Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Fundraising dan Pengembangan Bidang Usaha dalam Mewujudkan Kemandirian Lembaga Pendidikan Islam Revo Fariz Al Kabir; Hani Al Falah; Ahmad Bayhaqi; Amelia Amelia; Ade Sofyan Mulazid
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11434

Abstract

Keterbatasan pendanaan masih menjadi persoalan utama bagi lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren dan madrasah swasta yang bergantung pada iuran peserta didik serta donasi insidental. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi fundraising, model pengembangan bidang usaha, dan integrasi keduanya dalam mewujudkan kemandirian finansial lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap artikel ilmiah, buku, dan regulasi yang relevan, terutama terbitan 2020–2025. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi tema, perbandingan antarsumber, dan penarikan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa fundraising menjadi efektif apabila dilaksanakan secara profesional melalui diversifikasi sumber dana, pemanfaatan zakat, infak, sedekah, wakaf produktif, hibah, kemitraan alumni, tanggung jawab sosial perusahaan, serta kanal digital. Keberlanjutan penghimpunan sangat dipengaruhi oleh transparansi, akuntabilitas, basis data donatur, komunikasi program, dan evaluasi berkala. Pengembangan bidang usaha melalui koperasi pesantren, perdagangan, jasa, agribisnis, dan kewirausahaan santri dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan sekaligus menjadi sarana pembelajaran praktis. Integrasi dana sosial-keagamaan sebagai modal aset produktif dengan surplus usaha untuk membiayai pendidikan membentuk siklus pembiayaan yang lebih mandiri. Model tersebut memerlukan pemisahan pengelolaan keuangan, kepemimpinan visioner, sumber daya manusia kompeten, pengendalian risiko, dan tata kelola yang baik. Penelitian merekomendasikan pembentukan unit fundraising profesional dan badan usaha milik pesantren yang terkoordinasi dalam peta jalan kemandirian lembaga secara berkelanjutan.
Analisis Kebijakan Pesantren Ramah Anak dalam Perspektif Perlindungan Hak Anak di Lembaga Pendidikan Keagamaan Abdul Aziz; Tiara Melani; Riyan Irhamsyah; Amelia Amelia; Maya Yunus
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v6i1.10841

Abstract

The Child-Friendly Islamic Boarding School (Pesantren Ramah Anak/PRA) policy is a strategic effort to create a safe, inclusive, and child rights-oriented environment in Islamic boarding schools. This article analyzes the Child-Friendly Islamic Boarding School policy from the perspective of Islamic Education Management and its relationship with child rights protection in religious educational institutions. The research uses a qualitative approach through literature study and policy analysis of regulations, Islamic education management literature, and previous studies. Data analysis was conducted using content analysis techniques based on the functions of Islamic education management, namely planning, organizing, implementing, and supervising. The results of the study show that the Child-Friendly Islamic Boarding School policy is in line with the principles of Islamic Education Management, particularly the values of justice, trust, and benefit, but still faces implementation obstacles such as limited human resources, weak supervision, and resistance from the boarding school culture. This study confirms that the success of the Child-Friendly Islamic Boarding School policy depends on strengthening integrated and sustainable Islamic education management to ensure the protection of children's rights.