Aris Munandar
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Character Is Caught, Not Taught: Narrative Inquiry into How Santri Experience Moral Formation, Kiai Authority, and Character Education in Indonesian Pesantren Husna Nashihin; La Hadisi; Sugito Sugito; Aris Munandar; Zulkifli Musthan; Anzar Aquil
International Journal of Educational Narratives Vol. 4 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v4i4.4227

Abstract

Background. The study is motivated by the increasing attention to character education as a response to moral crises, social transformation, and challenges of Islamic education in the digital era. Purpose. This study aims to analyze the development of scientific publications on character education in Islamic boarding schools during the 2016–2025 period through a bibliometric approach. Method. The research employed a bibliometric method using data obtained from the Scopus database. Data collection was conducted using keywords related to character education, moral education, pesantren, Islamic boarding school, and Islamic education. After the screening process based on publication year, document type, and language, 111 documents were selected and analyzed using VOSviewer software. Results. The findings reveal that publications on character education in pesantren increased significantly after 2020 and reached their peak during 2024–2025. Research themes evolved from normative approaches toward more multidisciplinary issues such as religious moderation, anti-bullying, digital transformation, and entrepreneurship. Indonesia emerged as the dominant contributor to publications in this field, accounting for approximately 90% of the analyzed documents. Conclusion. This study contributes by providing a scientific mapping of research trends, collaboration networks, and future research opportunities related to character education in Islamic boarding schools based on a predominantly Indonesian research landscape indexed in Scopus. The findings confirm that pesantren-based character education holds a strategic role in the development of contemporary Islamic education while highlighting opportunities for broader international collaboration and comparative research.
ISLAMIC WORLDVIEW DI DUNIA PENDIDIKAN Syaiful Anam; Aris Munandar; Listiatul Wahada
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 Juni (2019): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v1i1.2

Abstract

Islamic worldview adalah pandangan hidup yang dimulai dari konsep ke- Esaan Tuhan (syahadad) yang berimplikasi pada keseluruhan kegiatan manusia di dunia.Islamic worldview diartikan juga sebagai visi tentang realitas dan kebenaran, yang terbaca oleh mata hati kita dan yang menerangkan tentang hakikat wujud yang sesungguhnya, sebab totalitas dunia wujud itulah yang diproyeksikan Islam. Profesionalisasi dunia pendidikan yang terintegrasi dengan Islamic worldview mengandung arti peningkatan segala daya dan usaha dalam rangka pencapaian secara optimal layanan yang akan diberikan kepada masyarakat. Pengembangan dunia pendidikan dimaksudkan untuk merangsang, memelihara, dan meningkatkan kompetensi siswa dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran yang berdampak pada peningkatan mutu hasil belajar siswa dan memiliki pandangan hidup Islami. Hal yang paling utama yang harus diperhatikan dalam membangun peradaban umat adalah cara pandang terhadap Islam. Artinya pandangan umat Islam harus menggunakan pandangan atau cara berpikir yang berasas Islam, menghadirkan Islam dalam semua lini kehidupan baik Politik, Ekonomi, Pendidikan, Sains dan sektor-sektor lainnya. Sebab Islam yang bersumber dari Alquran membahas secara universal tentang politik. Tatanan pemerintahan yang sesuai agar bisa menjalankan syariat, bagaimana menata kehidupan yang baik dan wilayahnya bisa berdaulat dan bermartabat juga rakyatnya bisa sejahtera. Peradaban Islam adalah peradaban yang dibangun oleh ilmu pengetahuan Islam yang dihasilkan dari pandangan hidup Islam. membangun peradaban Islam harus dimulai dengan membangun pemikiran umat Islam, meskipun tidak berarti kita berhenti membangun bidang-bidang lain. Mengubah Islamic world view/framework atau cara pandang umat kepada cara pandang Islam (prinsip Islam) adalah kunci bangkitnya peradaban Islam. Sebab peradaban itu muncul dari pandangan yang melahirkan tindakan dan berbuah Ilmu Pengetahuan.