Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analysis Of Geography Planning and Village Funds to Improve Development Program Ida Zulfida; Mahyudin Situmeang; Cristovao Reis
JURNAL GEOGRAFI Vol 15, No 1 (2023): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v15i1.38862

Abstract

Geography planning is an essential element in the creation of a plan. Planners develop a method by analyzing data and identifying goals for the community or the development project. This study aims to analyze how planners or governments analyze geography planning and village funds to improve development programs. This research type is quantitative—data collection techniques using a closed questionnaire with a Likert scale model and interviews. The population and sample of the study were 47 people. The analysis technique was carried out by processing data collected from respondents, grouping data based on the type of respondent, making tabulations, and carrying out statistical test calculations. The results of this study found that the Village is a geographical manifestation caused by socio-economic, political, and cultural physiographical elements. Geographical planning analysis and village funds are intended for villages with each village planning village development needs. Support for geographic planning analysis and village funds can be seen from the achievement of policy aspects such as agenda setting, policy formulation, policy adoption, policy implementation, and policy evaluation in villages with a low relationship with effectiveness. From development programs. Public services to the point of development programs have an intense relationship, and the accountability dimension is classified as moderate. Productivity dimensions, service quality responsiveness, and responsibility for the development program's effectiveness. The policy on the simultaneous use of village funds and public services on the effectiveness of development programs has a strong relationship of 72.25. However, this study did not examine a low correlation of 0.27.36%.Keywords: Village, Policy, Public, Geography, Planning
Pengaruh Kompetensi Pegawai Dan Pemanfaatan Teknologi Terhadap Kualitas Pelayanan Melalui Efektivitas Kerja Sebagai Variabel Intervening Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Medan Afernius Hia; Mahyudin Situmeang; Winanda Marito
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pegawai dan pemanfaatan teknologi terhadap kualitas pelayanan melalui efektivitas kerja sebagai variabel intervening pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan. Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan yang dipengaruhi oleh kemampuan pegawai serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung proses pelayanan yang efektif dan efisien. Adapun populasi pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan sebanyak 300 pegawai, sedangkan sampel diambil sebanyak 75 responden menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai (X1) memiliki pengaruh langsung terhadap efektivitas kerja (Z) sebesar 0,114. Yang berarti semakin tinggi kompetensi yang dimiliki pegawai dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja, Pemanfaatan teknologi (X2) berpengaruh langsung terhadap efektivitas kerja (Z) sebesar 0,135 yang menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi dan komunikasi mampu mempercepat proses pelayanan, meminimalisasi kesalahan, serta meningkatkan akurasi data kependudukan. Selanjutnya, efektivitas kerja (Z) memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan (Y) sebesar 0,151 hal ini menegaskan bahwa pelayanan yang berkualitas hanya dapat tercapai apabila pegawai mampu bekerja secara efisien, tepat waktu, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dengan demikian, peningkatan kompetensi pegawai dan optimalisasi pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan efektivitas kerja serta berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan.
Integrasi Aspek Hukum, Administrasi Negara, Ekonomi, dan Akuntansi dalam Pengelolaan Hutan Mangrove Berbasis Masyarakat Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; Jenda Ingan Mahuli; Mahyudin Situmeang; Reza Hanafi Lubis; Nirmadarningsih Hiya
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 14 No. 2 (2024): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol14No2.pp256-260

