Ikhwan Khairu Sadiqin
Univesitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan pola hidup sehat dan layanan kesehatan bagi guru- guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu Jamilah Jamilah; Ikhwan Khairu Sadiqin; Wida Salupi; Fahmi Fahmi
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v2i2.321

Abstract

Telah dilakukan kemitraan pengabdian masyarakat bagi guru-guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu. Masalah yang ditemukan pada mitra yakni kondisi kesiapan pengajaran berbasis pola hidup sehat yang masih sangat memerlukan pelatihan teori dan praktik. Beberapa kendala yang sering dihadapi antara lain kurangnya pengetahuan tentang materi kesehatan anak, kesulitan dalam menyajikan materi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami anak, serta terbatasnya keterampilan penanganan kesehatan oleh guru. Model dan pengelolaan pembelajaran berbasis pola hidup sehat masih jarang digunakan oleh guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu secara sadar dan terstruktur. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan bagi para guru PAUD di kabupaten Tanah Bumbu, dalam hal pelaksanaan pelatihan pembelajaran berbasis literasi IPA kontekstual dengan muatan gizi dan kesehatan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan pengajaran berbasis pola hidup sehat dan keterampilan layanan kesehatan PAUD. Pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan Human Centered Design dengan tiga langkah utama Inspiration, Ideation, dan Implementation. Hasil dari kegiatan berupa pengembangan modul ajar kontekstual lahan basah dengan tema pola hidup sehat, pelatihan implementasi kurikulum dan keterampilan layanan kesehatan bagi guru-guru PAUD. Berdasarkan umpan balik peserta pelatihan didapatkan hasil positif terhadap hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa mulai memahami tentang pelaksanaan kurikulum terbaru secara adaptif berbasis lahan basah, memperoleh pengetahuan tentang cara mengimplementasikan modul ajar bermuatan pola hidup sehat, mampu melakukan keterampilan layanan kesehatan PAUD memanfaatkan potensi lahan basah.
Pendampingan Proyek IPAS Berbasis Potensi Lahan Basah untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Lifeskill Kewirausahaan Guru SMA Ikhwan Khairu Sadiqin; Yudha Irhasyuarna; Fahmi Fahmi; M. Muslim; Pangestu Pradana Hardiawanto; Akhmad Zulkarnain; Muhammad Luthfi Akmal; Muhammad Fajar
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): In Process
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v3i2.370

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengatasi permasalahan kurangnya kompetensi guru SMA di Kabupaten Barito Kuala dalam merancang dan mengimplementasikan proyek IPAS terintegrasi berbasis lahan basah. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan lifeskill berwirausaha siswa melalui pendampingan guru. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahapan: (1) Sosialisasi program kepada Dinas Pendidikan dan guru; (2) Pelatihan intensif selama dua minggu mengenai konsep IPAS berbasis proyek, teknik berpikir kreatif, dan integrasi kewirausahaan; (3) Penerapan teknologi melalui platform daring, modul digital, dan video tutorial; (4) Pendampingan intensif untuk perancangan proposal dan implementasi proyek; serta (5) Evaluasi dan keberlanjutan program melalui pembentukan Komunitas Belajar Guru (KBG). Pelatihan ini berfokus pada tiga proyek utama berbasis potensi lokal, yaitu pembuatan ekoenzim, sabun cuci piring, dan pakasam. Hasil kegiatan menunjukkan terlaksananya seluruh tahapan dan partisipasi aktif guru, yang berpuncak pada pameran hasil karya proyek siswa. Program ini berhasil memberikan panduan bagi guru dalam mengintegrasikan potensi lahan basah ke dalam pembelajaran IPAS yang bermakna.