Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Dan Dampak Pada Makanan Bergizi Gratis (MBG): Studi Pendekatan Transdisipliner Harien Fidelya Ardhana; Rini Riris Setyowati; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2239

Abstract

Implementasi dan dampak Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dicanangkan pemerintah Indonesia pada 2025 untuk mengurangi stunting, malnutrisi, dan ketimpangan pangan bagi 82,9 juta jiwa. Program ini mengalami beragam kendala dalam implementasi di lapangan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis implementasi dan mengevaluasi dampak program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terhadap status gizi, kehadiran siswa, konsentrasi belajar; serta merekomendasikan solusi permasalahan. Menggunakan metode kualitatif studi pustaka terhadap 20 artikel jurnal terakreditasi SINTA (2020-2025). Analisis dilakukan melalui reduksi data, klasifikasi tematik, dan sintesis berdasarkan model Miles. Hasil studi menunjukkan MBG meningkatkan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, penurunan stunting, serta efek multiplikator ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan petani. Namun, tantangan utama meliputi keracunan makanan berulang, lemah pengawasan Badan Gizi Nasional, birokrasi kompleks, dan ketimpangan regional akibat logistik serta literasi hukum rendah. Hal tersebut mengancam SDGs 2 berkaitan dengan tanpa kelaparan dan hak anak. Pembahasan transdisipliner mengintegrasikan perspektif hukum, sosiologi, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peneliti merekomendasikan koordinasi lintas sektor, fleksibilitas lokal, transparansi, edukasi gizi, dan evaluasi komprehensif untuk keberlanjutan MBG.
Smart Parenting Gen Alpha: Pendampingan Orang Tua dalam Mengelola Screen Time dan Emosi Anak Ajeng Ginanjar; Rini Riris Setyowati; Saipiatuddin Saipiatuddin; Ayu Mardalena
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nk0tkz58

Abstract

Generasi Alpha yang lahir dan tumbuh sebagai digital natives murni menghadapi tantangan perkembangan kognitif dan afektif akibat interaksi intens dengan gawai. Paparan layar (screen time) yang melampaui batas kewajaran kerap memicu kelebihan beban sensorik (sensory overload) dan fenomena tantrum digital pada anak usia dini. Sementara itu, terdapat kesenjangan literasi yang signifikan di kalangan orang tua, khususnya di wilayah urban padat penduduk, terkait manajemen gawai dan strategi meregulasi emosi anak secara tepat. Untuk merespons permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan literasi digital keluarga melalui implementasi program pendampingan Smart Parenting. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan mitra sebanyak 40 orang ibu rumah tangga di wilayah Jatinegara Kaum, Jakarta Timur. Instrumen intervensi utama yang digunakan adalah Handbook Smart Parenting Gen Alpha, yang dirancang khusus dengan mengedepankan tata letak visual yang minimalis dan bersih untuk memudahkan pemahaman peserta. Tingkat efektivitas program diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan adanya lonjakan pemahaman kognitif yang sangat signifikan pasca-intervensi, di mana skor rata-rata peserta meningkat drastis dari 48 menjadi 88,3, atau setara dengan peningkatan sebesar 83,9%. Seluruh peserta juga terbukti berhasil menyimulasikan teknik komunikasi 3M (Menenangkan, Memvalidasi, dan Mengalihkan) dengan presisi. Lebih jauh, evaluasi partisipatif mengonfirmasi komitmen perubahan perilaku komunal melalui kesepakatan penerapan "Jam Wajib Matikan Gawai Keluarga" setiap pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Program ini terbukti efektif dalam merestrukturisasi pola asuh keluarga secara komprehensif.