Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan Pertambangan: Antara Formalitas dan Tanggung Jawab Nyata Terhadap Nilai Perusahaan Hilma Harmen; Dinni Ria Anggita; Muhammad Afdal; Okta Vianie Situmorang; Rotua Julianti Simare Mare; Shella Anjelika Br Tampubolon; Yulan Hutabarat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9879

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan akibat aktivitas operasionalnya. Pada perusahaan pertambangan, pelaksanaan CSR sangat penting karena kegiatan pertambangan berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan CSR pada PT Aneka Tambang Tbk UBPN Sulawesi Tenggara agar program yang dijalankan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu. Analisis didasarkan pada teori stakeholder dan konsep Triple Bottom Line yang menekankan keseimbangan antara aspek profit, people, dan planet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR telah dilaksanakan pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti penyaluran bantuan yang belum optimal, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum maksimalnya dampak program terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. Selain itu, CSR masih sering dipandang sebagai pemenuhan kewajiban regulasi sehingga manfaatnya belum sepenuhnya berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi CSR melalui penyusunan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, peningkatan transparansi perusahaan, pelibatan stakeholder dalam pengambilan keputusan, serta penguatan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, mengurangi dampak negatif pertambangan, dan memperkuat keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.
Analisis Preferensi Siswa Terhadap Program Bantuan Pendidikan: Studi Komparatif Antara Makanan Bergizi Gratis (MBG) Dan Sekolah Gratis: Sumatera Utara Muhammad Afdal; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sundari Lisadin; Dinni Ria Anggita; Alifya Dzihni Innayah; Chelsy Nainggolan
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v6i2.10583

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam upaya mewujudkan pemerataan pendidikan, pemerintah Indonesia menghadirkan berbagai program bantuan pendidikan, di antaranya Program Sekolah Gratis dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa terhadap kedua program tersebut serta mengetahui pengaruhnya terhadap motivasi dan konsentrasi belajar siswa di MAN 1 Model Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki pandangan yang beragam terhadap kedua program. Sebagian besar siswa memandang Program Sekolah Gratis lebih membantu dalam mengurangi beban biaya pendidikan dan mendukung keberlanjutan sekolah. Di sisi lain, Program MBG dipandang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan gizi yang berpengaruh terhadap kesehatan, energi, motivasi, dan konsentrasi belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua program memiliki manfaat yang saling melengkapi dalam mendukung kualitas pendidikan. Program Sekolah Gratis berperan dalam meningkatkan akses dan keberlanjutan pendidikan, sedangkan Program MBG membantu meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui pemenuhan kebutuhan gizi siswa. Oleh karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan integrasi kedua program agar kebijakan pendidikan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nyata siswa. Kata Kunci: Pendidikan, Preferensi Siswa, Sekolah Gratis, Makan Bergizi Gratis, Motivasi Belajar