Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Hubungan Grit dengan Kecemasan Mahasiswa yang Sedang Menyusun Skripsi di Jakarta Giovanni Margaret; Meiske Yunithree Suparman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6286

Abstract

Karya tulis ilmiah atau yang sering disebut dengan skripsi merupakan salah satu syarat agar mahasiswa bisa mendapatkan gelar sarjana (S1). Maka dari itu, proses pengerjaan skripsi sering kali membuat mahasiswa mengalami beberapa kondisi psikologis seperti kecemasan. Kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi dapat berakibat fatal dan sangat berbahaya, seperti mengalami depresi hingga pada tindakan bunuh diri jika tidak segera ditangani. Untuk itu diperlukan grit sebagai salah satu faktor yang dapat mengatasi tingkat kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan teknik non-probability sampling dengan cara menyebarkan kuesioner penelitian secara daring. Penelitian ini berhasil melibatkan 334 mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta. Penelitian ini menggunakan alat ukur Short Grit Scale (Grit-S) yang digunakan untuk mengukur grit dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) untuk mengukur kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Hasil analisis data partisipan pada penelitian ini, memperoleh p value sebesar <.001 (sig < 0.05) dan r sebesar -.790. Angka tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat dengan signifikan negatif antara grit dengan kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi.
Gambaran Pengalaman Kedukaan Individu Dewasa Awal Pasca Kematian Orang Tua karena Sakit Ratu Aliyah Az-Zahra; Meiske Yunithree Suparman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6360

Abstract

Abstract: Kematian orang tersayang seperti orang tua dapat menimbulkan kesedihan mendalam bagi anak yang ditinggalkan. Terlebih lagi anak yang ditinggalkan berada dalam masa dewasa awal yang sedang menjalani masa transisi perkembangan. Respon kesedihan akan kematian yang dapat terjadi yaitu kedukaan. Kedukaan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu usia, jenis kelamin, penyebab kematian, serta faktor internal dan eksternal yang dapat berpengaruh pada ringan atau beratnya kedukaan yang dijalani. Pengalaman kedukaan bersifat unik dan berbeda-beda pada masing-masing individu dan dapat ditandai dengan empat aspek kehidupan, yaitu fisik, mental, sosial, dan spiritual. Selain itu, kedukaan dapat dialami dengan melewati lima tahapan, yaitu tahap penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengalaman kedukaan individu dewasa awal pasca kematian orang tua karena sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Terdapat empat partisipan dalam penelitian ini yang telah melakukan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengalaman kedukaan yang terjadi pada keempat subyek mengalami gejala dan tahapan yang berbeda-beda. Hal ini dapat dipengaruhi oleh penyebab kematian, coping antisipasi, persepsi, visi, hubungan emosional, serta dukungan sosial yang ada pada masing-masing subyek. Satu dari empat subyek mengalami seluruh tahapan kedukaan, sedangkan ketiga lainnya hanya menjalani tiga sampai empat tahapan.
Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Kepuasan Hidup pada Mahasiswa yang sedang Menjalani Skripsi di Jakarta Sherina Oktavia Ramadhanti Rizky; Meiske Yunithree Suparman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6361

Abstract

Masa kuliah sering kali dihadapi dengan berbagai tantangan, terutama saat menyelesaikan tugas akhir seperti skripsi. Permasalahan yang umum dirasakan meliputi kesulitan dalam menuangkan ide, kekurangan dalam aspek akademis, dan sulitnya memperoleh referensi, situasi ini diperparah dengan adanya hustle culture di Jakarta yang meningkatkan tekanan pada mahasiswa. Tekanan ini kemudian dapat mengurangi kepuasan hidup mahasiswa yang berkuliah di Jakarta, sering kali menimbulkan emosional negatif dan akan berdampak pada pengerjaan skripsi mahasiswa. Dengan adanya dukungan sosial dari keluarga, teman, dan orang yang signifikan dapat memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan ini dan memengaruhi kepuasan hidup pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui teknik purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 264 partisipan yang merupakan mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Universitas Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai R square sebesar .305 artinya terdapat 30.5% besarnya pengaruh dukungan sosial terhadap kepuasan hidup pada mahasiswa yang sedang menjalani skripsi. Sehingga membuktikan bahwa kepuasan hidup pada mahasiswa di Jakarta dapat dijelaskan oleh adanya dukungan sosial dari keluarga, teman, dan significant other. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi keluarga dan orang terdekat mahasiswa untuk memberikan dukungan sosial selama pengerjaan skripsi
Pengaruh Attachment Orang Tua terhadap Harga Diri Mahasiswa di Universitas X Aprila An Nissa Kusuma Dewi; Meiske Yunithree Suparman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6698

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh attachment orang tua terhadap harga diri mahasiswa di Universitas X. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa yang sedang berkuliah di Universitas X, pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form, dengan partisipan yang berjumlah 400 responden, dan alat ukur yang digunakan adalah Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur attachment orang tua dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur harga diri. Data kemudian dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan metode analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh attachment orang tua terhadap harga diri mahasiswa di Universitas X menggunakan software SPSS versi 30 untuk mendapatkan hasil yang lebih rinci. Berdasarkan temuan, pengaruh attachment orang tua terhadap mahasiswa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga diri mahasiswa.