Asep Surya Lesmana
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MARKETING STRATEGY THROUGH DIGITALIZATION TO INCREASE INCOME OF POTTERY MSMES IN KLATEN, CENTRAL JAVA Siti Mulasih; Asep Surya Lesmana
Journal Of Applied Multidisiplinary Studies Vol 2 No 1 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to product marketing patterns, including for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to analyze marketing strategies through digitalization to increase the revenue of pottery MSMEs in Klaten, Central Java. Digitalization is considered an effective solution for expanding market reach, strengthening product image, and enhancing competitiveness amidst increasingly fierce global competition. The research method used was descriptive qualitative, with a case study approach involving several pottery MSMEs in Klaten. Data was obtained through interviews, observations, and documentation studies related to the implementation of digital marketing strategies, such as the use of social media, marketplaces, and creative content-based promotions. The results show that the implementation of digital marketing strategies has a positive impact on increasing sales and revenue for MSMEs. The use of social media such as Instagram and TikTok plays a crucial role in building brand awareness and attracting consumer interest, while the use of marketplaces helps expand market access beyond the region. However, obstacles remain, including limited digital literacy, a lack of ability to create engaging content, and minimal technological support. Therefore, ongoing training and mentoring from local governments and educational institutions are needed to improve the digital competency of MSMEs. Overall, digital marketing strategies have proven effective in increasing the revenue of pottery MSMEs in Klaten and have the potential to become a model for developing a creative economy based on local wisdom in the digital era.
Disrupsi Komunikasi Generasi Z (Mahasiswa) vs Generasi X (Dosen/Pimpinan) di Lingkungan Kampus Farhat Abas; Asep Surya Lesmana; Budi Prajogo; Fuad Gagarin Siregar; I Dewa Ketut Suharjana
Cakrawala : Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol 1 No 2 (2026): Juli: Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis disrupsi komunikasi antara mahasiswa Generasi Z dan dosen Generasi X di lingkungan STIE Ganesha, sebuah perguruan tinggi vokasi bisnis di Jakarta. Perbedaan gaya komunikasi yang kontras—Gen Z yang serba digital, informal, dan instan versus Gen X yang formal, hierarkis, dan linear—sering menimbulkan misinterpretasi dalam pembelajaran, komunikasi digital, serta bimbingan akademik dan magang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk disrupsi, faktor penyebab, serta merumuskan strategi adaptif. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 12 mahasiswa Gen Z dan 8 dosen Gen X melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi pesan digital. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, & Saldaña, dengan pisau analisis Model Komunikasi Shannon-Weaver dan Social Penetration Theory Altman & Taylor. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) disrupsi di kelas akibat metode ceramah satu arah memicu noise psikologis berupa Gen Z stare dan penggunaan ponsel; (2) disrupsi komunikasi digital akibat perbedaan interpretasi emoji, formalitas pesan, dan kecepatan respons; (3) disrupsi dalam bimbingan dan magang akibat perbedaan ekspektasi waktu respons dan otonomi. Pembahasan mengonfirmasi bahwa noise kultural dan kegagalan negosiasi kedalaman komunikasi menjadi akar masalah. Penelitian ini menyimpulkan perlunya strategi adaptif dua arah, pelatihan komunikasi lintas generasi, serta panduan etika komunikasi digital yang inklusif. Kontribusi penelitian ini memperluas aplikasi teori komunikasi klasik dalam konteks pendidikan vokasi multigenerasi