator dimensi afektif memiliki skor terendah 68,10 persen dan memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas dengan p-value = 0,000 <0,05. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa aksesibilitas variabel dalam indikator waktu tunggu memiliki skor terendah 69,40 persen dan memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas dengan p-value = 0,000 <0,05. Saran untuk Manajemen GPI untuk meningkatkan pekerjaan Sikap pekerja Farmasi termasuk meningkatkan Dimensi Afektif (Perasaan) dengan membuat daftar keluhan pasien di kotak saran untuk ditindaklanjuti. Disarankan juga untuk meningkatkan aksesibilitas layanan selama waktu tunggu dengan menyediakan depo farmasi di poliklinik yang lebih sering dikunjungi oleh pasien. Terakhir, disarankan untuk meningkatkan kualitas layanan dalam memastikan ketersediaan obat dengan meninjau distributor obat yang memiliki beberapa masalah atau yang terlambat menyediakan obat-obatan.             Kata kunci: Sikap Kerja, Aksesibilitas, dan Kualitas Layanan 
Pengaruh Perilaku Safety Perawat terhadap Stres Kerja, Kompetensi dan Komitmen Manajemen di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Ahdun Trigono; Cicilia Windiyaningsih
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v12i4.2709

Abstract

Perilaku keselamatan telah menjadi isu global di berbagai bidang dan lintas institusi termasuk rumah sakit. Kecelakaan kerja dan sakit di rumah sakit lebih tinggi dibandingkan industri lainnya. Kedua hal tersebut sangat berkaitan dengan safety behavior perawat di ruang rawat inap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan safety behavior perawat, tingkat stres, dan komitmen Rumah Sakit Mitra Keluarga. Metode penelitian kuantitatif yaitu cross sectional. Hasil penelitian jenis kelamin perempuan 88,5%, usia lebih besar 40 tahun 45,8%, Pendidikan Perawat 45,8%, lama bekerja lebih dari 5 tahun 83,3%, safety training 54,2%. Rata-rata jawaban baik (skor 4) terjadi pada komitmen organisasi, komitmen manajemen, motivasi, gaya kepemimpinan. Analisis korelasi bivariat faktor yang bermakna nilai p adalah stres kerja, insentif, komunikasi, gaya kepemimpinan, motivasi, pelatihan, komitmen manajemen, komitmen organisasi, motivasi perawat baik, tetapi jika stres perawat tinggi maka safety behavior tidak optimal. Studi ini menemukan bahwa diantara faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keselamatan perawat seperti komitmen organisasi, gaya kepemimpinan, pelatihan dan nilai-nilai, faktor yang paling mengkhawatirkan adalah stres kerja yang tinggi di kalangan perawat yaitu 58%. Penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kualitatif tentang stres kerja di kalangan perawat dan pengaruhnya akan memberikan pemahaman baru tentang faktor-faktor penyebab lain yang belum dibahas dalam penelitian ini.Kata kunci : safety behavior, stres, perawat, komitmen rumah sakit
Analisa Budaya Perilaku Safety Perawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Ahdun Trigono; Cicilia Windiyaningsih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i1.2929

Abstract

Budaya perilaku keselamatan telah menjadi isu global di berbagai bidang dan lintas institusi termasuk rumah sakit. Kecelakaan kerja dan sakit di rumah sakit lebih tinggi dibandingkan industri lainnya. Kedua hal tersebut sangat berkaitan dengan safety behavior perawat di ruang rawat inap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan safety behavior perawat, tingkat stres, dan komitmen Rumah Sakit Mitra Keluarga. Metode penelitian kuantitatif yaitu cross sectional. Hasil penelitian jenis kelamin perempuan 88,5%, usia lebih besar 40 tahun 45,8%, Pendidikan Perawat 45,8%, lama bekerja lebih dari 5 tahun 83,3%, safety training 54,2%. Rata-rata jawaban baik (skor 4) terjadi pada komitmen organisasi, komitmen manajemen, motivasi, gaya kepemimpinan. Analisis korelasi bivariat faktor yang bermakna nilai p adalah stres kerja, insentif, komunikasi, gaya kepemimpinan, motivasi, pelatihan, komitmen manajemen, komitmen organisasi, motivasi perawat baik, tetapi jika stres perawat tinggi maka safety behavior tidak optimal. Studi ini menemukan bahwa diantara faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keselamatan perawat seperti komitmen organisasi, gaya kepemimpinan, pelatihan dan nilai-nilai, faktor yang paling mengkhawatirkan adalah stres kerja yang tinggi di kalangan perawat yaitu 58%. Penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kualitatif tentang stres kerja di kalangan perawat dan pengaruhnya akan memberikan pemahaman baru tentang faktor-faktor penyebab lain yang belum dibahas dalam penelitian ini.Kata kunci : safety behavior, stres, perawat, komitmen rumah sakit
Analisis Waktu Tunggu Pasien Rawat Inap Di Igd Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Feurah Dihan Bahar; Cicilia Windiyaningsih; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i1.2926

