Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Work-life Balance Memediasi Pengaruh Spiritualitas di Tempat Kerja Terhadap Loyalitas Guru Era Kini Musaropah, Ucu; Nurhasan, Rohimat; Cupiadi, Hedi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11806

Abstract

Loyalitas guru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Namun, dalam konteks saat ini, menjaga komitmen guru menghadirkan tantangan karena beberapa faktor yang memerlukan eksplorasi menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru, sementara juga mempertimbangkan peran mediasi work-life balance. Metodologi yang digunakan bersifat deskriptif dan kausalitas, dengan data yang dikumpulkan dari 86 guru pegawai negeri sipil (PNS) dan kontrak (P3K) di SMP Negeri Samarang Garut melalui survei kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan menunjukkan bahwa spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru secara positif, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan work-life balance sebagai mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan spiritualitas kerja, yang ditandai dengan pekerjaan yang bermakna, dapat meningkatkan loyalitas guru. Selain itu, aspek keseimbangan keterlibatan dari work-life balance telah ditemukan untuk lebih mengoptimalkan loyalitas guru. Penelitian ini memberikan wawasan teoritis dan implikasi praktis bagi manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan, dengan tujuan untuk menumbuhkan suasana kerja produktif yang mendukung work-life balance guru.
Institutional and Market Forces in Wage Inequality: A Narrative Review Cupiadi, Hedi
Moneta : Journal of Economics and Finance Vol. 3 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/moneta.v3i1.891

Abstract

This study conducts a narrative review to investigate the interplay of institutional and market forces shaping wage inequality in contemporary labor markets. The primary objective is to assess how educational background, gender, informal employment, migration, and labor market regulations contribute to wage disparities across different socioeconomic contexts. A comprehensive literature analysis was employed, reviewing peer-reviewed articles, cross-national studies, and policy documents sourced from major academic databases. The review identifies formal education as a fundamental determinant of upward wage mobility, while acknowledging the growing relevance of non-formal skills in bridging employment gaps. Gender bias continues to influence wage distribution, sustained by institutional inertia and underdeveloped enforcement mechanisms. Informal sector employment and migrant labor status remain critical barriers to equitable wages, largely due to the absence of legal safeguards and systemic exclusion from labor protections. Labor market policies—particularly minimum wage enforcement and social protection mechanisms—have shown varying degrees of effectiveness. Their success is highly contingent on implementation quality and institutional robustness. Interactions between market dynamics and institutional frameworks are pivotal in shaping labor outcomes. The review highlights the need for integrated policy approaches that combine education reform, labor protections, and inclusive economic planning to address the structural roots of wage inequality. Further interdisciplinary research is necessary to inform context-sensitive, long-term solutions.
Global Challenges in Digital Taxation: Policy, Administration, and Sustainable Development Cupiadi, Hedi
Moneta : Journal of Economics and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/moneta.v3i2.931

Abstract

The rapid expansion of the digital economy challenges traditional tax systems that rely on physical presence. This review synthesizes global regulatory issues of digital taxation and their fiscal implications. OECD initiatives, particularly the BEPS and Two-Pillar Solution, form the basis of reform, though implementation remains uneven. While European states adopt national digital services taxes, countries like India and Indonesia pursue localized strategies. Challenges persist, including limited fiscal capacity, administrative barriers, and legal uncertainties. Despite these obstacles, digital taxation can enhance fiscal sustainability and support development goals. The review emphasizes the need for international cooperation, adaptive policies, and technological innovation. Future research should examine cryptocurrency regulation and links with environmental sustainability.
Work-Life Balance dan Social Interaction terhadap Kepuasan Kerja pada Pekerja Gig Economy: Studi Kasus Driver Gojek Garut Rismawan, Fajar; Cupiadi, Hedi; Sari, Intan Tenisia Prawita
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/5xz2wg63

