Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Midwifery

PENGARUH STIMULASI TAKTIL KINESTATIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH YUSNIARITA, YUSNIARITA; PUSPITA, YENNI; PURNAMA EKA SARI, WENNY INDAH
Journal Of Midwifery Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah diketahui memiliki risiko tinggi dalam kesulitan pertumbuhan dan perkembangan. Pemberian rangsang atau stimulasi tumbuh kembang pada bayi terbukti mampu meningkatkan skor pertumbuhan dan perkembangan bayi BBLR. Pijat bayi pada bayi BBLR merupakan bentuk rangsangan/stimulasi taktil kinestetik sebagai komunikasi verbal kepada bayi, mampu meningkatkan daya tahan tubuh, aktivitas fungsi pencernaan, peningkatan aktivitas nervus vagus. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pengaruh stimulasi taktil kinestatik yang dimodifikasi dengan senam bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan riwayat BBLR. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pra Experimental dengan desain One Group Pretest-posttest Design. Intervensi stimulasi taktil kinestetik dilakukan selama 15 hari dengan frekuensi 2 kali sehari dengan menggunakan buku panduan stimulasi taktil kinestetik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi dengan riwayat BBLR di Kabupaten Rejang Lebong. Sampel penelitian adalah bayi usia 1-10 bulan dengan riwayat BBLR dengan jumlah sampel 20 responden. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menyatakan terdapat peningkatan pertumbuhan dan perkembangan setelah intervensi stimulasi taktil kinestetik pada bayi dengan riwayat BBLR dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan: Pemberian stimulasi taktil kinestetik yang dilakukan dengan memodifikasi pijat bayi dengan senam bayi sehingga dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan riwayat BBLR.
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL ANAK USIA 3-5 TAHUN PUSKESMAS SIKAP DALAM KABUPATEN EMPAT LAWANG TAHUN 2022 WULAN DARI ARPAN; YENNI PUSPITA; LYDIA FEBRINA; INDAH FITRI ANDINI; KURNIYATI KURNIYATI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pada tahun 2019 gangguan perkembangan anak di dunia sebanyak 5-25% anak yang menderita gangguan perkembangan tergolong dalam masalah kesehatan yang tinggi. Gangguan perkembangan di Indonesia sebanyak 0,4 juta (16%) sedangkan menurut riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2018 melaporkan perkembangan sosial emosional anak pada usia 36-59 bulan Indonesia meningkat menjadi 69,9%. Tujuan Penelitian ini untuk melihat pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan personal sosial anak usia 3-5 tahun Puskesmas Sikap dalam Kabupaten Empat Lawang Tahun 2022. Metode:Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan rancangan pre-test-post-test, Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 36 orang anakyang terdiri dari 18 kelompokintervensidan 18 kelompokkontrol. Penilaian dengan menggunakan lembar instrumen DENVER II yang diambil aspek pengukuran personal sosial. Untuk mengetahui perbedaan perkembangan personal sosial pre dan post test menggunakan uji wilcoxon, untuk melihat pengaruh padakelompokintervensipuzzleterhadapperkembangan personal sosialdengan menggunakan uji man whitney tidak berpasangan. Hasil pembahasan: setelah dilakukan analisa statistik diperoleh ρ value sebesar 0,000 (ρ<0.05) artinya ada pengaruh puzzle terhadap perkembangan personal sosial anak usia 3-5 tahun. Kesimpulan: Kesimpulan pada peneltian ini ada peningkatan perkembangan personal sosial anak setelah diberikan intervensi permainan puzzle.
PENGARUH BERMAIN KONSTRUKSI (LEGO) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN INTAN SUNDARI; YENNI PUSPITA; WENNY INDAH PURNAMA EKA SARI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4194

Abstract

Pendahuluan: Usia prasekolah bagi anak merupakan periode penting dalam masa perkembangannya. Anak usia 4-5 tahun memiliki potensi besar dalam berkembangnya motorik halus. Perkembangan motorik halus anak dapat dilalui dengan baik karena akan dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bermain konstruksi (lego) terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pra Experimental dengan desain One Group Pretest-posttest Design. Penilaian motorik halus dilakukan sebelum (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Intervensi bermain konstruksi (lego) selama 3 hari berturut-turut waktu 15 menit tiap kali pertemuan. Sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun yang mengalami keterlambatan perkembangan motorik halus sejumlah 36 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji Mc. Nemar, tingkat kepercayaan ditentukan α = 0,05 dan confidence interval 95%. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakteristik responden penelitian, hampir Sebagian responden (55,6%) berjenis kelamin laki-laki. Hasil analisa statistic dengan menggunakan uji Mc Nemar diperoleh p value sebesar 0,000 <0,05 artinya ada pengaruh yang bermakna sehingga ada pengaruh pemberian terapi bermain konstruksi lego terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Kesimpulan: Pentingnya memberikan stimulasi pada anak untuk meningkatkan perkembangan anak, sehingga para guru dapat bekerja sama dengan orang tua dalam memberikan stimulasi pada anak agar perkembangan anak tidak mengalami keterlambatan. Terapi bermain kontruksi lego dapat menjadi alternatif untuk mengatasi keterlambatan motoric halus pada anak balita.
JUS JAMBU BIJI MERAH MENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN IBU HAMIL DWI RETNO SARI FANDY; WENNY INDAH PURNAMA EKA SARI; YENNI PUSPITA
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i1.4559

