Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Jurnalisme Warga 'HOT' (Hiburan, Objektif dan Terpercaya) Bagi Karang Taruna Di Jakarta Selatan, DKI Jakarta Siregar, Rachmi Kurnia
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karang Taruna RW 02 Kelurahan Pesanggrahan dan Karang Taruna Kelurahan Kebayoran Lama Selatan Jakarta Selatan, DKI Jakarta publikasinya terkesan termarjinalkan di media massa. Kelompok sosial kepemudaan ini menginginkan aktivitas dan prestasinya dapat diketahui khalayak sebagai bagian dari pengembangan dan aktualisasi diri. Di sisi lain masyarakat juga ingin mengetahui kiprah yang dilakukan kelompok remaja Karang Taruna sebagai generasi muda penerus bangsa.          Pelatihan jurnalisme warga dalam pengabdian masyarakat ini bertujuan menggelorakan semangat berbagi informasi terhadap peristiwa, isu-isu maupun permasalahan di tingkat lokal oleh Mitra. Hal terpenting penerapan Jurnalisme Warga tetap mengacu pada unsur objektifitas, fakta, dan verifikasi. Tidak menyebarkan berita bohong, berita palsu maupun berita-berita yang menyerang SARA hingga pornografi. Materi pelatihan menggunakan metode dengan tiga tahapan: 1) Dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan artikel/feature, fotografi jurnalistik dan jurnalistik online; 2) Praktek dan evaluasi karya Mitra; 3) Publikasi karya Mitra di media massa dan blog sosial.          Luaran dari hasil program kemitraan masyarakat ini Mitra dapat membuat karya jurnalistik berita dan feature didukung fotografi jurnalistik sehingga dipublikasikan di blog sosial dan media massa. Kesimpulan: Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi remaja Karang Taruna bermanfaat untuk pengembangan, aktualisasi serta menambah kepercayaan diri. Namun Mitra tetap membutuhkan bimbingan dan pembinaan sehingga mampu menjadi pewarta warga yang berkualitas dan mengedukasi masyarakat dalam lingkup permasalahan local.
Jurnalisme Warga 'HOT' (Hiburan, Objektif dan Terpercaya) Bagi Karang Taruna Di Jakarta Selatan, DKI Jakarta Siregar, Rachmi Kurnia
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16559

Abstract

Karang Taruna RW 02 Kelurahan Pesanggrahan dan Karang Taruna Kelurahan Kebayoran Lama Selatan Jakarta Selatan, DKI Jakarta publikasinya terkesan termarjinalkan di media massa. Kelompok sosial kepemudaan ini menginginkan aktivitas dan prestasinya dapat diketahui khalayak sebagai bagian dari pengembangan dan aktualisasi diri. Di sisi lain masyarakat juga ingin mengetahui kiprah yang dilakukan kelompok remaja Karang Taruna sebagai generasi muda penerus bangsa.          Pelatihan jurnalisme warga dalam pengabdian masyarakat ini bertujuan menggelorakan semangat berbagi informasi terhadap peristiwa, isu-isu maupun permasalahan di tingkat lokal oleh Mitra. Hal terpenting penerapan Jurnalisme Warga tetap mengacu pada unsur objektifitas, fakta, dan verifikasi. Tidak menyebarkan berita bohong, berita palsu maupun berita-berita yang menyerang SARA hingga pornografi. Materi pelatihan menggunakan metode dengan tiga tahapan: 1) Dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan artikel/feature, fotografi jurnalistik dan jurnalistik online; 2) Praktek dan evaluasi karya Mitra; 3) Publikasi karya Mitra di media massa dan blog sosial.          Luaran dari hasil program kemitraan masyarakat ini Mitra dapat membuat karya jurnalistik berita dan feature didukung fotografi jurnalistik sehingga dipublikasikan di blog sosial dan media massa. Kesimpulan: Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi remaja Karang Taruna bermanfaat untuk pengembangan, aktualisasi serta menambah kepercayaan diri. Namun Mitra tetap membutuhkan bimbingan dan pembinaan sehingga mampu menjadi pewarta warga yang berkualitas dan mengedukasi masyarakat dalam lingkup permasalahan local.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MEMBANGUN KESADARAN MEREK (Studi Kasus Private Label pada Fast Moving Consumer Goods Giant Ekstra Central Business District, Bintaro, Tangerang Selatan) RACHMI KURNIA SIREGAR
Communication Vol 6, No 1 (2015): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.387 KB) | DOI: 10.36080/comm.v6i1.4