Abstract

Instalasi Gawat Darurat bertanggungjawab terhadap tatalaksana kasus kegawatdaruratan sehingga diperlukan pertolongan yang cepat dan tepat sesuai standar. Standar waktu tunggu pasien di IGD hingga ditempatkan di ruang rawat inap tidak lebih dari 8 jam. Tujuan penelitian: untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien dengan waktu tunggu rawat inap di IGD RSUD Cengkareng. Metode penelitian: merupakan penelitian kuantitatif terapan dengan dengan disain Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah rerata pasien berobat di IGD semester I tahun 2022. Sampel berdasarkan rumus Slovin (margin error 7%). Diambil secara accidental sampling sebanyak 210 responden, lebih banyak 12,2% dari perhitungan. Hasil penelitian: Nilai KMO MSA 0,957 > 0,5 dan nilai Barlett’s Test 0,00 < p value 0,05 maka penggunaan analisis faktor sudah tepat. Analisis dengan pearson korelasi menunjukkan terdapat korelasi positif antara kepuasan pasien dengan dimensi kualitas pelayanan (kehandalan, daya tanggap, jaminan, bukti fisik dan empati) dengan sig. (tailed ) 0,00 < p value 0,05. Tidak berkorelasi waktu tunggu dengan kepuasan pasien dengan sig.(tailed) 0,775> p value 0,05. Analisis dengan regresi linier berganda menghasilkan R Square 0,733 dengan sig.Fchange 0,00< p value 0,00,menunjukkan kepuasan pasien dipengaruhi oleh variabel kehandalan, daya tanggap, jaminan, bukti fisik, empati sebesar 73,3%, dan dipengaruhi paling besar oleh variabel empati (67,5%). Kesimpulan: seluruh dimensi kualitas pelayanan berkorelasi positif terhadap kepuasan pasien. Waktu tunggu rawat inap tidak berkorelasi dengan kepuasan pasien. Diharapkan manajemen rumah sakit meningkatkan dimensi kualitas pelayanan karena semakin meningkatnya kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan pasien.Kata kunci: kepuasan pasien, service quality
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Linen Laundry dan Kinerja Karyawan Terhadap Kepuasan Pasien di RSUD Tarakan Lasmaria Hasiholan; Lili Indrawati; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i2.3037