Abstract

The purpose of writing this scientific paper is to determine the integration of multidisciplinary science in community-based mangrove forest management. The object of writing is the mangrove forest in Bagan Serdang, Pantai Labu District, Serdang Bedagai Regency. Community-based mangrove forest management is an important approach to ensure the sustainability of the ecosystem and the welfare of local communities. This scientific paper explores the integration of legal, state administration, economic, and accounting aspects in community-based mangrove forest management. By highlighting the importance of cooperation between various disciplines and compliance with regulations, this scientific paper seeks to provide a comprehensive framework for managing mangrove forests effectively and sustainably. The results of the discussion of this scientific paper are 1. The importance of the legal aspect to educate the public about the potential for conflict and customary law that applies among the community in the management of mangrove forests, 2) in the aspect of administrative science, it is necessary to accommodate the social response of the community to the regional regulations that are made, 3) The economic aspect is the need to educate the community in empowering mangrove forests in producing economic value such as ecotourism and processing of mangrove forest resources that can have economic value, 4) The accounting aspect is by suggesting the application of the mangrove kite concept, namely by involving 4 elements in the management of mangrove forests, namely: Government, Academics, Community and Private. From the results of this scientific paper, it is hoped that it can provide education to the community in optimizing the use of mangrove forests from the integration of various fields of science and will be able to provide solutions to obstacles that will occur.
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP KOMUNIKASI PEMERINTAH DI MEDIA SOSIAL: IMPLIKASINYA TERHADAP KEPERCAYAAN PUBLIK DAN GOOD GOVERNANCE Nunti Sibuea; Ramadha Yanti Parinduri; Mahyudin Situmeang; Roikestina Silaban; Barham Siregar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6751

Abstract

Abstract: Government communication through social media has become an important instrument in delivering public information and building public trust. However, differences in discourse, language use, and communication strategies may influence public perceptions of government credibility and the implementation of good governance. This study aims to analyze government communication on social media using Critical Discourse Analysis and examine its implications for public trust and good governance. The study employed a qualitative approach with Critical Discourse Analysis as the primary method. Data were collected from government social media content, official statements, and relevant supporting documents. The analysis focused on language patterns, discourse construction, power relations, and the representation of transparency, accountability, and public participation. The findings indicate that government communication on social media reflects ideological perspectives and institutional interests that shape public understanding. Communication characterized by transparency, consistency, and responsiveness tends to strengthen public trust and support the implementation of good governance. Conversely, unclear or one-way communication may reduce public confidence and limit meaningful public engagement. Therefore, effective government communication strategies are essential to promote transparency, accountability, and stronger public trust. Keywords: critical discourse analysis; good governance; government communication; public trust; social media   Abstrak: Komunikasi pemerintah melalui media sosial telah menjadi sarana penting dalam penyampaian informasi publik serta membangun kepercayaan masyarakat. Namun, perbedaan wacana, penggunaan bahasa, dan strategi komunikasi dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kredibilitas pemerintah serta penerapan good governance. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pemerintah di media sosial menggunakan Analisis Wacana Kritis serta mengkaji implikasinya terhadap kepercayaan publik dan good governance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis. Data diperoleh dari konten media sosial pemerintah, pernyataan resmi, dan dokumen pendukung yang relevan. Analisis dilakukan terhadap pola bahasa, konstruksi wacana, relasi kekuasaan, serta representasi transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah di media sosial merefleksikan perspektif ideologis dan kepentingan institusi yang membentuk pemahaman masyarakat. Komunikasi yang transparan, konsisten, dan responsif cenderung meningkatkan kepercayaan publik serta mendukung penerapan good governance. Sebaliknya, komunikasi yang kurang jelas dan bersifat satu arah dapat menurunkan kepercayaan masyarakat serta menghambat partisipasi publik. Oleh karena itu, strategi komunikasi pemerintah yang efektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Kata kunci: analisis wacana kritis; good governance; kepercayaan publik; komunikasi pemerintah; media sosial
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN SMART CITY MELALUI ANALISIS SENTIMEN BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING (NLP) PADA APLIKASI SIBISA KOTA MEDAN Ramadha Yanti Parinduri; Mahyudin Situmeang; Roikestina Silaban
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6758

