Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Baamboozle terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran Matematika Lucy Anggarista; Syofnidah Ifrianti; Yudesta Erfayliana
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.481

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Matematika di MIN 10 Bandar Lampung. Data pra-penelitian menunjukkan bahwa 46,97% siswa berada pada kategori motivasi sedang dan 21,97% pada kategori rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Baamboozle terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 71 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling, terdiri atas 36 siswa kelas V C sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa kelas V B sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar dan dianalisis menggunakan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen dengan nilai signifikansi uji normalitas sebesar 0,612 dan 0,216 serta uji homogenitas sebesar 0,292 > 0,05. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,016 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen (67,42) lebih tinggi dibanding kelas kontrol (64,03), dengan nilai effect size Cohen’s d sebesar 0,585 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran Baamboozle berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Matematika di MIN 10 Bandar Lampung. Media Baamboozle dapat dijadikan alternatif media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar Matematika di sekolah dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.
Pengaruh Model Role Playing terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Fitriyah Ayu Istiazah; Syofnidah Ifrianti; Ayu Reza Ningrum
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.675

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas IV pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 1 Surabaya Bandar Lampung. Data pra-penelitian menunjukkan bahwa 66 dari 79 siswa (83,5%) belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 13 siswa (16,5%) telah mencapai KKTP. Permasalahan terlihat pada aspek pelafalan, intonasi, rasa percaya diri, kelancaran, dan ketepatan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Role Playing terhadap keterampilan berbicara siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design tipe Posttest Only Control Group Design. Sampel terdiri atas kelas IVA sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Role Playing dan kelas IVC sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Time Token. Data dikumpulkan melalui penilaian keterampilan berbicara meliputi pemahaman isi, pelafalan, intonasi, kelancaran, dan kosakata. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 81,67, lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 68,20. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, uji homogenitas memperoleh Sig. 0,231 > 0,05, dan uji Independent Samples t-Test memperoleh Sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model Role Playing berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa.