Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Efektivitas Peer Education dan Positive Affirmation dalam Meningkatkan Perilaku Ibu Pencegahan Stunting Noviana, Ulva; Haris, Mustofa; Suryaningsih, Merlyna
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 9 No 2 (2025): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v9i2.592

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang. Studi pendahuluan menunjukkan perilaku pencegahan stunting masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas peer education dan positive affirmation dalam meningkatkan perilaku pencegahan stunting. Metodologi: Penelitian menggunakan desain quasi experiment pada September–Oktober 2024. Variabel independen adalah peer education dan positive affirmation, sedangkan variabel dependen meliputi sikap, efikasi diri, niat, dan perilaku. Populasi penelitian yaitu 48 ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan. Sampel terdiri dari 16 ibu kelompok perlakuan di Desa Jeddih dan 16 ibu kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Intervensi diberikan pada kelompok perlakuan berupa peer education dan video self-affirmation sebanyak dua kali, masing-masing 30 menit selama dua bulan. Kelompok kontrol memperoleh konseling bidan di posyandu. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan Spearman Rank. Hasil: Uji Mann-Whitney menunjukkan sikap berbeda signifikan (p=0,016 <0,05), dan efikasi diri menunjukkan perbedaan (p=0,021 <0,05). Terdapat hubungan antara sikap dan niat (p=0,002), efikasi diri dan niat (p=0,000), serta niat dan perilaku (p=0,008). Kesimpulan: Peer education dan positive affirmation terbukti efektif meningkatkan perilaku pencegahan stunting. Mendengarkan pengalaman teman sebaya mengenai pola pengasuhan yang berisiko menyebabkan stunting membantu ibu membentuk pengetahuan, sikap, dan keyakinan diri yang lebih positif. Tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan diharapkan berperan aktif mendukung upaya penurunan prevalensi stunting melalui peningkatan perilaku pencegahan berbasis edukasi dan penguatan psikologis ibu