Abstract

Retail business related private label products in Indonesia continue racing with increasing needs and desires of consumers who crave quality products at low prices. One of them was intense Giant Ekstra offers a variety of private label products are oriented to customers. Related to this phenomenon, the study aims to examine the marketing communication strategy Giant Ekstra Central Business District (CBD) Bintaro, South Tangerang in building awareness of private label brands in the fast moving consumer goods (FMCG). This study used a retail communication mix of Levy & Weitz Retail (2009) includes communication tap-mouth (WOM), advertising, sales promotion and store atmosphere. Methods of research used a qualitative approach and case studies based on the conceptual framework of private label, fast moving consumer goods (FMCG), brand awareness and retail communications mix. The results of the study, the use of retail communications mix of Levy by Giant Ekstra indicated not make private label as a FMCG Giant Ekstra on top of brands and top of mind. Giant Ekstra advised continuously improve the quality of private label products with intense enhance performance such as WOM marketing communications, sales promotion, advertising and store atmosphere. And more aggressive in communicating private label products in the FMCG by activating the function of personal selling and direct marketing. Also create a database of customers, establish membership and customer communities.   
KOMUNIKASI ORGANISASI TATA KELOLA ANGGARAN DAERAH (Studi Kasus Festival Anggaran III-2017 Pada Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah) Rachmi Kurnia Siregar; Wenny Maya Arlena
Avant Garde Vol 5, No 2 (2017): AVANT GARDE
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/avg.v5i2.621

Abstract

Post-Reform Corruption, Collusion and Nepotism (KKN) practices involvingexecutives, judiciary and legislatures continue to increase, as the State Budget(APBN) and the Regional Budget (APBD) sped up. One of the causes is theweakness of transparency of budget management. The regency government ofBatang, Central Java in the era of Yoyok Riyo Sudibyo Regent (2012-2017) seeksto create local budget transparency by holding Budget Festival (FA) containingaccountability report of APBD and development program of previous year. Inaddition to implementing e-Government, auctioning offices and establishingPublic Service Quality Improvement Unit (UPKP2). This study uses qualitativemethods, case studies and triangulation of data with the aim of: 1) Analyzing thecommunication policy process and communication policy making process FA 2)Assessing obstacles in the implementation of FA policy. Result of research:following the change of leadership, Regent of Batang period 2017-2022, Wihajiremove in the administration of the governance. However, Wihaji remainscommitted to implement transparent, accountable and participatory governanceby strengthening e-Government and Smart City. Pemkab Batang is advised tocontinue the transparency program of APBD governance through the BudgetFestival in accordance with the current condition. This gait is important tomaintain a strong social interaction between bureaucrats and people in the digitalage. As well as the identity and characteristics of the region in supporting thedevelopment of identity-based flagship areas to improve the competitiveness (citybranding).
Organizational Communication Model of The Village Fund Governance (Case Study on Corruption of Village Funds in Dasok Village, East Java) Rachmi Kurnia Siregar; Amin Aminudin
Nyimak: Journal of Communication Vol 6, No 1 (2022): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.502 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v6i1.2537