Abstract

Abstract: The quality of Smart City services needs continuous evaluation to ensure that digital public services meet citizens' expectations. This study evaluates the quality of Smart City services through sentiment analysis of user reviews on the Sibisa application of Medan City using a Natural Language Processing (NLP) approach. The research employed a quantitative descriptive method by collecting user review data from the Google Play Store. The data were processed through preprocessing stages, including case folding, tokenization, stopword removal, and stemming, followed by sentiment classification into positive, negative, and neutral categories. The analysis results indicate that user opinions provide valuable insights into the strengths and weaknesses of the Sibisa application. Positive sentiments reflect user satisfaction with service accessibility and convenience, while negative sentiments mainly relate to application performance, system stability, and response speed. The findings demonstrate that NLP-based sentiment analysis is effective in supporting the evaluation of Smart City service quality and can serve as a reference for the Medan City Government in improving digital public services. Keywords: natural language processing; sentiment analysis; Sibisa application; smart city; service quality   Abstrak: Kualitas pelayanan Smart City perlu dievaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan layanan publik digital mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City melalui analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi Sibisa Kota Medan menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data ulasan pengguna dari Google Play Store. Data diproses melalui tahapan preprocessing yang meliputi case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming, kemudian dilakukan klasifikasi sentimen ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Hasil analisis menunjukkan bahwa opini pengguna memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan aplikasi Sibisa. Sentimen positif menunjukkan kepuasan pengguna terhadap kemudahan akses dan pelayanan, sedangkan sentimen negatif didominasi oleh keluhan mengenai performa aplikasi, stabilitas sistem, dan kecepatan respons. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis sentimen berbasis NLP efektif digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City serta dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital. Kata kunci: analisis sentimen; aplikasi Sibisa; natural language processing; kualitas pelayanan; smart city
Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang M. Ali Musri S; Mahyudin Situmeang
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 2: Juni 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i2.190

Abstract

Judul penelitian Pengaruh Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kuaitas Pelayanan Publik Pada Kantor Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang asalah Penelitian berapa besar pengaruh Pengaruh Kepemimpinan dalam dimensi dimensi yaitu Kemampuan Ability Kepribadian Personality Kesanggupan Komitmen Capability dan Toleransi Tolerancy dan Motivasi dalam dimensi Kebutuhan akan prestasi Kebutuhan akan berafiliasi dan Kebutuhan akan kekuasaan Terhadap Kuaitas Pelayanan Publik dalam dimensi Tangibles Reliable Responsiveness Assurance Emphaty Metode penelitian menggunakan meteode surve eksplanasi Teknik pengumpulan data menggunakan angket bersifat tertutup dengaan model skala Likert dan wawancara Populasi dan sampel penelitian 47 orang Analisis data adalah Model Analisis Jalur Part Analisys Models dengan uji statistika uji t dan uji F dengan bantuan SPSS 21 0 for Windos hasil penelitian diperoleh pengaruh kepemimpinan terhadap Kualitas Pelayanan Publik X1 ke Y adalah sebesar 25 64 Persen Besarnya pengaruh Motivasi terhadap Kualitas Pelayanan Publik adalah sebesar 35 26 Persen Hasil Penelitian analisa jalur dari X1 dan X2 secara bersama sama simultan terhadap Y Proposisi hipotetik Kepemimpinan dan Motivasi satu sama lain memiliki hubungan koleratif secara bersamasama mempengaruhi terhadap terhadap Kualiutas Pelayanan Publik sebesar 0 8072 variabel residu adalah 39 10 Persen ditentukan oleh faktor faktor lain di luar Kepemimpinan dan Motivasi Kata Kunci : Kepemim pi
Pemanfaatan SIAKAD dalam Menunjang Pelaksanaan Pendidikan serta Manfaatnya bagi Institusi dan Mahasiswa Ahmad Mustaqim; Barham Siregar; Mahyudin Situmeang
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i4.407

