Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENINGKATAN KERJASAMA DAN PERSEFAHAMAN BAGI KOMUNITAS PEDAGANG DAN PENGUSAHA MELAYU DI MALAYSIA Zuhriyah, Nur Azizah; Khulsum, Umi; Risna, Meilia; Utami, Pertiwi; Mustaffa, Abaidullah Bin; Basrowi, Basrowi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33052

Abstract

Mitra pada kegiatan international community service ini adalah para pedagang dan pengusaha yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Melayu Malaysia (PERDASAMA) di Malaysia. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah (1) belum adanya kerjasama komunitas pedagang dan pengusaha Melayu Malaysia dengan Asosiasi akademisi dan Universitas Antarbangsa dalam rangka meningkatkan ekonomi dan bisnis syariah di kancah global; (2) belum optimalnya keterampilan manajerial keuangan dan bisnis syariah yang dilakukan selama ini; (3) belum maksimalnya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); dan (4) masih rendahnya pengetahuan tentang inovasi baru dan pemanfaatan teknologi dalam bisnis. Dari empat permasalahan yang diidentifikasi, solusi yang dilakukan adalah; (1) pelaksanaan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Uniti Asia Group, ASEAN Academic Asosiation (AAA), dan PERDASAMA; (2) berbagi keterampilan dan pengalaman dengan para Tim dan delegasi dari berbagai Universitas dari Indonesia; (3) melaksanakan seminar yang berfokus pada strategi pengembangan UMKM, akses terhadap modal usaha, dan pemasaran produk berbasis e-commerce dan media sosial; (4) berbagi pengetahuan dengan melakukan diskusi grub yang dipimpin oleh Tim tentang peran inovasi baru dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing bisnis syariah secara global. Metode penelitian fokus grub discussion (FGD) memandu pelaksanaan kegiatan yang menekankan pada interaksi dan perilaku mitra. Setelah pelaksanaan kegiatan selesai dilakukan; (1) terjalin hubungan yang baik antara institusi dalam bidang kolaborasi penelitian, pertukaran ilmiah dan akademik serta program pelatihan dan pengembangan; (2) memperoleh pengalaman baru dalam hal keterampilan manajemen, kepemimpinan, dan komunikasi untuk memahami konsumen serta menggunakan informasi yang diperoleh untuk mempromosikan bisnisnya; (3) meningkatnya pengetahuan tentang strategi pengembangan UMKM di era modern; dan (4) meningkatnya pengetahuan tentang cara menciptakan inovasi dan implementasi teknologi untuk bisnis keberlanjutan. Dapat simpulkan bahwa program yang telah dilakukan mampu memberikan dampak yang berarti bagi keberlangsungan mitra di masa depan
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia khulsum, umi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Return on Assets (ROA) terhadap harga saham sertahubungan Debt to Equity Ratio (DER) dengan harga saham perusahaan perbankan diBursa Efek Indonesia tahun 2020–2022. Studi ini bertujuan untuk memahami korelasi danpengaruh parameter keuangan terhadap harga saham, berdasarkan hasil penelitiansebelumnya yang memberikan temuan yang bervariasi mengenai dampak ROA dan DERterhadap harga saham.Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan datasekunder dari laporan keuangan perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI)untuk tahun 2020-2022.Penelitian ini menggunakan kuantitatif, dianalisis menggunakanregresi linier berganda dengan SPSS. Tujuannya adalah menguji hubungan antara Returnon Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan harga saham untuk mengidentifikasipengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham. Penelitian ini menemukan bahwa baikReturn on Assets (ROA) maupun Debt to Equity Ratio (DER) tidak secara signifikanmempengaruhi harga saham perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia pada periode2020-2022. Saran diberikan untuk pelaku ekonomi agar mempertimbangkan kondisikeuangan perusahaan sebelum berinvestasi. Bagi peneliti berikutnya, disarankan untukmempertimbangkan variabel tambahan seperti LDR, CAR, ROE, dan DAR untuk studiyang lebih mendalam.
INTEGRATING TNFD INTO GREEN FINANCE TO SUPPORT AN INCLUSIVE AND SUSTAINABLE ECONOMIC TRANSFORMATION IN SUMATRA Khulsum, Umi; Utami, Pertiwi; Risna, Meilia; Zuhriyah, Nur azizah; Muzammil, Rozina
Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 (2025): Special Volume for International Collaboration
Publisher : LP2M IBK Nitro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the potential implementation of the Taskforce on Nature-related Financial Disclosures (TNFD) to strengthen green finance and sustainable economic transformation in Sumatra. The research background includes the global economic crisis, post-pandemic recovery gaps, and the need for transparency in Green Finance. This study uses a qualitative approach and policy review based on secondary data from Bank Indonesia, Statistics Indonesia (BPS), the Ministry of Finance, the Financial Services Authority (OJK), and TNFD documents. The results show that the success of TNFD implementation in Sumatra is strongly influenced by the synergy of monetary, fiscal, and macroprudential policies as well as the readiness of financial institutions to adopt nature risk disclosure. Strategic sectors such as food, renewable energy, and downstreaming have significant potential to become models for TNFD implementation through digital reporting. This study recommends the development of a TNFD integration roadmap, strengthening of the national data center, and green finance incentives to attract green investment. These findings contribute to the green finance literature and provide policy implications for inclusive and sustainable economic growth in the region.
Penguatan Kolaborasi Ekonomi dan Bisnis Perantau Indonesia di Malaysia melalui Pendekatan FGD dalam Kegiatan Majlis Himpunan Erat Dagang Malaysia–Indonesia Ronaldo, Reza; Khulsum, Umi; Risna, Meilia; Utami, Pertiwi; Zais, Ferliansyah; Ramatullah, Risen Anugrah; Subra, Laila; Putri, Kiara Basmala; Setiyo, Muhammad Sunni
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.676

