Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Nasional Fisioterapi

PENGARUH PEMBERIAN KINESIO TAPING TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Tsabita, Hanna Nabila; Pertiwi, Jasmine Kartiko; Haryatno, Pajar; Wahyono, Yulianto
Jurnal Nasional Fisioterapi Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64974/jnf.v3i3.87

Abstract

Latar Belakang: Dysmenorrhea merupakan keluhan ginekologis yang paling umum dirasakan remaja saat menstruasi. Dysmenorrhea terjadi karena endometrium dalam fase sekresi memproduksi prostaglandin yang menyebabkan hypertonus dan vasokontriksi pada myometrium sehingga mengakibatkan iskemia, disintegrasi endometrium dan nyeri. Dysmenorrhea dibagi menjadi dua yaitu dysmenorrhea primer atau fisiologis adalah nyeri pada perut bagian bawah saat menstruasi tanpa disertai adanya suatu kelainan dan dysmenorrhea sekunder atau patologis adalah nyeri perut bagian bawah saat menstruasi dan disertai adanya kelainan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kinesio taping terhadap penurunan nyeri dhysmenorrhea primary pada remaja putri. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah two group pre dan post test design. Alat ukur yang digunakan adalah numeric rating scale. Subjek: subjek penelitian ini adalah remaja putri yang berjumlah 30 orang, setelah itu, kelompok dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan independent sample t-test pada kelompok intervensi didapatkan hasil p=0,042 (p <0,05) artinya ada pengaruh setelah diberikan intervensi tersebut dan pada kelompok kontrol didapatkan hasil p=0,918 (p > 0,05) yang menunjukkan tidak ada pengaruh pemberjan edukasi. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengaruh pemberian kinesiotapping danedukasi terhadap penurunan nyeri pada nyeri dhysmenorrhea primary pada remaja putri. 
Beda Pengaruh Senam Tera dan Progressive Muscle Relaxation Therapy terhadap Penurunan Hipertensi pada Lansia di Posyandu Lansia Tohudan Wetan Triyani, Ni Nyoman Yuni; Haryatno, Pajar; Triyana
Jurnal Nasional Fisioterapi Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64974/jnf.v4i1.101

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi pada lansia berisiko tinggi menimbulkan komplikasi kardiovaskular. Terapi nonfarmakologis seperti senam tera dan progressive muscle relaxation therapy (PMRT) dapat menjadi alternatif pengendalian tekanan darah. Tujuan: Menganalisis pengaruh senam tera dan PMRT terhadap tekanan darah lansia serta membandingkan efektivitas keduanya.Metode: Desain penelitian two groups pre and post-test dengan 40 lansia (masing-masing 20 orang per kelompok). Intervensi dilakukan selama dua minggu (3 kali/minggu). Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer, data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Senam tera dan PMRT sama-sama menurunkan tekanan darah secara signifikan, dengan perbedaan bermakna antar kelompok. PMRT lebih efektif dibandingkan senam tera. Kesimpulan: Senam tera dan PMRT efektif menurunkan tekanan darah lansia, namun PMRT menunjukkan hasil lebih optimal