Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Efektif Pendidikan Politik bagi Gen Z di Kota Palangka Raya: Analisis Berbasis Literatur dan Implikasinya Yunus Praja Panjika; Firman Firman; Ronald Hadibowo Sangalang; Kukuh Wurdianto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.752

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi efektif pendidikan politik bagi Generasi Z (Gen Z) di Kota Palangka Raya melalui pendekatan berbasis literatur. Gen Z, yang merupakan digital native, menunjukkan karakteristik unik dalam menerima informasi dan berinteraksi dengan isu politik, seringkali melalui platform digital. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, penting untuk mengembangkan pendekatan pendidikan politik yang relevan dan mampu menjangkau kelompok demografi ini secara efektif, khususnya di konteks lokal Palangka Raya. Melalui sintesis dan evaluasi kritis terhadap berbagai publikasi ilmiah, artikel jurnal, dan laporan penelitian terkait karakteristik Gen Z, konsep pendidikan politik, serta peran media digital, penelitian ini mengidentifikasi strategi-strategi kunci yang terbukti efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan yang interaktif, partisipatif, memanfaatkan teknologi digital, dan relevan dengan isu-isu kontemporer menjadi krusial. Temuan ini kemudian dieksplorasi untuk merumuskan implikasi praktis dan rekomendasi strategis bagi pemangku kepentingan di Kota Palangka Raya, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan, dalam merancang program pendidikan politik yang lebih adaptif dan berdampak. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan literasi dan partisipasi politik Gen Z di Palangka Raya.
Community Service: Strengthening Youth Capacity through Political Literacy in Safeguarding Public Policy in the Peri-Urban Areas of Palangka Raya Sri Mujiarti Ulfah; Nurul Hikmah; Syamsuri; Yunus Praja Panjika; Suprayitno; Mahmudin Sirait; Ridha Ramadhany; Osi Oskarina Saragih; Cyntia Lupita Sari; Trisni Salsa Ramadina; Ahmad Robi Ul’zikri; Rizki Masyabandi; Muhammad Ruzaini Abdi
Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2026): Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (May 2026)
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/bratasena.v1i2.97

Abstract

Background: Generation Z, which constitutes 27.94 percent of Indonesia’s population and accounts for 22.85 percent of the Permanent Voter List in the 2024 General Election, represents a significant electoral force with the potential to reshape the national political landscape. However, political understanding among this generation remains largely normative, accompanied by limited critical analytical capacity toward public policy, including an insufficient grasp of the strategic role of organizations in the policy process. Contribution: This Community Service activity aims to strengthen youth capacity by enhancing political literacy to enable them to effectively oversee and engage with public policy, in partnership with the Islamic Student Association at the University of Palangka Raya in Palangka Raya. Method: A survey research method was also used to assess the level of understanding among 25 members of the Islamic Student Association at the University of Palangka Raya. Results: The program proved effective in advancing youth political literacy by requiring a multidimensional approach that integrates cognitive literacy for critical analysis, technical literacy for fact verification, and ethical literacy for responsible political communication
Dinamika Politik Hukum Dalam Implementasi  Hak Asasi Manusia di Era Reformasi Yunus Praja Panjika; Maharidiawan Putra; Ahmad Robi Ul'zikri; Rizki Masyahbandi
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 3 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v3i4.12

Abstract

Studi penelitian  ini menyelidiki perubahan politik hukum dalam pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia sejak Reformasi. Setelah rezim Orde Baru berakhir pada tahun 1998, terjadi perubahan besar dalam tata kelola hukum dan politik untuk memperkuat supremasi hukum dan menjamin pemenuhan HAM. Namun, masih ada banyak tantangan yang menghalangi penegakan HAM di Indonesia, seperti ketidakkonsistenan kebijakan, intervensi politik, dan penegakan hukum yang lemah. Metode hukum normatif digunakan dalam penelitian ini. Itu melihat berbagai regulasi, keputusan pengadilan, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia. Penulis juga menekankan beberapa kasus penting yang menunjukkan konflik antara politik hukum dan pemenuhan Hak Asasi Manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kerangka hukum HAM telah diperbaiki, penerapan praktiknya masih terbatas. Ini karena perubahan politik yang memengaruhi independensi lembaga penegak hukum dan ketidaksepakatan kebijakan. Studi ini menyarankan reformasi hukum yang lebih mendalam untuk meningkatkan perlindungan hak asasi manusia dan mengurangi intervensi politik dalam sistem peradilan.
Transformasi Pelayanan Publik melalui Penerapan E-Government: Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Yunus Praja Panjika; Firman Firman; Ronald Hadibowo Sangalang
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7070

Abstract

Pada era globalisasi dan perkembangan teknologi digital, penerapan E-Government menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini dengan tujuan menganalisis implementasi e-government, faktor pendukung, hambatan, serta dampaknya terhadap pelayanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori Smart Governance Cohen (2013) dan pengembangan e-government menurut kajian Harvard JFK School of Government (Indrajit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disdukcapil Kota Palangka Raya telah mengimplementasikan e-government melalui kebijakan berbasis transparansi, keterbukaan data, dan pemanfaatan teknologi informasi. Penerapan ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan efektivitas layanan dan aksesibilitas bagi masyarakat. Namun demikian, keterbatasan infrastruktur sistem dan kapasitas teknologi masih menjadi kendala utama dalam optimalisasi pelayanan publik. Kesimpulannya, penerapan e-government di Disdukcapil Kota Palangka Raya telah mendorong transformasi pelayanan publik menuju tata kelola yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel, meski membutuhkan penguatan infrastruktur serta peningkatan kapasitas aparatur.
Internalisasi Nilai Hampahari dalam Program Sekolah Perdamaian Adat sebagai Upaya Penguatan Toleransi Siswa di Sekolah Menengah Atas Firman Firman; Ricky Zulfauzan; Ali Sunarno; Asep Ikbal; Yunus Praja Panjika; Kharisma Nugraha Putra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3880