Abstract

Pertumbuhan gig economy di Indonesia menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi pekerja transportasi online, termasuk driver Gojek di Kota Garut. Model kerja yang fleksibel, tuntutan jam kerja panjang, serta dinamika interaksi sosial dalam pekerjaan menjadikan kepuasan kerja sebagai isu penting yang perlu diteliti secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance dan social interaction terhadap kepuasan kerja driver Gojek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling terhadap 100 driver aktif Gojek, yang dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik kemampuan driver menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi, semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan. Selain itu, social interaction juga terbukti berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Interaksi sosial yang positif, baik dengan sesama driver maupun pelanggan, meningkatkan rasa kebersamaan, dukungan emosional, serta pengalaman kerja yang lebih memuaskan. Temuan ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan yang sehat antara kehidupan profesional dan pribadi, serta membangun hubungan sosial yang positif di tempat kerja, sebagai penentu utama kepuasan kerja bagi pekerja gig economy.
Pengaruh Servant Leadership terhadap Employee Performance dengan Work Motivation sebagai Variabel Mediasi di CV Wulandari Cipanas Indah Hotel dan Resort Rosandi, Rosandi Ilham Ramadan; Nurhasan, Rohimat; Cupiadi, Hedi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Servant Leadership< em> terhadap Employee Performance< em> dengan Work Motivation< em> sebagai variabel mediasi di CV Wulandari Cipanas Indah Hotel dan Resort< em> Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 32 responden yang merupakan karyawan tetap di CV Wulandari Cipanas Indah Hotel dan Resort< em> Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling< em> dengan metode sampling < em>jenuh Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modelling Partial Least Squares< em> SEM PLS Hasil analisis menunjukkan bahwa Servant Leadership< em> memiliki pengaruh signifikan terhadap Employee Performance< em> Selain itu Servant Leadership< em> juga berpengaruh signifikan terhadap Work Motivation< em> Namun Work Motivation< em> tidak berpengaruh signifikan terhadap Employee Motivation< em> Dengan kata lain bahwa Servant Leadership< em> tidak berpengaruh siginfikan terhadap Employee Performance< em> dengan Work Motivation< em> sebagai variabel mediasi Hal ini menunjukan bahwa meskipun Servant Leadership< em> dapat meningkatkan Work Motivation< em> namun pengaruhnya terhadap Employee Performance< em> tidak cukup kuat melalui Work Motivation< em> sebagai mediasi < p>
Peran Work life Balance Memediasi Pengaruh Spiritualitas di Tempat Kerja Terhadap Loyalitas Guru Era Kini Musaropah, Ucu; Nurhasan, Rohimat; Cupiadi, Hedi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11806

Abstract

Loyalitas guru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan Namun dalam konteks saat ini menjaga komitmen guru menghadirkan tantangan karena beberapa faktor yang memerlukan eksplorasi menyeluruh Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru sementara juga mempertimbangkan peran mediasi work life balance < em> Metodologi yang digunakan bersifat deskriptif dan kausalitas dengan data yang dikumpulkan dari 86 guru pegawai negeri sipil PNS dan kontrak P3K di SMP Negeri Samarang Garut melalui survei kuesioner Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling Partial Least Squares< em> SEM PLS Temuan menunjukkan bahwa spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru secara positif baik secara langsung maupun tidak langsung dengan work life balance< em> sebagai mediasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan spiritualitas kerja yang ditandai dengan pekerjaan yang bermakna dapat meningkatkan loyalitas guru Selain itu aspek keseimbangan keterlibatan dari work life balance< em> telah ditemukan untuk lebih mengoptimalkan loyalitas guru Penelitian ini memberikan wawasan teoritis dan implikasi praktis bagi manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan dengan tujuan untuk menumbuhkan suasana kerja produktif yang mendukung work life balance< em> guru < p>
PERAN PERCEIVED AUTHENTICITY DALAM MEMEDIASI STRATEGI STORYTELLING DAN NILAI BUDAYA LOKAL TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DODOL GARUT Sudirman, Sudirman; Susilawati, Wati; Cupiadi, Hedi
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i4.4429

Abstract

Dodol Garut is a traditional culinary product that represents regional identity and serves as an icon of the creative and tourism industries in West Java. This study aims to examine the mediating role of perceived authenticity in the relationship between storytelling strategies, local cultural values, and consumer loyalty. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that storytelling strategies significantly influence consumer loyalty both directly and indirectly through perceived authenticity. In contrast, local cultural values do not directly affect consumer loyalty but have a significant indirect effect through perceived authenticity. These results highlight that cultural values alone are insufficient to build loyalty unless they are transformed into perceived authenticity through effective narrative communication. This study contributes to culture-based marketing literature by positioning perceived authenticity as a key mediating mechanism in fostering consumer loyalty in traditional culinary products.