Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam upaya mewujudkan pemerataan pendidikan, pemerintah Indonesia menghadirkan berbagai program bantuan pendidikan, di antaranya Program Sekolah Gratis dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi siswa terhadap kedua program tersebut serta mengetahui pengaruhnya terhadap motivasi dan konsentrasi belajar siswa di MAN 1 Model Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap 100 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki pandangan yang beragam terhadap kedua program. Sebagian besar siswa memandang Program Sekolah Gratis lebih membantu dalam mengurangi beban biaya pendidikan dan mendukung keberlanjutan sekolah. Di sisi lain, Program MBG dipandang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan gizi yang berpengaruh terhadap kesehatan, energi, motivasi, dan konsentrasi belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua program memiliki manfaat yang saling melengkapi dalam mendukung kualitas pendidikan. Program Sekolah Gratis berperan dalam meningkatkan akses dan keberlanjutan pendidikan, sedangkan Program MBG membantu meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui pemenuhan kebutuhan gizi siswa. Oleh karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan integrasi kedua program agar kebijakan pendidikan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nyata siswa. Kata Kunci: Pendidikan, Preferensi Siswa, Sekolah Gratis, Makan Bergizi Gratis, Motivasi Belajar