Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Advokasi Kebijakan Penanggulangan Dampak Asap Karhutla Di Kota Palangka Raya Lasria Manik; Azaria Hexa Putri Aji; Fitriana Selvia; Edward Melio Bertho; Imanuel Jaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh krdibilitas komunikator terhadap partisipasi Masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan dampak asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya. Isu ini penting karena fenomena KARHUTLA di Kota Palangka Raya sering terjadi dan kabut asap yang dihasilkan sangat mengganggu aktivitas bahkan Kesehatan Masyarakat, sehingga efektivitas kebijakan sangat bergantung pada kredibilitas komunikator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 130 masyarakat Kota Palangka Raya yang ada di RT 06/RW XXV, dengan sampel 97 responden, yang dipilih melalui Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert 1-4, dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil temuan dari uji t, kredibilitas komunikator terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap partisipasi Masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari t hitung 6.724 > t table 1.99, dengan kontribusi sebesar 32,2%, sedangkan 67,8% dipengaruhi oleh variable lain. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kredibilitas komunikator, semakin besar partisipasi Masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya.
Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Advokasi Kebijakan Penanggulangan Dampak Asap Karhutla Di Kota Palangka Raya Lasria Manik; Azaria Hexa Putri Aji; Fitriana Selvia; Edward Melio Bertho; Imanuel Jaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas komunikator terhadap partisipasi masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan dampak asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya. Isu ini penting karena fenomena KARHUTLA di Kota Palangka Raya sering terjadi dan kabut asap yang dihasilkan sangat mengganggu aktivitas bahkan kesehatan masyarakat, sehingga efektivitas kebijakan sangat bergantung pada kredibilitas komunikator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 130 masyarakat Kota Palangka Raya yang ada di RT 06/RW XXV, dengan sampel 97 responden, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert 1-4, dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil temuan dari uji t, kredibilitas komunikator terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap partisipasi masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari t hitung 6.724 > t table 1.99, dengan kontribusi sebesar 32,2%, sedangkan 67,8% dipengaruhi oleh variable lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kredibilitas komunikator, semakin besar partisipasi masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya.
Model Desa Sehat Berbasis Sungai: Intervensi Terpadu Air Bersih, Sanitasi, dan Lingkungan di Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya Katriani Puspita Ayu; Imanuel Jaya; Edward Melio Bertho; Febriomico Griando Rasan; Dewi Klarita Fortuna
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1815

Abstract

Kawasan Pelabuhan Rambang di Kelurahan Pahandut merupakan permukiman padat penduduk di tepi Sungai Kahayan yang menghadapi permasalahan kompleks terkait kesehatan lingkungan, akses air bersih, dan sanitasi. Kondisi ini diperparah oleh budaya hidup di pinggiran sungai yang menciptakan kawasan kumuh dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya air bersih, sanitasi, dan lingkungan sehat melalui pendekatan berbasis sungai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan kesehatan, Focus Group Discussion (FGD), dan paparan materi tentang pembentukan Kelompok Desa Sehat Sungai (KDS-S). Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari masyarakat, aparatur RT, perwakilan pemerintah kelurahan, dan kader Posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 68% berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test, teridentifikasinya permasalahan utama sanitasi dan air bersih di kawasan pelabuhan, serta kesepakatan pembentukan KDS-S sebagai motor penggerak perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tepian sungai sekaligus menjadi model replikasi untuk kawasan serupa di Kalimantan Tengah.
Pengaruh Intensitas Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Program Pengelolaan Sampah Di Kota Palangka Raya Gusti Nazarudin; Natanael Meiky Victorius Samalukang; Bhayu Rhama; Imanuel Jaya
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 13 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v13i1.10061

Abstract

The problem of waste management in Palangka Raya City is still a strategic issue along with the increasing volume of household waste which reaches ±150 tons per day. The City Government through the Environmental Service (DLH) has issued a number of policies and programs, including the establishment of a Waste Bank and policy socialization activities to the community. However, the level of community participation in waste management programs is still relatively low. This research aims to analyze the influence of the intensity of socialization of government policies on the level of community participation in waste management programs in Palangka Raya City. The research method uses a quantitative approach with the type of explanatory research. The research population is people who follow the waste management program in Palangka Raya City with sampling techniques (adjusted, for example: proportional random sampling). Data is collected through a questionnaire with a Likert scale and analyzed using simple linear regression. The research results show that the intensity of policy socialization has a positive and significant effect on the level of community participation. That is, the more frequent, clear, and interactive socialization is carried out, the higher the level of community participation in supporting waste management. This finding emphasizes the importance of the role of intensive and sustainable policy communication in realizing waste governance based on government and community collaboration.
Building an Inclusive Health Ecosystem for Older Adults and Mothers through a Community-Based Free Health Check-Up Program in Palangka Raya City Ridha Ramadhany; Sri Mujiarti Ulfah; Imanuel Jaya; Romiaty; Yunus Praja Panjika; Murraya Putri Palupi; Pambajeng Luluh Dyah Pangestu; Intan Kumalasari; Rio Pratama
Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2026): Bratasena: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (August 2026)
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/bratasena.v1i3.103

Abstract

Background: Inclusive health development is a fundamental pillar for improving the quality of life of vulnerable groups, particularly older adults and mothers. However, the low utilization of preventive services in Pahandut District, Palangka Raya City, remains associated with limited health literacy and accessibility barriers. This Community Service (PKM) activity aimed to improve understanding of periodic health examinations, encourage older adults and mothers to participate in the Free Health Check-Up Program (CKG), and strengthen interinstitutional synergy in developing an inclusive health-service ecosystem.Contribution: This activity provided tangible community benefits by increasing awareness of the early detection of non-communicable diseases (NCDs), assisting the integration of medical-record data into the SatuSehat platform, and providing preventive-health data recommendations to local government for the formulation of regional health policies.Method: The PKM activity was conducted at Mushollah Abdullah, Pahandut, using a community-based approach comprising medical-record registration, basic physical and laboratory screening, healthy-lifestyle education, digital health-technology simulations, and impact evaluation through pre-test and post-test surveys involving 45 participants.Results: Participation was dominated by women (93.3%), individuals aged 40–60 years (88.9%), and participants with senior high school education or higher (80.0%). A relatively high educational level facilitated participants' comprehension of health education. Regarding digital-service utilization, 73.33% of participants had adopted the SatuSehat application, whereas 33.33% still relied on conventional JKN procedures.Conclusion: The community-based CKG program proved effective in increasing the participation of older adults and mothers and strengthening an inclusive health ecosystem. These achievements addressed the program objectives of bringing preventive services closer to the community and accelerating digital health literacy in Palangka Raya City