Abstract

This international community service program (PKM) aimed to strengthen economic and business collaboration between Indonesian diaspora entrepreneurs in Malaysia and academic institutions in Indonesia. Implemented through a Focus Group Discussion (FGD) approach on August 23–24, 2025, at the Dewan Majlis Perundingan Melayu (MPM), Kuala Lumpur, the program involved 120 participants representing Indonesian universities, the Malaysia International Marketing & Trade Chamber (MIMTC), Persatuan Anak Rantau Indonesia (PARI) Malaysia, and GEO Artha Holding Sdn. Bhd. The program’s success indicators included the signing of 14 Memoranda of Understanding (MoU), the establishment of the ASEANACA Business & Research Council, and measurable improvements in participants’ understanding of business legality, digital literacy, and cross-border collaboration strategies. Post-FGD evaluation showed that 78% of participants gained new business partners, while 65% reported increased knowledge of Malaysian business regulations. Overall, the program generated direct impacts in expanding diaspora MSME networks, strengthening academic diplomacy, and enhancing the economic resilience of Indonesian migrant communities in Malaysia. This initiative reflects a concrete contribution to the internationalization of community service within the framework of the Tri Dharma of Higher Education.
Meningkatkan Daya Saing dan Kesiapan Kerja Santri melalui Edutechnopreneurship Berbasis AI dengan Pendekatan Neurocoaching Utami, Pertiwi; Khulsum, Umi; Purnamasari, Sinta Ayu; Basrowi, Basrowi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.667

Abstract

This community engagement program sought to strengthen the competitiveness and work readiness of 30 Islamic boarding school students through AI-based edutechnopreneurship supported by a neurocoaching approach. The program addressed key challenges faced by pesantren, including limited vocational skills, low digital literacy, and lack of entrepreneurial mindset among students. Activities included training in halal bakery production, AI-assisted digital marketing, and Sharia-compliant business bookkeeping, implemented through a Participatory Action Research (PAR) framework. The integration of hands-on practice and neurocoaching reinforced students' growth mindset, motivation, and entrepreneurial skills. Pre-post assessments revealed that 86.7% of participants achieved competency across technical, digital, and managerial domains, surpassing the initial target of 80%. Outcomes included enhanced vocational abilities in bakery production, improved digital marketing capacity through social media and e-commerce platforms, better understanding of Sharia financial recording, and the establishment of a small-scale bakery unit. This unit serves as a foundation for advancing pesantren-based economic empowerment and provides a sustainable business model for future replication in similar Islamic educational institutions.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MTS Khulsum, Umi; Banowati, Eva
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5483

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek sangat cocok diterapkan pada siswa jenjang MTs (Sekolah Menengah Pertama Islam) atau sederajat. Untuk menerapkan kurikulum berbasis kasih sayang (KBC) yang dalam praktiknya menuntut tindakan nyata dari siswa, model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) sangat tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sederajat MTs. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengukur sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan persentase profil dimensi lulusan siswa pada aspek keimanan dan ketakwaan, kewarganegaraan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi.
Beyond Halal Certification: Restaurant Standards, Spatial Governance, and Tax Compliance in Islamic Economic Perspective Surya, Muhammad Arsyadillah; Setiawan, Jerry Wahyu; Amalia, Kuni Katika; Khulsum, Umi; Arsyad, Abd Rahim
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i2.1357

Abstract

Studies on halal standards in restaurants have generally focused on certification, the halalness of raw materials, and compliance with production processes. This approach is important, but it does not fully reflect the complexity of business governance from an Islamic economic perspective. This article starts from the assumption that halal standards cannot be understood simply as certificate ownership, but rather as a system encompassing space management, operational management, and compliance with fiscal obligations. This research uses a qualitative literature review method by examining various sources related to halal regulations, food service industry spatial planning, and tax compliance within the framework of Islamic economic law. The study's findings indicate that halal integrity is closely related to kitchen zoning, production process separation, hygiene standards, and supply chain oversight. Furthermore, tax compliance, from an Islamic economic perspective, can be interpreted as part of social responsibility and a contribution to the public good. Therefore, halal standards for restaurants need to be placed within a broader governance framework, simultaneously integrating religious, regulatory, and socio-economic dimensions. This article offers a conceptual contribution by reconstructing halal standards as a multidimensional system that not only guarantees product legitimacy but also reflects the principles of fairness, responsibility, and sustainability in business practices. The proposed framework is expected to enrich academic discourse and serve as a reference for regulators and business actors in developing more comprehensive restaurant governance that aligns with Islamic economic values.