Rio Pratama
Universitas Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gerakan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Gratis: Langkah Nyata Menuju Palangka Raya Sehat dan Bahagia bersama DISDALDUKKBP3APM Kota Palangka Raya Pambajeng Pangestu; Intan Kumalasari; Suprayitno; Melia Sintha; Vivi Angela; Ridha Ramadhany; Murraya Palupi; Rio Pratama
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1782

Abstract

Program KB (Keluarga Berencana) merupakan program yang dIrancang untuk meningkatkan kesejateraan ibu, anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Normal Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera) yang menjadi dasar dari terwujudnya masyarakat sejahtera dengan mengenadalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertumbuhan penduduk. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemuinya masyarakat yang belum memiliki pengetahuan atau keterbatasan akses dalam menjangkau program KB. Kota Palangka Raya  menjadi kota yang menjalankan KB di Indonesia, melalui Program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Gratis dengan sasaran peserta adalah PUS berumur 20–45 tahun. Kegiatan PKM ini dilakukan di Klinik Praktik Bidan Winanti, Kecamatan Jekan Raya yang berkolaborasi dengan  DISDALDUKKBP3APM dan tenaga kesehatan. Hasil PKM menunjukan bahwa masih terbatasnya pengetahuan masyarakat terkait dengan KB, masih homogennya metode Kontrasepsi yang dipilih, terbatasnya akses informasi dan lokasi, serta berbagai hambatan lainnya.  PKM ini membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait dengan Program Pelayanan KB Gratis di Kota Palangka Raya.
Building an Inclusive Health Ecosystem for Older Adults and Mothers through a Community-Based Free Health Check-Up Program in Palangka Raya City Ridha Ramadhany; Sri Mujiarti Ulfah; Imanuel Jaya; Romiaty; Yunus Praja Panjika; Murraya Putri Palupi; Pambajeng Luluh Dyah Pangestu; Intan Kumalasari; Rio Pratama
Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2026): Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (August 2026)
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/bratasena.v1i3.103

Abstract

Background: Inclusive health development is a fundamental pillar for improving the quality of life of vulnerable groups, particularly older adults and mothers. However, the low utilization of preventive services in Pahandut District, Palangka Raya City, remains associated with limited health literacy and accessibility barriers. This Community Service (PKM) activity aimed to improve understanding of periodic health examinations, encourage older adults and mothers to participate in the Free Health Check-Up Program (CKG), and strengthen interinstitutional synergy in developing an inclusive health-service ecosystem.Contribution: This activity provided tangible community benefits by increasing awareness of the early detection of non-communicable diseases (NCDs), assisting the integration of medical-record data into the SatuSehat platform, and providing preventive-health data recommendations to local government for the formulation of regional health policies.Method: The PKM activity was conducted at Mushollah Abdullah, Pahandut, using a community-based approach comprising medical-record registration, basic physical and laboratory screening, healthy-lifestyle education, digital health-technology simulations, and impact evaluation through pre-test and post-test surveys involving 45 participants.Results: Participation was dominated by women (93.3%), individuals aged 40–60 years (88.9%), and participants with senior high school education or higher (80.0%). A relatively high educational level facilitated participants' comprehension of health education. Regarding digital-service utilization, 73.33% of participants had adopted the SatuSehat application, whereas 33.33% still relied on conventional JKN procedures.Conclusion: The community-based CKG program proved effective in increasing the participation of older adults and mothers and strengthening an inclusive health ecosystem. These achievements addressed the program objectives of bringing preventive services closer to the community and accelerating digital health literacy in Palangka Raya City