Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN TRANSFORMATOR PADA ELEKTRIFIKASI CONTAINER CRANE UNTUK OPERASI BONGKAR MUAT Edy Setiawan; Annas Singgih Setiyoko; Galih Anindita; Yudi Andika; Evi Nafiatus Sholikhah
Journal of Applied Smart Electrical Network and Systems Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 02 (2025): Vol 06, No. 02 Desember 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science (ISAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/j5da7y85

Abstract

Sistem bongkar muat pelabuhan mencakup semua komponen atau peralatan penanganan muatan yang mendukung proses bongkar muat baik dari kapal ke pelabuhan maupun sebaliknya. Dalam penanganan pelabuhan, ini melibatkan pembongkaran dari kapal dengan memakai crane dan sling kapal ke daratan terdekat, umumnya dikenal sebagai dermaga. Crane adalah alat yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material yang juga membutuhkan energi listrik. Untuk itu diperlukan sumber daya listrik untuk kegiatan operasional bongkar muat. Kebutuhan sumber daya listrik yang diperlukan, digunakan juga dalam menentukan kapasitas transformator distribusi yang terpasang. Untuk menentukan semua itu berdasar keberadaan beban yang digunakan sebagai acuan utama dalam beban listrik yang diharapkan. Beban diklasifikasikan sesuai dengan sifat, yaitu continue dan terputus-putus (intermittent). Beban terputus-putus (intermittent) tergantung faktor siklus kerja yang dapat ditambahkan pada beban kontinyu untuk mendapatkan beban rata-rata (average load). Beban listrik ditentukan berdasarkan konsep di atas, dengan margin ditambah 30% di atas beban rata-rata dengan memasukkan perubahan beban pada kerangka pemakai pada saat pengembangan dan implementasi perubahan diwaktu mendatang. Berdasarkan hasil studi lapangan pada operasional bongkar muat di Surabaya yang menjadi lokasi penelitian ini, menunjukkan transformator yang terpasang pada Container Crane (T4 2500 kVA/20/6,6 kV) dan transformator yang terpasang pada RTG Crane (T1 1250 kVA/20/0,4 kV) sudah sesuai dengan kapasitas transformator yang seharusnya.
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Penerapan K3 Kelistrikan PLTS Berbasis Pelatihan dan Simulasi Lapangan Joessianto Eko Putro; Evi Nafiatus Sholikhah; Catur Rakhmat Handoko; Moh. Basuki Rahmat; Riko Satrya Fajar J.P.
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 3 (2026): August (IN PRESS)
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i3.21676

Abstract

This community service program aims to analyze the effectiveness of training and simulation in improving community members' understanding and implementation of occupational health and safety (OHS) practices in photovoltaic (PV) system installations. The program was conducted through four stages: preparation, feasibility assessment, implementation, and community outreach and training, with participant learning outcomes evaluated using pre-test and post-test assessments. The data were analyzed using descriptive quantitative methods by comparing pre-test and post-test results. The findings demonstrated a substantial improvement in participants' understanding, as reflected by an increase in test scores from 30–70 in the pre-test to 75–95 in the post-test. The training and simulation activities were effective in enhancing participants' knowledge, practical skills, and awareness of OHS practices related to PV system installations. Furthermore, the program improved the community's capacity to operate and maintain PV systems safely and effectively. These findings suggest that OHS training and simulation can serve as a sustainable community capacity-building model to promote the safe utilization of renewable energy, reduce the risk of occupational accidents, and foster a stronger culture of occupational health and safety within the community.