Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT DAN PENGURUS TERHADAP EFEKTIVITAS KOPERASI MERAH PUTIH DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI BANDAR KHALIPAH Ika Khairi Dzaky Nasution; Parlaungan Gabriel Siahaan; Laura Natalia Naibaho; Sakila Putri; Yulan Hutabarat; Zaskia Maghfirah Ramadhani Siregar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 7 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i7.2026.1609-1618

Abstract

Koperasi merupakan lembaga ekonomi rakyat yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat dan pengurus terhadap efektivitas Koperasi Merah Putih dalam pemberdayaan UMKM di Desa Bandar Khalipah, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada masyarakat dan anggota koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pandangan yang cenderung positif terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih karena koperasi dianggap mampu membantu masyarakat dalam memperoleh modal usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil. Namun, persepsi positif tersebut masih bersifat umum dan belum didasarkan pada pemahaman yang mendalam mengenai sistem serta mekanisme pelaksanaan koperasi. Masyarakat pada umumnya hanya mengetahui koperasi sebagai lembaga yang identik dengan bantuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan koperasi belum berjalan secara maksimal karena masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pendanaan, kurangnya sosialisasi, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum optimalnya pengelolaan organisasi. Dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan, koperasi mencerminkan implementasi nilai demokrasi ekonomi, partisipasi warga negara, dan semangat gotong royong dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas Koperasi Merah Putih masih berada pada tahap pengembangan sehingga diperlukan peningkatan transparansi, sosialisasi, dan penguatan manajemen koperasi agar mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta pemberdayaan UMKM secara optimal.
Optimalisasi Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan Pertambangan: Antara Formalitas dan Tanggung Jawab Nyata Terhadap Nilai Perusahaan Hilma Harmen; Dinni Ria Anggita; Muhammad Afdal; Okta Vianie Situmorang; Rotua Julianti Simare Mare; Shella Anjelika Br Tampubolon; Yulan Hutabarat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9879

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan akibat aktivitas operasionalnya. Pada perusahaan pertambangan, pelaksanaan CSR sangat penting karena kegiatan pertambangan berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan CSR pada PT Aneka Tambang Tbk UBPN Sulawesi Tenggara agar program yang dijalankan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu. Analisis didasarkan pada teori stakeholder dan konsep Triple Bottom Line yang menekankan keseimbangan antara aspek profit, people, dan planet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR telah dilaksanakan pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti penyaluran bantuan yang belum optimal, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum maksimalnya dampak program terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. Selain itu, CSR masih sering dipandang sebagai pemenuhan kewajiban regulasi sehingga manfaatnya belum sepenuhnya berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi CSR melalui penyusunan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, peningkatan transparansi perusahaan, pelibatan stakeholder dalam pengambilan keputusan, serta penguatan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, mengurangi dampak negatif pertambangan, dan memperkuat keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.