Abstract

This study aims to determine the organizational communication of the Dasok Village Head in East Java regarding the management of the Village Fund. This research method uses a case study with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and literature studies. The results showed that the Dasok Village Head violated the authority given by the state by not involving the Village Consultative Body (BPD) as a representation of the community, thus causing the Village Fund to be prone to corruption. The communication carried out by the Village Head takes place in a linear (one-way) manner. On that basis, the government should encourage village heads to build intensive communication and dialogue with the BPD and village communities. As a solution to minimize cases of corruption in the Village Fund, the application of local wisdom values and a cultural value system is a necessity that is carried out by the government so that the objectives of the Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 namely villages to become advanced, independent, democratic, and have prosperous citizens can be achieved.Keywords: Corruption, local wisdom, organizational communications, village fund ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi organisasi Kepala Desa Dasok Jawa Timur terkait pengelolaan Dana Desa. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan Kepala Desa Dasok menyalahi kewenangan yang diberikan negara dengan tidak melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai representasi masyarakat, sehingga menyebabkan Dana Desa rawan korupsi. Komunikasi yang dilakukan Kepala Desa berlangsung secara linier (satu arah). Atas dasar itu, pemerintah harus lebih mendorong kepala desa untuk membangun komunikasi dan dialog intensif dengan BPD maupun masyarakat desa. Sebagai solusi menimalisasi kasus-kasus korupsi Dana Desa, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dan sistem nilai budaya menjadi suatu keniscayaan yang dilakukan pemerintah agar tujuan Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 yakni desa menjadi maju, mandiri, demokratis, dan warganya sejahtera dapat tercapai.Kata Kunci: Dana desa, kearifan lokal, komunikasi organisasi, korupsi
Literasi Media Online pada Kalangan Remaja Untuk Meningkatkan Pemahaman Etika Berkomunikasi di Media Sosial Denada Faraswacyen L. Gaol; Indah Suryawati; Rachmi Kurnia Siregar; Dudi Iskandar
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v6i2.2409

Abstract

The Nahdlatul Ulama Student Association (IPNU) is an autonomous body of Nahdlatul Ulama (NU)based on students, students, and santri, as a forum for fostering the next generation of scholars andsuccessors of the nation's struggle. IPNU is an organization whose members are millennials (generation Y)and generation Z. The organization certainly has problems faced, one of which is related to the ethics ofcommunicating on social media by the younger generation of IPNU Ciledug. From one of the problemsfaced by IPNU, a Community Service activity was designed by Communication Studies Lecturers at BudiLuhur University with the title Online Media Literacy among Adolescents as an Effort to ImproveUnderstanding of Communication Ethics in Social Media. This activity can be useful as a means of learningfor the younger generation at IPNU Ciledug to be able to apply communication ethics in online media after understanding online media literacy in accordance with the planned program and in accordance with theexpected target. The output targets to be achieved from this community service activity are: (1)Implementation documentation in the form of activity videos; (2) Articles in PKM journals; (3) Increasedknowledge, abilities, skills of IPNU Ciledug members in understanding the ethics of communicating onsocial media. The implementation of this community service activity consists of 3 stages, namely; (1) Thepreparation stage, to identify problems, apply for permits to the IPNU Ciledug management, and makepreparations for the implementation of online media literacy activities; (2) the implementation stage ofonline media literacy activities; and (3) the activity evaluation stage, by giving a questionnaire to thetraining participants to find out the response of IPNU Ciledug to this community service activity.
KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU MEDIA SIBER LOKAL DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS WOWBABEL.COM Rachmi Kurnia Siregar
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 6, No 2 (2022): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.6.2.141-157

Abstract

WowBabel.com adalah salah satu media siber lokal di Bangka Belitung yang sudah ada sejak 5 (lima) tahun lalu. Asumsi penelitian ini selain bersaing dengan media mainstream, media siber harus bersaing dengan media social, news aggregator dan ribuan media online di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan WowBabel.com agar dapat bersaing di era digital dan membangun merek kesadaran dengan menggunakan komunikasi pemasaran terpadu ( Integrated Marketing Communication) ./IMC). Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi, serta menggunakan metode studi kasus dan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data dengan deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori IMC dari Belch et al., (2020). Hasil penelitian ini adalah WowBabel.com mengimplementasikan sejumlah komponen dalam IMC yakni advertising, direct marketing, sales promotion, public relations dan personal selling . Temuan dari penelitian ini adalah upaya WowBabel.com membangun kedekatan dengan paranya dengan membentuk komunitas melalui WhatsApp Group (WAG) sehingga mampu membuat brand awareness di level top of minddi benak audiens. Berita- berita di WowBabel.com juga 'dipasarkan' di sejumlah jejaring media sosial yang dikelola oleh akun media ini, antara lain di Tkttok, Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Untuk biaya operasional media, tim pemasaran menggalang kerja sama dengan swasta dan instansi pemerintah untuk mendapatkan iklan maupun advertorial. Selain itu, WowBabel.com membuka ruang publik melalui wadah Jurnalisme Warga di website. Sedangkan untuk memperkuat ruang bisnis, media ini mendirikan WowBabel Institute sebagai lembaga penelitian/survei dan pelatihan serta WowBabel Creative yang memproduksi infografis, videograf dan podcast. Akhirnya dapat disimpulkan, WowBabel.com harus terus memperkuat kualitas dan kinerjanya melalui optimalisasi tools IMC agar bisa menjadi top of mindbagi masyarakat Bangka Belitung sekaligus meningkatkan jumlah pembaca.
PEMBINGKAIAN BERITA CYBER MEDIA TERKAIT PENANGKAPAN MENKOMINFO RI JOHNNY G PLATE DALAM DUGAAN KASUS KORUPSI BTS Rafli Akram Kurniansyah; Umaimah Wahid; Rachmi Kurnia Siregar
KOMUNIKATA57 Vol 5 No 1 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i1.1048

