Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Education Curiosity

Persepsi Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin Mahrita, Mahrita; Tunnoor, Saidah; Hartati, Hartati; Fitriani, Nurul Huda
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis persepsi guru dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, sumber data penelitian di peroleh dari tiga orang guru kelas 1 dan 4 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga guru hanya satu guru yang tidak sependapat bahwa kurikulum merdeka sesuai dengan kebutuhan peserta didik, namun untuk kebehasilan kurikulum merdeka dalam memberikan pelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik semua guru setuju, namun semua guru sependapat bahwa kurikulum merdeka sangat sulit dalam mempelajarinya sehingga perlu pelatihan khusus agar tidak salah dalam menerapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Layanan Konseling Individu di SMK Negeri 1 Banjarbaru Hartati, Hartati; Ariani, Alpha; Mahrita, Mahrita; Phramesti, Retno
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 3 (2025): April-Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v3i3.1224

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat penggali data. Subyek dalam penelitian ini adalah guru BK, 10 orang siswa dan wakil kepala sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru BK menggunakan layanan konseling individu untuk menyelesaikan masalah sosial maupun pembelajaran siswa, salah satunya tentang kepercayaan diri siswa. Tahap- tahap konseling individu ada tiga tahapan, yaitu tahap awal, pada tahap ini membangun hubungan yang baik antara guru BK dan siswa. Kedua, tahap pertengahan atau kerja, guru BK mengartikan permasalahan yang dilami oleh siswa. Ketiga, tahap akhir guru BK memberikan solusi kepada siswa. Hambatan dalam pelaksanaan layanan konseling individu yaitu, jumlah siswa yang sangat banyak menyebabkan guru BK kurang fokus dalam menyelesaikan masalah siswa. Siswa juga cenderung menganggap guru BK sebagai guru killer atau polisi sekolah, sehingga siswa jadi ragu untuk datang ke guru BK dan timbul kesalahpahaman antara siswa dengan guru BK. Solusi untuk hambatan dalam pelaksanaan layanan konseling individu, guru BK harus lebih pro aktif dalam mencari informasi siswa dan mendekatkan diri ke siswa agar mereka mau datang guru BK sehingga siswa tidak lagi mengganggap guru BK sebagai guru killer atau polisi sekolah. Hasil yang diperoleh siswa sebelum mengikuti konseling dan setelah mengikuti konseling bahwa ada perubahan pada diri siswa, yaitu kepercayaan diri yang meningkat.