Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENGARUH AKTIVITAS MANUSIA TERHADAP KOMUNITAS TUMBUHAN OLEH MASYARAKAT LOKAL JALAN RAMBUTAN, DUSUN 2 JATIKESUMA, DI KECAMATAN NAMORAMBE, PROVINSI SUMATERA UTARA Muhammad Faisal; Nadia Rahma; Rizky Afifah Alfi; Wan Ridha Rasyida; Widia Azhari Saputri
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.113-117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh aktivitas manusia terhadap komunitas tumbuhan di Jalan Rambutan, Dusun 2 Jatikesuma, Namorambe, Sumatera Utara. Aktivitas manusia, seperti pertanian, pembangunan infrastruktur, dan eksploitasi sumber daya alam, telah memberikan dampak signifikan terhadap struktur dan komposisi komunitas tumbuhan di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yang meliputi observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan masyarakat lokal untuk menggali pengetahuan tradisional serta persepsi mereka mengenai perubahan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida dan herbisida dalam praktik pertanian modern dapat mengurangi keanekaragaman spesies tumbuhan dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Keterlibatan masyarakat lokal dalam konservasi dan pengelolaan sumber daya alam sangat penting untuk memastikan keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengambil kebijakan dan masyarakat dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati dan mengelola sumber daya tumbuhan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Jahe (Zingiber Officinale) dalam Pengobatan Tradisional dan Kehidupan Masyarakat Indonesia: Tinjauan Etnobotani Ros Mardiah; Tri Harsono; Widia Azhari Saputri; Serly Kusnia; Widya Rahayu; Dinda Lestari Hasibuan; Yuyun Amalia Caniago; Risdah Mahyuni Br. Marbun
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 4 (2026): Edisi Juni-Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i4.924

Abstract

Jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman obat yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dalam pengobatan tradisional. Kajian ini bertujuan untuk menelaah pemanfaatan jahe dari perspektif etnobotani dan etnobiologi, meliputi aspek kesehatan, budaya, ekonomi, dan konservasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa jahe mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol dan shogaol yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulator, sehingga efektif untuk mengatasi masuk angin, batuk, gangguan pencernaan, dan diabetes melitus tipe 2. Dari sisi etnobotani, pengetahuan tentang jahe diwariskan secara turun-temurun dan digunakan oleh 462 pengobat tradisional dari 254 etnis di Indonesia untuk menangani 69 jenis penyakit. Selain itu, jahe juga menjadi bagian dari budaya melalui minuman tradisional seperti wedang jahe, bandrek, dan sarabba, serta memiliki nilai ekonomi melalui budidaya dan produk olahan. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa jahe merupakan tanaman obat yang berhasil menjembatani kearifan lokal dengan ilmu pengetahuan modern, sehingga pelestarian pengetahuan tradisional tentang jahe sangat penting untuk menjaga warisan budaya dan keanekaragaman hayati Indonesia.