Abstract

Artikel ini membahas sosialisasi program Sekolah Perdamaian Adat di SMAN 2 Palangka Raya sebagai upaya menginternalisasikan nilai-nilai kearifan lokal Dayak, khususnya hampahari, dalam memperkuat karakter toleransi dan budaya damai pada generasi muda. Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan intoleransi, radikalisme, serta rendahnya literasi budaya lokal di kalangan pelajar, meskipun Kalimantan Tengah memiliki tradisi adat yang kaya akan nilai keharmonisan seperti Huma Betang, handep, dan hapakat. Melalui metode partisipatoris yang melibatkan ceramah interaktif, diskusi, refleksi, dan simulasi penyelesaian konflik, sebanyak 37 siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali pretest dan diakhiri post test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan refleksi siswa, ditandai oleh kenaikan skor rata-rata dari sekitar 47 pada pre-test menjadi sekitar 83 pada post-test serta pergeseran kualitas jawaban esai ke kategori lebih tinggi. Program ini membuktikan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal mampu memperkuat literasi budaya, membangun kesadaran multikultural, serta menumbuhkan perilaku damai yang relevan dengan konteks kehidupan remaja masa kini. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai lokal dalam pendidikan formal menjadi strategi efektif dalam membentuk generasi toleran dan berkarakter sosial budaya yang kuat.
Peningkatan Keterampilan Anggta OSIM Pesantren Darul Ilmi melalui Pelatihan Pembuatan Surat Resmi Nurul Hikmah; Musyarapah Musyarapah; Syahmidi Syahmidi; Muhammad Redha Anshari; Dakir Dakir; Fahmi Fahmi; Sardimi Sardimi; Malik Kurnia Ali; Yunus Praja Panjika
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 5 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i5.11715

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan anggota OSIM Pesantren Darul Ilmi melalui pelatihan pembuatan surat resmi. Metode yang digunakan adalah koordinasi, pelaksanaan dan evalusasi .Kegiatan pelatihan pembuatan surat resmi bagi anggota OSIM Pesantren Darul Ilmi dilaksanakan dalam bentuk workshop selama dua hari. Peserta berjumlah 25 orang yang terdiri dari pengurus inti dan bidang-bidang OSIM. Pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai format, bahasa, dan kelengkapan surat resmi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa mayoritas peserta (72%) belum memahami komponen surat resmi dengan benar, terutama dalam hal penempatan nomor surat, penggunaan bahasa formal, serta kelengkapan lampiran. Hasil pengabdian menunjukankan bahwa keterampilan santri dalam membuat surat resmi meningkat setelah mengikuti pelatihan. Secara keseluruhan, pelatihan pembuatan surat resmi ini memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan keterampilan individu anggota OSIM, tetapi juga pada penguatan tata kelola organisasi santri. Dengan kemampuan administrasi yang baik, OSIM Pesantren Darul Ilmi diharapkan mampu menjalankan perannya secara lebih efektif, profesional, dan akuntabel.
Building an Inclusive Health Ecosystem for Older Adults and Mothers through a Community-Based Free Health Check-Up Program in Palangka Raya City Ridha Ramadhany; Sri Mujiarti Ulfah; Imanuel Jaya; Romiaty; Yunus Praja Panjika; Murraya Putri Palupi; Pambajeng Luluh Dyah Pangestu; Intan Kumalasari; Rio Pratama
Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2026): Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (August 2026)
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/bratasena.v1i3.103

Abstract

Background: Inclusive health development is a fundamental pillar for improving the quality of life of vulnerable groups, particularly older adults and mothers. However, the low utilization of preventive services in Pahandut District, Palangka Raya City, remains associated with limited health literacy and accessibility barriers. This Community Service (PKM) activity aimed to improve understanding of periodic health examinations, encourage older adults and mothers to participate in the Free Health Check-Up Program (CKG), and strengthen interinstitutional synergy in developing an inclusive health-service ecosystem.Contribution: This activity provided tangible community benefits by increasing awareness of the early detection of non-communicable diseases (NCDs), assisting the integration of medical-record data into the SatuSehat platform, and providing preventive-health data recommendations to local government for the formulation of regional health policies.Method: The PKM activity was conducted at Mushollah Abdullah, Pahandut, using a community-based approach comprising medical-record registration, basic physical and laboratory screening, healthy-lifestyle education, digital health-technology simulations, and impact evaluation through pre-test and post-test surveys involving 45 participants.Results: Participation was dominated by women (93.3%), individuals aged 40–60 years (88.9%), and participants with senior high school education or higher (80.0%). A relatively high educational level facilitated participants' comprehension of health education. Regarding digital-service utilization, 73.33% of participants had adopted the SatuSehat application, whereas 33.33% still relied on conventional JKN procedures.Conclusion: The community-based CKG program proved effective in increasing the participation of older adults and mothers and strengthening an inclusive health ecosystem. These achievements addressed the program objectives of bringing preventive services closer to the community and accelerating digital health literacy in Palangka Raya City