Abstract

Manfaat sistem informasi akademik akan membawa manusia ke arah kehidupan yang baru dengan potensi pemanfaatannya secara luas terutama membuka peluang bagi pengaksesan pengelolaan dan pendayagunaan informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat Begitu juga halnya dalam perguruan tinggi sistem informasi akademik Siakad merupakan akses utama untuk mengatur segala urusan perkuliahan dan hal hal lainnya yang berkaitan dengan akademik Sistem informasi akademik ini merupakan salah satu pelayanan publik bagi dosen mahasiswa dan karyawan guna meningkatkan kinerja mereka Sistem informasi akademik mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi lainnya Komponen sistem informasi yaitu hardware software data dan prosedur Adanya integrasi pada seluruh sistem informasi di sebuah kampus selain menambah nilai plus sebagai kampus digital integrasi ini dapat memberikan kemudahan baik bagi pengelola maupun pengguna sistem informasi tersebut Adapun manfaatnya bagi dosen dan mahasiswa secara umum yaitu mempermudah Proses belajar mengajar mendapatkan informasi apa saja terkait aktivitas kampus dimana saja dan kapan saja sebab SIAKAD dapat diakses secara mobile dan on line 24 jam Kata Kunci : SIAKAD; Institusi; Guru; Siswa
Kebijakan Pengguna Dana Desa dan Pelayanan Publik Terhadap Efektivitas Program Pembangunan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Mahyudin Situmeang
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 2 No. 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v2i4.411

Abstract

Kebijakan Pengguna Dana Desa dan Pelayanan Publik Terhadap Efektivitas Program Pembangunan di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Masalah Penelitian berapa besar Hubungan Kebijakan Pengguna Dana Desa dalam dimensi Penyusunan Agenda agenda setting Perumusan Kebijakan folicy formulation Adopsi Kebijakan folicy adoftion Pelaksanaan Kebijakan folicy implementation dan Penilaian Kebijakan folicy evaluation dan Pelayanan Publik dalam dimensi Kualitas Layanan Responsivitas Responsibilitas dan Akuntabilitas Terhadap Efektivitas Program Pembangunan desa dalam dimensi Produktivitas Marginal Sosial Overhead Ekonomi dan Sosial Pertumbuhan Berimbang Pilihan Teknologi dan Rasio Modal output di Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Metode penelitian menggunakan surve eksplanasi Teknik pengumpulan data menggunakan angket bersifat tertutup dengaan model skala Likert dan wawancara Populasi dan sampel penelitian 47 orang Analisis data adalah Model Analisis Jalur Part Analisys Models dengan uji statistika uji t dan uji F dengan bantuan SPSS 21 0 for Windos Hasil penelitian diperoleh Kebijakan Pengguna Dana Desa dalam dimensi Penyusunan Agenda agenda setting Perumusan Kebijakan folicy formulation Adopsi Kebijakan folicy adoftion Pelaksanaan Kebijakan folicy implementation dan Penilaian Kebijakan folicy evaluation pada Desa hubungan yang rendah terhadap Efektivitas Program Pembangunan Dalam dimensi Produktivitas Marginal Sosial Overhead Ekonomi dan Sosial Pertumbuhan Berimbang Pilihan Teknologi Rasio Modal output Pelayanan Publik terhadap efektivitas perogram pembangunan memiliki hubungan yang rendah dalam dimensi Akuntabilitas adalah sedang dimensi Produktivitas Kualitas Layanan Responsivitas Responsibilitas terhadap Efektivitas Program Pembangunan Kebijakan Pengguna Dana Desa dan Pelayanan Publik secara simultan terhadap Efektivitas Program Pembangunan memilih hubungan yang kuat sebesar 72 25 Namun terdapat hubungan rendah epsilon 0 27 36 Persen yang tidak diteliti dalam penelitian ini perlu perbaikan pada dimensi Penilaian Kebijakan folicy evaluation Dimensi Perumusan Kebijakan folicy formulation Pelaksanaan Kebijakan folicy implementation dalam mengevektifkan program pembangunan dan Dimensi Pelayanan Publik dalam dimensi Produktivitas Kualitas Layanan Responsivitas Responsibilitas berhubungan rendah perlu mendapat pembenahan dan perbaikan dalam kebijakan pengguna dana desa terhadap program pembangunan desa berikutnya Kata Kunci Dana Desa; Pelayanan Publik; Efektivitas Program Pembangunan
Transformasi Digital dalam Tata Kelola Pemerintahan: Analisis Efektivitas Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi di Era Society 5 0 M. Ikrar Budijaya; Mahyudin Situmeang
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.787