Abstract

Proyek pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang diestimasi anggaran Rp 8 triliun sempat mengejutkan publik pada pertengahan Mei 2023. Pasalnya, Johnny G. Plate juga ikut terlibat dalam kasus tersebut. Menteri Komunikasi dan Informatika dan Sekjen Partai Nasional Demokrat (Nasdem), ramai diliput media. Polemik di masyarakat atas kasus JGP menyebabkan berkembangnya cerita spekulatif mengenai campur tangan kekuasaan terkait Pilpres 2024. Namun, Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem, membantahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberitaan mengenai dugaan kasus korupsi yang dilakukan JGP dibingkai di Media Indonesia.com dan Okezone.com. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Model Robert N. Entman digunakan untuk melakukan analisis framing. Berdasarkan temuan penelitian, Media Indonesia.com menggunakan asas praduga tak bersalah dan menganggap JGP sebagai orang yang belum pasti bersalah karena masih dalam proses penyidikan. Sementara itu, Okezone.com meminta agar kasus JGP dikaji secara mendalam karena perbuatannya merugikan negara. Tama S. Langkun, sumber berita dan pejabat senior Perindo, membenarkan hal tersebut.
BINGKAI BERITA PENGGALANGAN BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK RAKYAT PALESTINA DI MEDIA ONLINE REPUBLIKA.CO.ID DAN KOMPAS.COM Kurniansyah, Rafli Akram; Toni, Ahmad; Siregar, Rachmi Kurnia
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 8, No 1 (2024): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.8.1.13-28

Abstract

The 'heating' conflict in the Gaza Strip which triggered a war between Palestine and Israeli Zionists from October 2023 until now continues to raise concern worldwide, including Indonesia. This concern was realized by sending various aid to Palestine. This humanitarian action was widely reported by various mass media, including online media republika.co.id and kompas.com. The news selection was chosen from 13 October – 4 November 2023 with certain considerations. This research uses a qualitative descriptive approach with a constructivist paradigm. Researchers framed news about raising humanitarian aid for the Palestinian people on republika.co.id and kompas.com using Robert N Entman's framing analysis approach. In the period 13 October – 4 November 2023, Republika.co.id broadcast 13 news stories while Kompas.com released 10 news stories. The results of this research show that there are similarities between the two news portals, namely that they both raise the issue of raising humanitarian aid to help the Palestinian people as part of the overall media coverage. The difference is that Republika.co.id emphasizes the movement of elements of society in mobilizing humanitarian action as "central actors" while kompas.com emphasizes President Jokowi as the "central actor" in this news which is the implementation of the government's strategic communication in helping the struggle of the Palestinian people by sending various aids.
Wacana Kesetaraan Gender dalam Keluarga pada Film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini : Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Naurah , Nabila Zalfa; Siregar , Rachmi Kurnia
Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jahidik.v3i1.2233

Abstract

Purpose: This study aims to find out how the discourse on gender equality in the family in the film "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini". Methodology: The research is qualitative in nature using the Norman Fairclough critical discourse analysis method which consists of three dimensions, namely text (micro), discursive practice (meso), and social praxis (macro). The data analysis technique uses observation or direct observation by watching films repeatedly, supported by relevant data so that scenes depicting gender injustice in the film "NKCTHI" can be found associated with Norman Fairclough's critical discourse analysis. Results: The results of this study through three-dimensional critical discourse analysis, it was found that there is gender inequality in the family caused by the domination of power and the authoritarian role of the head of the family in each other family members related to patriarchal culture.