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit melalui pelayanan penunjang medik, khususnya dalam pengelolaan linen laundry. Hasil surve awal di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan melalui wawancara dengan sampel 20 orang 87% menyebutkan linen hilang. Hasil laporan rumah sakit tahun 2021 jumlah linen hilang 3230 dan surve kepuasan pasien 90,58% secara umum, belum ada spesifik untuk linen laundry. Pencapaian kinerja pengelolaan linen laundry memerlukan perbaikan kualitas pelayanan bertujuan menghasilkan kepuasan konsumen. Sehingga peneliti mengambil judul “Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Linen Laundry dan Kinerja terhadap Kepuasan Pasien” melihat hubungan anatara kulaitas layanan linen laundry dan kinerja karyawan dalam kepuasan pasien untuk meningkatkan mutu pelayanan. Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional study melihat hubungan antara variabel dependen dan independent. Populasi semua pasien rawat inap periode januari sampai februari 2023. Teknik sampel menggunakan probability sampling dan Simple random sampling memetimbangkan kriteria inklusi dan ekslusi, jumlah sampel 250 orang. Variabel penelitian terdiri dari tiga yaitu pengaruh kualitas layanan linen laundry, kinerja karyawan dan kepuasan pasien. Pengaruh kualitas layanan linen laundry 5 dimensi 12 pernyataan, sedangkan kinerja karyawan 5 indikator 14 pernyataan dalam kuesioner dan kepuasan pasien 5 dimensi 17 pernyataan sehingga total 43 pernyataan. Hasil penelitan menujukan kualitas linen laundry dan kinerja karyawan terhadap kepuasan pasien sebesar 17,2%. Hubungan kualitas linen laundry terhadap kepuasan pasien sebesar 0,194 nilai CR 3,077 dan p-value 0,02<0,05 artinya berhubungan positif. Hubungan kinerja karyawan terhadap kepuasan pasien sebesar 0,360, nilai CR 6,014 dan p-value 0,000, artinya terdapat hubungan positif. Berdasarkan model teoritis dalam penelitian ini hasil pengujian secara empiris analisis Structural Equation Model (SEM) maka hasilnya menunjukkan kualitas pelayanan linen laundry dan kinerja karyawan berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien. Kata Kunci: Linen, Laundry, Kualitas, Kinerja dan Kepuasan
Pengaruh Bauran Pemasaran Dan Karakteristik Konsumen Terhadap Persepsi Tentang Mutu Pelayanan Pada Pasien Rawat Jalan BPJS Di Rumah Sakit Citra Arafiq Depok Tahun 2023 Ronal Simanulang; Yuli Prapanca Satar; Ahdun Trigono; Lilis Kurniah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i3.3319

Abstract

Tesis ini membahas tentang Pengaruh bauran pemasaran dan karakteristik konsumen terhadap persepsi tentang mutu pelayanan pasien rawat jalan BPJS di Rumah Sakit Citra Arafiq tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh bauran pemasaran dan karakteristik konsumen terhadap persepsi tentang mutu layanan pada pasien rawat jalan yang menggunakan BPJS di RS Citra Arafiq Depok pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi pemasaran dan karakteristik konsumen mempengaruhi persepsi pasien tentang mutu layanan dalam konteks rawat jalan BPJS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan variabel independen yaitu karakteristik responden (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan penghasilan) dan bauran pemasaran (promosi,proses, orang,dan bukti fisik) dengan variabel dependen yaitu persepsi tentang mutu pelayanan pasien rawat jalan BPJS RS Citra Arfiq. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel 110 responden yang merupakan pasien baru ataupun lama di poliklinik rawat jalan tahun 2023. Untuk menguji analisis univariat digunakan analisis distribusi frekuensi, sedangkan untuk menguji analisis bivariat menggunakan uji kai kuadrat. Hasil analisis mutu pelayanan rawat jalan menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik responden dengan persepsi pasien terhadap mutu pelayanan rawat jalan karena p value > 0,05. Namun terdapat hubungan yang signifikan antara bauran pemasaran Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit 2 terhadap persepsi mutu pelayanan rawat jalan BPJS karena p value < 0,05. Yaitu ada hubungan dengan bauran pemasaran proses terhadap persepsi tentang mutu pelayanan rawat jalan BPJS (p=0,000), ada hubungan bauran pemasaran dengan orang (people) terhadap persepsi tentang mutu pelayanan rawat jalan BPJS (p=0,000), ada hubungan bauran pemasaran dengan promosi terhadap persepsi tentang mutu pelayanan rawat jalan BPJS (p=0,000), dan ada hubungan bauran pemasaran dengan bukti fisik terhadap persepsi tentang mutu pelayanan rawat jalan BPJS (p=0,001). Kata Kunci : Bauran Pemasaran (promosi,proses,orang,bukti fisik )Persepsi, Mutu Pelayanan, Rawat Jalan BPJS
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Terhadap Kinerja Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia Jakarta Tahun 2023 Abitmer Gultom; Grace Rumengan; Ahdun Trigono
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i3.3384

