p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) pada Proses Produksi Wafer untuk Menjamin Keamanan Pangan Muhamad Ari Ismail; Siti Nur Aliyah; Lusy Octaviani; Siti Nazwa Hidayah; Widya Firdiani Chandraningtyas; Dian Safitri; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25489

Abstract

Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) merupakan sistem keamanan pangan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya pada proses produksi pangan. Produk wafer memiliki risiko bahaya biologis, kimia, dan fisik, seperti pertumbuhan mikroba, ketengikan akibat oksidasi lemak, serta kontaminasi logam. Kajian ini bertujuan menyusun rencana HACCP pada proses produksi wafer krim untuk menjamin keamanan produk. Metode yang digunakan meliputi identifikasi bahaya, penetapan Critical Control Point (CCP), penentuan batas kritis, pemantauan, tindakan korektif, verifikasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan terdapat empat CCP, yaitu penerimaan minyak nabati, metal detector, cooling room, serta pengemasan dan penyimpanan. Pengendalian pada titik-titik tersebut mampu mencegah dan meminimalkan risiko bahaya yang dapat memengaruhi keamanan dan mutu produk. Penerapan HACCP secara konsisten diharapkan dapat menghasilkan produk wafer yang aman, bermutu, dan sesuai dengan persyaratan keamanan pangan.
Literature Review : Pengaruh Lama Penyimpanan dan Variasi Suhu terhadap Mutu Mikrobiologis pada Ikan Dian Safitri; Raden Siti Nurlaela; Distya Riski Hapsari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25579

Abstract

Ikan merupakan bahan pangan yang kaya protein dan memiliki nilai gizi tinggi, namun mudah mengalami penurunan mutu akibat aktivitas mikroorganisme. Suhu dan lama penyimpanan menjadi faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan mikroba pada ikan selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi suhu dan lama penyimpanan terhadap mutu mikrobiologis ikan berdasarkan nilai Total Plate Count (TPC). Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data yang dikaji meliputi jenis ikan, suhu penyimpanan, lama penyimpanan, dan nilai TPC sebagai indikator mutu mikrobiologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu rendah (0–10°C) dan suhu beku (-18°C) mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga nilai TPC lebih rendah dibandingkan penyimpanan pada suhu ruang (27–30°C). Selain itu, peningkatan lama penyimpanan menyebabkan jumlah mikroba cenderung meningkat, meskipun laju pertumbuhannya lebih lambat pada suhu rendah. Dengan demikian, pengendalian suhu dan lama penyimpanan sangat penting untuk mempertahankan mutu mikrobiologis dan keamanan ikan selama penyimpanan.