Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan mitra, yaitu para guru yang masih menghadapi tantangan dalam memahami konsep pembelajaran mendalam serta kesulitan menyusun asesmen dan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Permasalahan utama meliputi kurangnya pemahaman guru tentang prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan; kurang optimalnya perumusan tujuan pembelajaran holistik; serta minimnya kemampuan merancang asesmen autentik yang mendukung profil pelajar Pancasila. Sebagai solusi, tim PKM mengembangkan pelatihan komprehensif yang memadukan penguatan konsep, pendampingan teknis, dan praktik langsung penyusunan asesmen dan RPM. Metode pelaksanaan meliputi: (1) analisis kebutuhan awal mitra; (2) pemaparan materi tentang kerangka pembelajaran mendalam dan asesmen, dan sumberdaya maritim Kepulauan Riau; (3) lokakarya penyusunan asesmen autentik dan RPM; (4) micro teaching (5) evaluasi dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, pretest dan postest, dan angket persepsi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pada pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, kemampuan merumuskan tujuan dan indikator pembelajaran, serta keterampilan menyusun asesmen autentik dan RPM yang kontekstual kemaritiman. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan untuk menerapkan praktik pembelajaran mendalam di kelas masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas profesional guru dan mendukung pencapaian SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas