Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Servqual dan Customer Value Terhadap Consumer Loyalty: Studi Empiris Restoran Sushi di Kota Batam Sihombing, Dame Afrina; Lie, Susanto; Hariyanto, Oda Ignatius Besar
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i1.11530

Abstract

Persaingan industri restoran Jepang di Indonesia, khususnya restoran sushi, semakin ketat sehingga menuntut pengelola untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi niat kunjungan kembali konsumen. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji pengaruh perceived service quality dan perceived value terhadap kepuasan dan perilaku konsumen, kajian empiris yang secara spesifik menguji hubungan variabel-variabel tersebut pada konteks restoran sushi di Kota Batam masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived service quality dan perceived value terhadap revisit intention dengan satisfaction sebagai variabel mediasi pada pelanggan restoran sushi di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan secara daring kepada 285 responden yang pernah berkunjung ke restoran sushi di Kota Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived service quality dan perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap satisfaction, serta secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap revisit intention. Satisfaction terbukti memiliki peran penting dalam memperkuat niat kunjungan kembali konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur pemasaran jasa, khususnya dalam konteks wisata kuliner Jepang, serta implikasi praktis bagi pengelola restoran dalam meningkatkan kualitas layanan dan nilai yang dirasakan konsumen. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya dilakukan pada satu kota dengan desain cross-sectional dan belum memasukkan variabel lain seperti e-WOM, kepercayaan, dan inovasi layanan, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas konteks dan model penelitian.
IPR-Based Sustainable Tourism: Comparative Analysis of Indonesia, Malaysia, and Thailand Disemadi, Hari Sutra; Bajury, Mimi Sintia Mohd; Nurlaily, Nurlaily; Anggraini, Ratih; Sihombing, Dame Afrina
Legality : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 34 No. 1 (2026): March
Publisher : Faculty of Law, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/ljih.v34i1.43454

Abstract

This article discusses the potential of IPR-based sustainable tourism in Indonesia, Malaysia, and Thailand, three Southeast Asian countries with immense cultural resources that can further develop the tourism industry. This analysis primarily assesses the adequacy of the relevant regulatory frameworks in bridging sustainability and tourism, particularly by utilising the relevant IPR regimes. Employing the normative legal research method, this study finds that all three countries are for the most part, normatively inadequate to adopt an IPR-based sustainable tourism system, due to the lack of emphasis on ‘social interests’ with regards to community development and its connection with the bigger and more urgent objective of environmental sustainability. However, the study also notes that Indonesia stands out as the country with the most comprehensive and locally sensitive IPR frameworks. These frameworks potentially facilitate a harmonious connection between the three domains through the perspective of Roscoe Pound’s Sociological Jurisprudence, specifically how law is viewed as an instrument for social engineering, which serves the objective of moving the tourism sector and its stakeholders towards a more sustainable approach.