Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Program Yakin (Yuk Antisipasi dan Kendalikan Hipertensi) Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi Ardiyanti, Anggi Margareta; Puspikawati, Septa Indra; Prayoga, Diansanto; Abilia, Avila; Eksa, Firrial; Damayanti, Imelda; Nisa, Nafkha; Nur, Putri; Loveni, Uyun; Octavi, Melati; Rohmah, Lailatu; Dinansa, Oktario; Isa, Muhamad; Nanda, Fertika
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | September 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v2i2.3683

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang sering terjadi dan menjadi penyebab utama kematian prematur di seluruh dunia dengan prevalensi yang terus meningkat. Dengan Sosialisasi Program Yakin Atasi Hipertensi Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di desa Kluncing yang berkolaborasi dengan puskesmas Licin di pilih untuk mengatasi masalah ini. Tujuan dari program ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat desa kluncing. Metode sosialisasi melibatkan media powerpoint (PPT). Hasil analisis yang di peroleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kepada Masyarakat sebesar 22,46% setelah mengikuti program sosialisasi yakin ini Hal ini menunjukkan bahwa program sosialisasi yakin hipertensi ini berdampak positif bagi masyarakat desa kluncing untuk pencegahan hipertensi. Diharapkan dari diadakannya program sosialisasi yakin ini masyarakat desa Kluncing dapat melakukan pencegahan terkait hipertensi dan sering melakukan pengecekan tekanan darah agar kesehatannya bisa terjaga.
Antropologi Sosial Perkembangan Tradisi, Adat dan Seni Islam di Nusantara: Jawa, Sunda dan Melayu Ali, Nur; Nur, Putri
SiNORA Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the development of Islamic traditions, customs, and arts in the archipelago, with a focus on the Javanese, Sundanese, and Malay regions. Using qualitative research with a library research approach, this study examines the interaction between local culture and Islamic teachings, and how the acculturation between the two creates a unique wealth of traditions in each region. This study highlights the role of art, traditional ceremonies, and architecture in the spread of Islam, as well as the contribution of scholars and sunans in using local culture as a medium for moderate and harmonious da'wah. The results of this study are expected to provide a deeper understanding of the dynamics of Islamic culture in the archipelago and its role in forming a sustainable cultural identity.
PERAN KULIAH KERJA NYATA DALAM MENDUKUNG PROGRAM STUNTING FREE MELALUI EDUKASI KELUARGA SEHAT DI DESA LAMPENAI, KECAMATAN WOTU, KABUPATEN LUWU TIMUR Wafiq, Abd; Fadhila, Nur; jannah, Miftahul; sari, Inka; arif, ilfa fitriani; nur, Putri; mustika, lilla; akbar, Muh fachri aidil; budi, Nisrina atirah; febiola, Pinkan novia; putri, Aulia; Amelinda, Ria
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stunting-Free dan Keluarga Sehat yang dilaksanakan oleh mahasiswa UIN Palopo pada Posko 3-3 di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Desa Lampenai memiliki potensi sumber daya yang besar, namun masih menghadapi berbagai permasalahan dalam kesehatan masyarakat, seperti rendahnya pengetahuan ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang, pemanfaatan posyandu yang belum optimal, kurangnya edukasi terkait kesehatan reproduksi remaja putri, serta minimnya pemanfaatan pekarangan sebagai kebun gizi. Kegiatan KKN ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset individu, sosial, fisik, dan budaya yang dimiliki desa.Serangkaian program dilaksanakan, antara lain pelatihan kader gizi, pembuatan video edukasi visual, penyusunan buku resep lokal bergizi, demo masak keluarga sehat, senam lansia mingguan, gotong royong kebersihan lingkungan, dan pembuatan taman TOGA. Implementasi kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, mengoptimalkan peran kader posyandu, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kader, meningkatnya kesadaran keluarga terhadap gizi seimbang dan tumbuh kembang anak, serta terbentuknya wadah edukasi berkelanjutan melalui media visual dan kebun TOGA.Dengan demikian, program KKN ini memberikan dampak positif dalam upaya mewujudkan Desa Lampenai sebagai desa Stunting-Free dan berorientasi pada kesehatan keluarga. Selain itu, pendekatan ABCD terbukti efektif dalam melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif serta menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan di wilayah lain.