Abstract

p Transformasi digital telah menjadi fondasi utama dalam pembaruan tata kelola pemerintahan di era globalisasi yang semakin kompleks dan dinamis Perubahan ini dipicu oleh tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih cepat transparan efisien dan mudah diakses Seiring dengan berkembangnya era Society 5 0 di mana manusia dan teknologi saling terintegrasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial pemerintah di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia dihadapkan pada keharusan untuk memodernisasi sistem pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas aplikasi pelayanan publik digital yang dikembangkan oleh pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada beberapa daerah yang telah mengimplementasikan aplikasi layanan publik digital seperti JAKI Jakarta Kini Surabaya Single Window dan Smart Kampung di Kabupaten Banyuwangi Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam observasi lapangan dan studi dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi digital telah membawa dampak positif terhadap penyederhanaan prosedur pelayanan percepatan proses administratif dan peningkatan transparansi layanan Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik meningkat seiring dengan kemudahan akses dan keterbukaan informasi yang disediakan melalui platform digital Namun penelitian ini juga menemukan berbagai tantangan signifikan seperti kesenjangan infrastruktur TIK antarwilayah rendahnya literasi digital pada aparatur dan masyarakat serta belum optimalnya integrasi sistem informasi antar instansi pemerintahan Keberhasilan transformasi digital dalam pelayanan publik sangat ditentukan oleh sinergi antara kebijakan yang adaptif kompetensi sumber daya manusia dan penguatan tata kelola teknologi Oleh karena itu upaya digitalisasi pelayanan publik tidak dapat dipisahkan dari strategi jangka panjang dalam pembangunan kapasitas institusional peningkatan literasi digital serta penguatan regulasi terkait keamanan dan privasi data masyarakat Temuan ini memperkuat pentingnya implementasi smart governance sebagai langkah konkret menuju pemerintahan yang responsif inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era Society 5 0 p
Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Pengelolaan Agrowisata Paloh Naga: Studi Administrasi Negara terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik Mahyudin Situmeang; Ramadha Yanti Parinduri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pemerintahan desa dalam pengelolaan Agrowisata Paloh Naga dengan fokus pada aspek transparensi dan akuntabilitas publik sebagai bagian integral dari prinsip prinsip administrasi negara modern Agrowisata Paloh Naga merupakan salah satu model pengembangan ekonomi desa yang mengandalkan sinergi antara pemerintah desa BUMDes dan masyarakat dalam pemanfaatan aset desa untuk meningkatkan kesejahteraan kolektif Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi lapangan dan telaah dokumen resmi desa Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman untuk memahami dinamika kebijakan praktik pengelolaan serta hubungan antar aktor dalam tata kelola agrowisata Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengelolaan agrowisata telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli desa PADes dan pemberdayaan ekonomi masyarakat aspek transparansi dan akuntabilitas masih menghadapi sejumlah kendala Informasi publik mengenai pengelolaan keuangan laporan pendapatan serta keputusan strategis belum sepenuhnya dipublikasikan secara terbuka dan berkala Selain itu mekanisme pertanggungjawaban BUMDes belum berjalan optimal karena minimnya sistem pembukuan digital dan SOP pelaporan yang jelas Partisipasi masyarakat dalam pengawasan juga masih terbatas pada kegiatan operasional belum menyentuh tingkat perumusan kebijakan strategis Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola melalui digitalisasi informasi publik peningkatan kapasitas SDM desa serta perluasan partisipasi masyarakat merupakan langkah penting untuk mewujudkan pengelolaan agrowisata yang lebih transparan akuntabel dan berkelanjutan Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas governance pada sektor pariwisata desa