Sita Awalunisah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Tadulako

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Media Gambar terhadap Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris pada Anak Usia 5-6 Tahun Riska Wulandari; Hesti Putri Setianingsih; Sita Awalunisah; Shofiyanti Nur Zuama
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh media gambar terhadap penegenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 10 peserta didik sebagai sampel. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test setelah dilakukan perlakuan menggunakan media gambar. Berdasarkan pengamatan terhadap tiga aspek perkembangan anak, ditemukan bahwa setelah proses pembelajaran, sebanyak 23,33% anak termasuk dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 33,33% berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 30% dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan 13,33% masih tergolong dalam kategori Belum Berkembang (BB). Analisis statistik dari penelitian ini menunjukkan bahwa media gambar memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris pada anak. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test  ( paired t-test, df = 9, p ≤ 0.05 ), sehingga mendukung hipotesis bahwa media gambar meningkatkan penguasaan kosakata anak.
Efektivitas Kartu Huruf Terhadap Kempuan Literasi Awal Anak Usia 5-6 Tahun di Kelompok B Vindy Fatika; Amrullah Amrullah; Sita Awalunisah; Andi Agusniatih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1487

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan literasi awal anak usia 5–6 tahun, penelitian ini tentang Efektivitas Kartu Huruf Terhadap Kemampuan Literasi Awal Anak Usia 5-6 Tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimen. Dengan melibatkan 15 orang anak yang terdiri 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan, terdaftar pada tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui (1) lembar observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Berdasarkan hasil rekapitulasi perkembangan bahasa anak sebelum diberikan perlakuan penggunaan media kartu huruf terhadap kemampuan literasi awal anak, ada 0% dalam kategori berkembang sangat baik, ada 17,7% dalam kategori berkembang sesuai harapan, ada 31,1%, dalam kategori mulai berkembang, ada 51,1% dalam kategori belum berkembang. Sesudah diberikan perlakuan ada 31,1% dalam kategori berkembang sangat baik, ada 51,1% dalam kategori berkembang sesuai harapan, ada 11.1% dalam kategori mulai berkembang, ada 6,67% dalam kategori belum berkembang. Selanjutnya Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase uji t (paired sampel t-tes).berdasarkan hasil data perhitungan uji t, diperoleh nilai thitung  > ttabel (9,644 > 1,753) maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian terdapat efektifitas media kartu huruf terhadap kemampuan literasi awal anak usia 5 -6 tahun.
Pengaruh Kegiatan Fun Cooking Class terhadap Keterampilan 4C Anak Usia 5-6 Tahun Azzahra Azzahra; Andi Agusniatih; Sita Awalunisah; Shofiyanti Nur Zuama
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1511

Abstract

Penguasaan keterampilan abad 21 sangat membantu peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, kerterampilan yang dimaksud seperti 4C. Agar anak mampu berpikir untuk mencari solusi dari permasalahan, bekerjasama secara efektif, mengekspresikan ide secara kreatif, dan berkomunikasi dengan baik. Namun, keterampilan tersebut masih belum berkembang optimal pada anak-anak di kelompok B TK Mapaga Indah Labean. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan fun cooking class terhadap keterampilan 4C anak di kelompok B TK Mapaga Indah Labean. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen, melibatkan 15 anak (9 laki-laki dan 6 perempuan). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumnetasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek keterampilan 4C setelah perlakuan: collaboration meningkat dari 0% menjadi 60%, critical thinking 0% naik 46,67%, creativity 0% menjadi 53,33%, dan communication dari 0% menjadi 66,67%. Data dekelola menggunakan aplikasi SPSS statistic 27, dimana Uji-t menghasilkan nilai thitung 21.219 ≥ ttabel 1.30201 dengan signifikansi 0,000 ≤ 0,05, sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan kegiatan fun cooking class terhadap keterampilan 4C anak.
Pengaruh Permainan Tradisional Bakiak terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Amrullah Amrullah; Sita Awalunisah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1528

Abstract

Motorik kasar bagi anak usia dini sangat penting untuk distimulasi karena sangat mendukung kehidupan anak dimasa depannya. Perkembangan kemampuan motorik kasar anak yaitu gerakan yang memanfaatkan otot-otot besar yang dimiliki oleh anak untuk aktifitasnya, salah satu permainan untuk memngembangkan otot-otot besar anak yaitu dengan menggunakan permainan bakiak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh permainan bakiak terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan menerapkan pendekatan one-grup-pretest-posttest design. Sampel penelitiannya sejumlah 14 anak. Data terkumpul melalui teknik observasi beserta dokumentasi. Berdasarkan hasil obervasi awal dan observasi akhir ditemukan adanya peningkatan yang signifikan pada motorik kasar anak dengan aspek kekuatan, keseimbangan dan kelincahan anak usia dini. Artinya permainan tradisional bakiak berpengaruh terhadap perkembangan motorik kasar anak. Kesimpulannya, permainan tradisional bakiak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap perkembangan motorik kasar anak. Kebaruan penelitian ini yaitu dari pembuatan alat permainan bakiak dari papan dan karet ban bekas  yang peneliti sendiri yang membuatnya dengan menyesuaikan ukuran dan berapa orang yang bisa bermain dalam satu waktu.
Pengaruh Media Paper Quilling terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Ika Indriani; Didik Purwanto; Sita Awalunisah; Shofiyanti Nur Zauma
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1534