Abstract

Evaluasi sistem informasi menjadi hal yang penting untuk memastikan efektivitas aplikasi SIMRS dan dampak positifnya dalam menghasilkan informasi yang memenuhi standar kualitas data dengan teori HOT fit yang meliputi elemen inti sistem informasi. yaitu manusia. organisasi. teknologi. dan net benefits. Penelitian dilakukan secara potong lintang dan melibatkan 78 pengguna SIMRS di Rumah Sakit Umum UKI sebagai sampel. Data dianalisis menggunakan metode SEM partial least squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepuasan pengguna. kualitas informasi. kualitas layanan. kualitas sistem. lingkungan organisasi. tingkat pemanfaatan sistem. dan struktur organisasi memiliki hubungan yang signifikan dengan SIMRS berdasarkan pengujian hipotesis. Hasil signifikan tersebut mencakup kepuasan pengguna. net benefits. pemanfaatan sistem. kualitas layanan. kualitas sistem. lingkungan organisasi. dan kualitas informasi. Studi ini menekankan pentingnya pemeliharaan rutin dan berkala. pemantauan SIMRS oleh unit terkait. perhatian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi SIMRS oleh pengguna. serta pelatihan reguler terkait pengoperasian aplikasi SIMRS. Upaya meningkatkan keterampilan operasional SIMRS dalam aspek kualitas sistem. kualitas informasi. kualitas layanan. struktur organisasi. dan lingkungan organisasi sangat penting untuk mengoptimalkan net benefits yang dihasilkan oleh SIMRS. Kata Kunci: SIMRS, Evaluasi, HOT FIT
Pengaruh Kompetensi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang Dengan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Mediasi Elly Herawati Panggabean; Cicilia Windiyaningsih; Ahdun Trigono
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5869

Abstract

Abstrak Tuntutan dan harapan masyarakat sekitarnya yang mengharapkan perawatan yang lengkap baik secara holistik, responsif, dan berfokus pada pemulihan pasien di RSU Melati, penting dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Melati, Kota Tangerang, dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi. Metode analisis jalur digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari 69 responden perawat di rumah sakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh langsung yang signifikan antara budaya organisasi dan disiplin perawat di Rumah Sakit Melati. Faktor lain seperti lingkungan rumah sakit dan jam layanan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap disiplin kerja perawat. Terbukti bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja perawat di rumah sakit tersebut. Faktor-faktor seperti etika kerja dan job description memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja perawat. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja perawat. Penerapan SOP yang ketat dan pengembangan pola pelayanan yang efektif dapat membantu meningkatkan kinerja perawat secara keseluruhan. Kompetensi terbukti bahwa kompetensi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap disiplin kerja perawat di Rumah Sakit Melati. Faktor-faktor seperti pengalaman dan tingkat pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan tingkat disiplin perawat. tetapi, tidak ada pengaruh langsung yang signifikan antara kompetensi dan kinerja perawat. Faktor lain seperti sertifikasi dan pelatihan tambahan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja perawat. Tidak ada pengaruh tidak langsung yang signifikan antara budaya organisasi yang dimediasi oleh disiplin kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit Melati. Faktor-faktor seperti fasilitas dan pelayanan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja perawat, dan terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan antara kompetensi yang dimediasi oleh disiplin kerja dan kinerja perawat. Kata Kunci: Kompetensi, Budaya organisasi, disiplin kerja dan kinerja. Abstract The demands and expectations of the surrounding community for comprehensive, holistic, responsive, and patient-centered care at RSU Melati make it important to conduct research aimed at investigating the influence of competence and organizational culture on the performance of nurses at Rumah Sakit Melati, Tangerang City, with work discipline as a mediating variable. Path analysis method was used to analyze data obtained from 69 nurse respondents at the hospital. The research findings indicate that there is no significant direct influence between organizational culture and nurse discipline at Rumah Sakit Melati. Other factors such as hospital environment and service hours have a greater influence on nurse work discipline. It is evident that organizational culture has a significant direct influence on the performance of nurses at the hospital. Factors such as work ethics and job description play an important role in improving nurse performance. Work discipline also has a significant direct influence on nurse performance. Strict implementation of standard operating procedures (SOPs) and the development of effective service patterns can help improve overall nurse performance. Competence has been proven to have a significant direct influence on nurse work discipline at Rumah Sakit Melati. Factors such as experience and educational level play an important role in increasing the level of nurse discipline. However, there is no significant direct influence between competence and nurse performance. Other factors such as certification and additional training have a greater influence on nurse performance. There is no significant indirect influence between organizational culture mediated by work discipline and nurse performance at Rumah Sakit Melati. Factors such as facilities and services have a greater influence on nurse performance. Additionally, there is a significant indirect influence between competence mediated by work discipline and nurse performance. Keywords: Competence, Organizational culture, work discipline, nurse performance.