Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DOMINASI FAKTOR KEJADIAN KEK PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAPAI KOTA PADANG Arikhman, Nova; Putri, Anjeli Amelia; Hanum, Novia Zulfa; Hidayat, Hilda; Rusti, Sukarsi; Rahmadian, Tosi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3174

Abstract

KEK berdampak terhadap kejadian anemia pada ibu hamil, sedangkan pada janin dapat mengakibatkan BBLR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dominan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil trimester II di wilayah kerja Puskesmas Lapai Kota Padang tahun 2023. Jenis Penelitian kuantitatif dengan desain crosss sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2022 sampai September 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Lapai. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 ibu hamil trimester II, dan pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis uji statistik yang digunakan adalah uji Chi square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian didapat 55,6% responden mengalami KEK, 55,6% responden memiliki pengetahuan masih rendah, 75,0% responden memiliki pola makan yang kurang tepat dan 52,8% responden memiliki pendapatan keluarga yang masih dibawah UMR. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan pengetahuan (p-value = 0,000), pola makan (p-value = 0,004) dan pendapatan keluarga (p-value = 0,003) dengan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lapai tahun 2023. Hasil analisis multivariat yaitu pola makan dengan nilai OR 6,4. Disarankan untuk ibu hamil dapat mengatur pola makannya dengan lebih meningkatkan jenis, jumlah dan frekuensi makanan yang dikonsumsi serta mengonsumsi makanan yang beraneka ragam untuk mencegah status KEK selama hamil.
Upaya Promotif Dan Preventif Melalui Gebyar Tablet Tambah Darah, Edukasi Kespro Dan Phbs Sebagai Langkah Awal Pencegahan Stunting Pada Remaja Di Pondok Pesantren Darul Ulum Kota Padang Devita, Hendri; Pasalina, Putri Engla; Sari, Nirmala; Amran, Vitri Yuli Afni; Sari, Novi Maya; Hidayat, Hilda; Khairil, Jem
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2099

Abstract

Anemia saat ini masih  merupakan salah satu dari  masalah  gizi  yang ada di Indonesia .  Berdasarkan hasil Riskesdas  (2018)  proporsi anemia  ibu hamil sebesar  46,9%  dan anemia  remaja sebesar  48,9%. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan membuat remaja sering mengantuk pada saat belajar disekolah. Kesehatan seorang remaja  sangat  menentukan  keberhasilan dari  pembangunan kesehatan, terutama  dalam  upaya mencetak kualitas generasi penerus bangsa  dimasa  depan.mengingat mereka adalah para calon ibu yang akan hamil dan  melahirkan seorang bayi, maka  pengetahuan remaja  tentang konsumsi  tablet tambah  darah atau Fe ditekankan  lagi, jika pengetahuan remaja  sudah  baik maka hal ini akan  meminimalisir risiko  kematian ibu  melahirkan, premature  dan BBLR, juga mencegah stunting pada anak yang dilahirkan. Remaja sebaiknya  mengkonsumsi Fe karena tiap bulannya mengalami  menstruasi.  Fe  berguna  untuk mengganti zat besi yang  hilang dan memenuhi  kebutuhan zat  besi  yang belum  tercukupi dari  makanan. Gebyar tablet tambah darah, Edukasi  Kespro, PHBS kegiatan yang penting  dilakukan di Ponpes Darul Ulum Kota Padang,  disebabkan munculnya masalah Anemia dan masalah Kespro serta  PHBS.  Ponpes merupakan suatu tempat pendidikan dan pengajaran yang menekankan pada pelajaran agama Islam dan didukung dengan asrama sebagai tempat tinggal santri. Darul ‘Ulum merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kota Padang, dengan jumlah santriwati sebanyak 120 orang.  Pondok pesantren Darul ‘Ulum terletak di Kelurahan Aie Pacah Kecamatan Koto Tangah. Dari segi wilayah cukup bagus dengan udara yang belum terkontaminsai oleh banyak polusi,  dari segi bangunan dan tata ruang masih kurang teratur karena masih dalam proses pembangunan.