Abstract

Perkembangan motorik halus pada anak usia dini sangat penting untuk mendukung kemampuan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media paper quilling terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan subjek penelitian adalah seluruh anak kelompok B di TK Kasih Bunda Minti Makmur. Penelitian ini mengamati perubahan dalam keterampilan motorik halus anak sebelum dan setelah diberikan perlakuan menggunakan media paper quilling selama periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media paper quilling terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Sebelum perlakuan, sebagian besar anak berada dalam kategori Mulai Berkembang (MB), sedangkan setelah perlakuan, sebagian besar anak berhasil mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dengan penilaian keseluruhan media mencapai skor 4,5 yang menunjukkan hasil yang sangat baik. Media paper quilling terbukti dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini. Oleh karena itu, media ini layak digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran untuk mendukung perkembangan motorik halus anak. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan media kreatif seperti paper quilling dalam pendidikan anak usia dini untuk mempercepat perkembangan keterampilan motorik halus mereka.
Pengaruh Metode Bernyanyi terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Intan Nur Aini; Hesti Putri Setianingsih; Sita Awalunisah; Durrotunnisa Durrotunnisa
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1536

Abstract

Masalah pada penelitian ini terletak pada perkembangan Bahasa anak. Pembelajaran berbahasa untuk anak usia dini diharapkan bisa diajarkan melalui kegiatan yang lebih menarik salah satunya dengan bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode bernyanyi Terhadap Perkembangan Bahasa Anak di TK Negeri 2 Bolano Lambunu Desa Margapura. Adapun metode yang di gunakan yaitu metode kuantitatif dan subjek penelitian berjumlah 11 anak, yang terdiri dari 4 anak perempuan dan 7 anak laki-laki di kelompok. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian serta pembahasan dapat disimpulkan Pengujian Kemampuan Berbahasa Anak dalam penelitian ini ada tiga, yaitu aspek menyebutkan kosa kata, menjawab pertanyaan, dan menyusunkalimat sederhana. Sesuai hasil pengamatan pengaruh metode bernyanyi terhadap perkembangan Bahasa, sebagian besar anak berada pada kategori Berkembang Sangat baik (BSB) sekitar (33.33%), (48.49%) pada kategori Berkembang Sesuai Haraparan (BSH), (15.15%) pada kategori Mulai Brkembang (MB), dan ada (3.03%) pada Kategori Belum Berkembang (BB). Dapat disimpulkan Penelitian ini menunjukan adanya pengaruh signifikan dari metode bernyanyi terhadap perkembangan Bahasa anak usia dini.
Pengaruh Metode Kerja Kelompok terhadap Pengembangan Perilaku Sosial Anak di Kelompok B Masita Khairunnisa; Humaedi Humaedi; Sita Awalunisah; Andi Agusniatih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1589

Abstract

Pengembangan perilaku sosial anak belum berkembang sesuai harapan, upaya mengatasi masalah tersebut, telah dilakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode kerja kelompok terhadap pengembangan perilaku sosial anak yang berjumlah 12 anak. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik presentase dengan uji t (paired sample t-test). Berdasarkan hasil data perhitungan uji t diperoleh nilai thitung > ttabel ( 4.140 > 1.79588). dapat dijelaskan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima,  berarti terdapat  pengaruh metode kerja kelompok terhadap pengembangan perilaku sosial anak dikelompok B TK Negeri 1 parigi selatan. Berdasarkan hasil rekapitulasi pengaruh metode kerja kelompok terhadap pegembangan sosial anak sebelum diberikan perlakuan, tidak terdapat anak dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB),  dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 33%, dalam kategori Mulai Berkembang (MB) 54%,  dan13% dalam kategori  Belum Berkembang (BB).setelah diberikan perlakuan, terdapat 33% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), ada 45% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), ada 22% dalam kategori Mulai Berkembang (MB) dan tidak terdapat anak dalam kategori Belum Berkembang (BB). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode kerja kelompok berpengaruh secara signifikan terhadap pegembangan perilaku sosial anak dikelompok B.