Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kesiapan Belajar Anak melalui Jurnal Pagi di TK ABA Giwangan Yogyakarta Lailiyah, Ulfah; Nuraini, Febritesna
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i1.5

Abstract

Anak yang memiliki kesiapan dengan baik akan memiliki banyak keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar anak melalui kegiatan jurnal pagi di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah anak kelas A di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Objek pada penelitian ini adalah kesiapan belajar anak melalui jurnal pagi pada kelompok A di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi anak berupa check-list. Analisis penelitian ini menggunakan teknik data reduction, data display, dan conclusion drawing atau veification Hasil penelitian kelompok A menunjukan kesiapan belajar melalui jurnal pagi menunjukan nilai positif pada diri anak, hal ini terlihat dari Munculnya minat belajar anak, yang cukup baik anak mampu menyelesaikan kegiatan,Minat yang bertahan, anak yang mengikuti kegiatan jurnal pagi mampu bertahan sampai pembelajaran usai, peningkatan belajar, terlihat saat kegiatan pembelajaran aspek-aspek perkembangan mampu berkembang dengan baik
“Hapi Klak-Klik” Interactive Multimedia for Children Hadits Recogizing Kurniawati, Eny; Rohmadheny, Prima Suci; Sofyan, Iyan; Nuraini, Febritesna
Jurnal Usia Dini Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v9i2.52426

Abstract

Pendidik di TK ABA Tahfidz Al-Ashr selama ini menggunakan metode talqin dalam mengenalkan dan muroja’ah hadits, belum pernah menggunakan media pembelajaran apapun, sehingga peserta didik kurang memperhatikan, mood dan konsentrasi tidak stabil. Berbagai hasil penelitian menyebutkan bahwa media pembelajaran yang menarik dan dapat meningkatkan minat belajar anak adalah multimedia interaktif. Pendidik di TK ABA Tahfidz memiliki perangkat laptop yang terinstall aplikasi powerpoint, namun belum memanfaatkannya sebagai media pembelajaran. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan prototype multimedia interaktif berbasis Powerpoint di TK ABA Tahfidz Al-Ashr Kabupaten Temanggung dalam mengenal dan murojaah hadits pilihan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) Borg and Gall namun dibatasi pada 6 langkah prosedur pengembangan, yaitu (1) analisis potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) uji coba produk. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prototype multimedia interaktif HaPi klak-klik berbasis PowerPoint memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan penilaian ahli media 80,43% (sangat layak digunakan), penilaian ahli materi 88,28% (sangat layak digunakan), dan hasil uji coba terbatas dengan perolehan jawaban “ya” pada seluruh indikator dengan persentase 100% (sangat layak). Disimpulkan bahwa prototype multimedia interaktif HaPi klak-klik berbasis PowerPoint yang dikembangkan sangat layak dan efektif untuk meningkatkan minat anak dalam kegiatan mengenal dan murojaah hadits pilihan, sehingga dapat direkomendasikan untuk digunakan dalam uji coba skala lebih luas.
Pengaruh Eksperiensial Learning Berbasis Alam terhadap Fokus Anak dalam Pembelajaran Mar'atus Nasywa, Nabila; Dwi Wardhani, Junita; Nuraini, Febritesna
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1152

Abstract

Konsentrasi belajar memiliki dampak besar terhadap hasil pembelajaran, ketika anak tidak dapat sepenuhnya fokus belajar, dapat dipastikan mempengaruhi perkembangan belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh eksperiensial learning berbasis alah terhadap fokus pembelajaran anak usia dini di TK Alam Surya Mentari, Surakarta. Penelitian merupakan jenis kuantitatif dengan post test only control group design dengan sampel jenuh sebanyak 16 siswa TK kelompok A. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan ceklis dilapangan dan kuesioner yang berupa daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden (orangtua) serta daftar cek atau checklist dengan menggunakan skala Guttman, skala pengukuran ini ada 1-5 yakni “sangat tidak baik, tidak baik, cukup baik, baik, sangat baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran eksperiensial berbasis alam mampu mempengaruhi fokus anak dalam pembelajaran. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil penilaian fokus pembelajaran anak yang dilakukan beberapa kali dan pengujian analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa experiencial learning dalam proses pembelajaran berbasis project (PBL) dapat diintegrasikan dalam sistem pembelajaran berbasis alam, dimana anak dapat belajar yang didampingi guru maupun orang tua untuk melihat alam lingkungan sekitar dalam suasana di luar kelas.  
Edukasi Interaktif Latih Anak Hidup Damai dan Bebas dari Narkoba Melalui Pendekatan Keluarga Supriyanto, Agus; Hendiani, Nurlita; Wahyudi, Amien; Nuraini, Febritesna; Prasetya, Arif Budi
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v4i2.166