Abstract

Pendahuluan: Anemia dalam kehamilan terjadi secara fisiologis karena proses hemodulusi. Terjadinya anemia selama kehamilan dapat disebabkan karena kurangnya konsentrasi O2 sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan ibu. Pemberian tablet penambah darah pada ibu hamil tidak memberikan dampak yang signifikan yang disebabkan karena malabsorbsi. Pemberian jus jambu merah yang kaya vitamin C dapat membantu penyerapan Fe dalam tablet penambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Tunas Harapan Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan rancangan Pre Post Test with Control Group. Teknik pengambilan sampel purposive sampling berjumlah 36 responden.Pengambilan data di Puskesmas Tunas Harapan pada bulan Mei – Juni 2022. Analisa data menggunakan uji Paired T-Test. Hasil dan Pembahasan: Hasil uji statistic menunjukan bahwa nilai p-value = 0.000 (P < 0,05), Jus jambu biji merah dapat meningkatan kadar haemoglobin ibu hamil pada trimester III di Puskesmas Tunas Harapan Tahun 2022. Kesimpulan: Jus jambu biji merah yang dikombinasikan dengan tablet Fe direkomendasikan untuk meningkatkan kadar Haemoglobin ibu hamil trimester III.
PENGARUH METODE CERAMAH KOMBINASI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR KEPAHIANG TAHUN 2023 RENITA, JARNELIA; KURNIYATI, KURNIYATI; PUSPITA, YENNI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i2.5112

Abstract

Pendahuluan: Kanker payudara yaitu suatu kedaan sel payudara yang abnormal yang menyerang jaringan di sekitar payudara atau organ lain dan membentuk benjolan yang dinamakan tumor. Di Indonesia pada tahun 2020 terdapat 3.404 kasus kanker payudara. Di Provinsi Bengkulu pada tahun 2020 terdapat 182 kasus (1%) yang mengalami tumor payudara. Tahun 2022 di RSUD Kabupaten Kepahiang terdapat 56 kasus kanker payudara yaitu 11 orang rawat inap dan 45 rawat jalan. Pada tahun 2023 terdapat 9 orang dari 7.122 WUS ditemukan adanya tumor/benjolan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Kepahiang Tahun 2023. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh metode ceramah kombinasi media leaflet terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri di wilayah kerja Puskesmas Pasar Kepahiang Tahun 2023. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperimen melalui rancangan one group pretest-posttest design, populasi yaitu wanita usia subur, sampel berjumlah 22 orang, teknik pengambilan sampel Cluster Random Sampling. Intervensi yang diberikan pada responden yaitu metode ceramah kombinasi media leaflet tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri. Pengetahuan responden dinilai dengan kuesioner sebelum intervensi (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Data dianalisis menggunakan Uji Statistik Mc Nemmar Test. Hasil dan Pembahasan: Hasil Uji Statistik menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 (< 0,05) yang berarti Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik sebelum dan sesudah melakukan metode ceramah kombinasi media leaflet. Kesimpulan: terdapat pengaruh pemberian metode ceramah kombinasi media leaflet terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Kepahiang Tahun 2023.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BRREASTFEEDING SELF EFFICACY DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS EMBONG IJUK KEPAHIANG TAHUN 2023 ANGGRAENI, YULIA; MISNIARTI, MISNIARTI; PUSPITA, YENNI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v11i2.5120

Abstract

Pendahuluan: Self efficacy memiliki pengaruh dalam pemberian ASI eksklusif. Ibu dengan breastfeeding self efficacy yang rendah terbukti cenderung menggunakan teknik alternative untuk menyusui bayinya ketika menghadapi masalah selama menyusui. Breastfeeding self efficacy dapat meningkatkan motivasi ibu dalam menyusui guna meningkatkan kesehatan bayi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan breastfeeding self efficacy di wilayah kerja Puskesmas Embong Ijuk Kepahiang Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan metode Cross Sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah ibu menyusui bayi ≤ 6 bulan, yang berada di wilayah kerja Puskesmas Embong Ijuk. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini total sampling dengan jumlah sampel 60 orang. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Analisis statistik univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Hasil dan Pembahasan: Hasil uji statistik chi square diperoleh nilai p value < 0,05 untuk faktor motivasi ibu, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan pengetahuan maka dapat disimpulkan ada hubungan antara motivasi ibu, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan pengetahuan ibu dengan breastfeeding self efficacy pada pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Embong Ijuk Kabupaten Kepahiang. Kesimpulan: Berdasarkan dari penelitian breastfeeding self efficacy pada ibu perlu ditingkatkan agar ibu tetap termotivasi memberikan ASI eksklusif dengan cara meningkatkan motivasi ibu, meningkatan dukungan keluarga, meningkatakn dukungan tenaga kesehatan dan meningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif.
KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS CUGUNG LALANG YUNITA, YUNITA; PURNAMA EKA SARI, WENNY INDAH; PUSPITA, YENNI
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i1.6197

Abstract

Pendahuluan: Selama masa kehamilan ibu mengalami perubahan fisik dan psikologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama pada trimester III seperti gangguan tidur. Kualitas tidur ibu hamil mempengaruhi kondisi ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Cugung Lalang dengan Teknik pengambilan sample total sampling berjumlah 33 responden. Instrument penelitian menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan persentase untuk menggambarkan variabel. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden berusia 20-35 tahun (75,8%), lebih dari sebagian responden multigravida 54,5% dan sebagian besar responden tidak bekerja (69,7%). Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas tidur ibu hamil baik sebesar 42,4% dan kualitas tidur ibu hamil buruk sebesar 57,6%. Kesimpulan: Gangguan pola tidur pada ibu hamil trimester III terjadi karena perubahan adaptasi fisiologis dan psikologis. Kualitas tidur buruk akan menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin.