Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Program Yakin (Yuk Antisipasi dan Kendalikan Hipertensi) Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi Ardiyanti, Anggi Margareta; Puspikawati, Septa Indra; Prayoga, Diansanto; Abilia, Avila; Eksa, Firrial; Damayanti, Imelda; Nisa, Nafkha; Nur, Putri; Loveni, Uyun; Octavi, Melati; Rohmah, Lailatu; Dinansa, Oktario; Isa, Muhamad; Nanda, Fertika
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | September 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v2i2.3683

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang sering terjadi dan menjadi penyebab utama kematian prematur di seluruh dunia dengan prevalensi yang terus meningkat. Dengan Sosialisasi Program Yakin Atasi Hipertensi Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di desa Kluncing yang berkolaborasi dengan puskesmas Licin di pilih untuk mengatasi masalah ini. Tujuan dari program ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat desa kluncing. Metode sosialisasi melibatkan media powerpoint (PPT). Hasil analisis yang di peroleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kepada Masyarakat sebesar 22,46% setelah mengikuti program sosialisasi yakin ini Hal ini menunjukkan bahwa program sosialisasi yakin hipertensi ini berdampak positif bagi masyarakat desa kluncing untuk pencegahan hipertensi. Diharapkan dari diadakannya program sosialisasi yakin ini masyarakat desa Kluncing dapat melakukan pencegahan terkait hipertensi dan sering melakukan pengecekan tekanan darah agar kesehatannya bisa terjaga.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN STATUS GLIKEMIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I PROBOLINGGO WILKER TANJUNG WANGI Damayanti, Imelda; Mandagi, Ayik Mirayanti; Alami, Nungki Najfaris; Aini, Putri Nur
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3053

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi besar terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Faktor metabolik, khususnya status gizi dan status glikemik, diketahui berperan dalam terjadinya hipertensi, namun kajian yang menganalisis pengaruh keduanya secara simultan masih terbatas pada populasi wilayah kerja kekarantinaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dan status glikemik secara simultan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Probolinggo Wilker Tanjung Wangi. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang yang dilaksanakan pada periode Maret hingga September 2025 melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis. Subjek penelitian berjumlah 176 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen adalah status hipertensi yang diklasifikasikan menjadi normal, elevated, hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2, sedangkan variabel independen meliputi status gizi berdasarkan indeks massa tubuh dan status glikemik berdasarkan kadar glukosa darah. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan multivariat menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi logistik ordinal signifikan secara statistik dengan nilai Chi-Square sebesar 92,740 dan p<0,05. Uji Goodness-of-Fit menunjukkan kecocokan model yang baik (Pearson p=0,169; Deviance p=0,568), serta asumsi proportional odds terpenuhi (p=0,918). Nilai Pseudo R-Square menunjukkan kemampuan model yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kejadian hipertensi (Nagelkerke=0,440). Secara simultan, status gizi dan status glikemik berhubungan dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian faktor metabolik secara terpadu sebagai bagian dari upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Balai Kekarantinaan Kesehatan.