Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Risk Taking Propensity dan Cognitive Flexibility Dalam Membentuk Entrepreneurial Intention di Kalangan Mahasiswa Tingkat Akhir di Surabaya Yonathan Palumian; Benedictus Felex Giarto; Wilma Laura Sahetapy
Majalah Ekonomi Vol 28 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : .Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/majeko.vol28.no02.a7669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kecenderungan mengambil risiko dan kemampuan berfikir fleksibel mempengaruhi niat untuk menjadi seorang wirausahawan di kalangan mahasiswa tingkat akhir di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswa tingkat akhir di kota Surabaya, dengan sampel sebanyak 130 responden. Variabel yang diteliti meliputi kecenderungan mengambil risiko, kemampuan berfikir fleksibel, dan niat berwirausaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan berbagai metode, termasuk uji validitas, uji reliabilitas, serta asumsi klasik regresi dan regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan mengambil risiko dan kemampuan berfikir fleksibel memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha di kalangan mahasiswa tingkat akhir.
Pelatihan BMC bagi Pelaku Usaha Mikro Kelompok Swadaya Guyub Rukun Malang Suprapto, Widjojo; Sesilya Kempa; Nony Kezia Marchyta; Wilma Laura Sahetapy; Jason Yendi Limah
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v2i1.1346

Abstract

Model bisnis yang benar adalah kunci kesuksesan bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Temuan di lapangan menunjukkan kurangnya pemahaman mengenai model bisnis yang sesuai dengan kondisi bisnis. Banyak pelaku usaha yang bergabung pada kelompok swadaya masyarakat Guyub Rukun PPA Sikhar Malang memiliki konsep yang kurang tepat tentang potensi produk mereka, pemetaan pelanggan, dan pengelolaan keuangan usaha, sehingga mereka tidak dapat mengembangkan usaha mereka dan tidak meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Pelatihan dan pendampingan membuat model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC) dilaksanakan dengan fokus pada perubahan pola pikir dan perilaku pengelolaan UMK. Hasil dari pelatihan ini adalah terciptanya model bisnis yang baru. Pendampingan dilaksanakan untuk menerapkan model yang baru tersebut ke usaha mikro para anggota. Dampak pelatihan dan pendampingan ini tampak pada peningkatan pendapatan dari usaha mikro dan kecil anggota kelompok swadaya masyarakat Guyub Rukun PPA Sikhar Malang.
PENINGKATAN MINAT BERBISNIS DAN BERKULIAH PADA REMAJA MELALUI COACHING DI PUSAT PENGEMBANGAN ANAK EPHATA WLINGI BLITAR Wilma Laura Sahetapy; Widjojo Suprapto; Dhyah Harjanti; Nony Kezia Marchyta; Tesalonika Bani; April Ayu; Yonathan Palumian
Jurnal Padamu Negeri Vol. 3 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Padamu Negeri (JPN)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/ym6n1915

Abstract

Pusat Pengembangan Anak (PPA) Ephata Wlingi is a church-based child development center that partners with Compassion International in supporting youth development. One of the main challenges faced by the center is the low motivation of adolescents to continue their education to the higher education level. Most of them prefer to work immediately after graduating from senior high school. Responding to this condition, the community service team from the Business Management Program of Petra Christian University implemented a coaching program using interactive presentations and participatory discussions to encourage students to pursue higher education and to develop interest in entrepreneurship with social impact. The coaching activities were designed to broaden participants’ understanding of the importance of higher education, business opportunities, and the role of entrepreneurship in creating value for society. The results showed an increase in students’ awareness of the benefits of continuing to university, the development of new perspectives on business as a career option, and improvement in communication skills and teamwork. The program also encouraged a shift in participants’ mindset from an immediate-work orientation toward longer-term career planning, starting from education, competence development, and experience building. This coaching program indicates that an educational and participatory approach can be an effective strategy to foster motivation for higher education and entrepreneurship among adolescents at PPA, as a foundation for building economic independence and socially impactful ventures.