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi memberikan dampak positif dan negatif bagi anak dan remaja. Namun, terdapat risiko peredaran narkoba akibat kurangnya dukungan keluarga. Urgensinya, keluarga memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan ketahanan anak. Tujuan: Program ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan interaktif berbasis keluarga guna menanamkan nilai-nilai hidup damai, keterampilan sosial, dan kesadaran anak sejak dini dalam menolak narkoba melalui pendekatan dialogis, bermain, dan simulasi, dengan melibatkan peran aktif orang tua. Metode: Metode ini memiliki tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan bercerita berbasis keluarga. Hasil: Hasil pendidikan interaktif dengan metode bercerita menanamkan nilai-nilai damai dan menolak narkoba pada anak. Anak menjadi lebih tanggap, dan orang tua merasa bahwa komunikasi positif bersifat konstruktif. Kesimpulan: Layanan ini membuktikan bahwa mendongeng berbasis keluarga secara efektif menanamkan nilai-nilai perdamaian, meningkatkan kewaspadaan anak terhadap bahaya narkoba, dan memperkuat komunikasi serta ketahanan emosional anak sejak usia dini.
PENGEMBANGAN E-MODUL AJAR BERBASIS FLIPBOOK PADA MATA KULIAH PROGRAM PENGEMBANGAN KELOMPOK BERMAIN ANAK USIA DINI: PENGEMBANGAN E-MODUL AJAR BERBASIS FLIPBOOK PADA MATA KULIAH PROGRAM PENGEMBANGAN KELOMPOK BERMAIN ANAK USIA DINI Ningsih, Sulastya; Nuraini, Febritesna; Hardiyanti, Waode Eti; Setiyowati, Endah
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2024): Pratama Widya April 2024
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v9i1.3529

Abstract

Increasing student knowledge requires the availability of adequate learning resources to support the learning process. The development of kvisoft flipbook-based teaching materials is one of the important components to attract students' attention, is easy to understand and can be accessed anywhere so that students can study independently and get good quality learning outcomes. The purpose of this research is to determine the design process for developing flipbook-based e-modules, the feasibility of e-modules, and determine student responses to e-modules teaching. This research method is the development of Research and Development using the ADDIE model which in its implementation uses 5 stages, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Limited trial with 50 third-semester students of PGPAUD UNG. Based on the results of the material validation assessment, media experts got score of 98.89% in the "very strong" interpretation category and student response sheets score of 89.45% in the "very strong" interpretation category. Therefore, that students have the motivation to learn independently, are able to review learning so that in class learning becomes two-way and student-centered. However, in this research, the researcher only applied basic competencies for compiling material in e-modules with the help of kvisoft flipbook so that in future research they can develop e-modules in other basic competencies and use a high-level approach that can help hone students' abilities in other subjects so that they can improve their skills in other subjects. there have been many developments in teaching materials that are easy for students to use in independent study.
Hybridization in the labor children's school curriculum: A multiperspective study Hidayat, Panji; Widodo, Hendro; Nuraini, Febritesna
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol. 11 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v11i1.a28640

Abstract

If education is not managed effectively, it will remain incomplete and produce suboptimal results. Additionally, the predominant workforce in Indonesian society often leads to less-than-optimal supervision of children, resulting in workplace anxiety and discomfort due to inadequate childcare. The discrepancy between school hours and parents' working hours often leads to neglect of children's studies. Consequently, the author is deeply motivated to elucidate the research objectives, which focus on identifying the model or format of curriculum hybridization suitable for children of workers and determining the necessary preparations for implementing such a hybrid curriculum at SD Muhammadiyah Warungboto Yogyakarta. This research aims to provide insights into appropriate curriculum hybridization and the requisite preparations for its implementation. The research methodology employed is qualitative descriptive, drawing upon several references related to curriculum hybridization. The findings underscore the crucial necessity of curriculum hybridization, particularly in fostering parental comfort with the educational system by integrating play theory and children's games into the school curriculum. SD Muhammadiyah Warungboto serves as a pivotal institution for developing and strengthening a curriculum tailored to the needs of children from working families. Preparatory measures encompass infrastructure enhancements, provision of playgrounds and gaming facilities, accommodation facilities, counseling services, teacher training initiatives, and the recruitment of instructors specializing in talent and the arts. In conclusion, the research highlights the significance of curriculum hybridization for children of working parents, given the prevalent 8-hour workday norm. The integration of the national curriculum with elements of play and games is paramount. Such integration demands comprehensive preparations, not only concerning infrastructure and teacher readiness but also in tailoring the curriculum to suit the unique needs and conditions of the children.
Kesiapan Belajar Anak melalui Jurnal Pagi di TK ABA Giwangan Yogyakarta Lailiyah, Ulfah; Nuraini, Febritesna
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i1.5

Abstract

Anak yang memiliki kesiapan dengan baik akan memiliki banyak keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar anak melalui kegiatan jurnal pagi di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah anak kelas A di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Objek pada penelitian ini adalah kesiapan belajar anak melalui jurnal pagi pada kelompok A di TK ABA Giwangan Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi anak berupa check-list. Analisis penelitian ini menggunakan teknik data reduction, data display, dan conclusion drawing atau veification Hasil penelitian kelompok A menunjukan kesiapan belajar melalui jurnal pagi menunjukan nilai positif pada diri anak, hal ini terlihat dari Munculnya minat belajar anak, yang cukup baik anak mampu menyelesaikan kegiatan,Minat yang bertahan, anak yang mengikuti kegiatan jurnal pagi mampu bertahan sampai pembelajaran usai, peningkatan belajar, terlihat saat kegiatan pembelajaran aspek-aspek perkembangan mampu berkembang dengan baik
Students' Learning Experiences With LMS Tes Teach In Flipped-Class Instruction Zainuddin, Zamzami; Hermawan, Hardika Dwi; Nuraini, Febritesna; Prayitno, Santo Mugi
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 4 No. 1 (2019): May 2019
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.465 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v4i1.24405

Abstract

The purpose of this study was to identify the impact of implementing a Learning Management System (LMS) "˜TES Teach' on students' learning experiences in a computer-assisted language learning (CALL) course with flipped-class instruction. For the data collection procedure, an individual interview with ten undergraduate students from an Indonesian college was conducted to demonstrate the potential impacts of the LMS in students' meaningful learning activities. The observation of students' learning activities on the LMS was also recorded to support the interview data. The LMS was adopted to distribute and receive information, thus, the students were able to monitor learning activities, learn the contents before coming to class, evaluate learning process, and interact with others outside of class hours. The finding of this study suggests that the LMS TES Teach is recommended to be performed in teaching CALL for higher education in Indonesia. It offers students' occasion to practice and enhances their listening, writing, reading and vocabulary skills in and out-of-class times. It also prepares students to get ready for classroom activities in term of conversations and speaking skills. The further use of the LMSs should become often-visited sites by students for learning activities and replaced other non-educational favorite websites. Finally, this study recommends that the Ministry of Research, Technology and Higher education or policymakers in Indonesia, including instructors, students, and community members, must be actively involved in developing, supporting, and maintaining a transformed learning culture, from being traditional to a technology-based learning environment.
Beyond School Contact: Two-Way Teacher–Parent Communication and Parental Involvement in Islamic Early Childhood Education Nuraini, Febritesna; Saryono, Djoko; Latif, Abdul; Zain, Azizah Binti; Ishaq, M.; Sudarsono, Bambang; Supriyanto, Agus
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2025.112-15

Abstract

Purpose – This study examines whether two-way teacher–parent communication is associated with parental involvement in Islamic early childhood education institutions. It addresses the limited empirical attention given to two-way communication as a distinct relational construct within faith-based early childhood education.Design/methods/approach – The study employed a quantitative correlational design. Data were collected from 175 valid parent responses drawn from Islamic early childhood education institutions in Yogyakarta City, most of which were part of the ’Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten network. The data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression.Findings – The results show a statistically significant positive association between two-way teacher–parent communication and parental involvement. higher levels of reciprocal and responsive communication were associated with higher reported parental involvement. The coefficient of determination (R² = 0.294) indicates that two-way teacher–parent communication explained a moderate proportion of the variance in parental involvement, while a substantial proportion remained attributable to factors outside the model.Research implications/limitations – The study contributes to the literature by treating two-way communication as a specific interactional construct rather than a general background dimension of school–family relations. However, the cross -sectional correlational design, reliance on self-reported data, and focus on a single urban context limit causal inference and broader generalizability.Practical implications – The findings highlight the need for early childhood institutions, particularly in culturally embedded and resource-constrained contexts, to shift from one-way information delivery to dialogic, responsive communication. In Islamic early childhood settings, culturally aligned and relational communication practices can strengthen sustained parental engagement through interactive and trust-based partnerships.Originality/value – This study contributes to Global South scholarship by providing empirical evidence from Islamic early childhood education in Indonesia, a context underrepresented in the literature. It advances the field by conceptualizing two-way communication as a distinct dialogic and relational construct, offering a context-sensitive perspective that challenges dominant Western-centric models of family–school partnerships.Paper type Research paper