Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Klasifikasi Keputusan Investasi Di Masa Pandemi Covid-19 Dengan Menggunakan Naive Bayes Madina Rinestu; I Made Indra P; Budi Marsanto
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v3i4.871

Abstract

Sektor investasi merupakan salah satu hal yang krusial dalam perekonomian suatu negara. Kajian mengenai pola investasi para investor pada era pandemi secara komprehensif diperlukan untuk mengetahui potensi investasi pada era pandemi dengan menganalisa korelasi antara demografi dengan keputusan investasi yang dilakukan oleh investor. Klasifikasi dilakukan ke dalam beberapa kelas tertentu dengan menggunakan metode Naïve Bayes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan accidental sampling dalam pengumpulan data yang terdiri dari 107 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk investasi yang menjadi mayoritas pilihan responden pada era pandemi adalah emas dan reksadana. Hasil analisa dengan menggunakan Naïve Bayes terhadap 6 variabel posterior memberikan beberapa deskripsi, diantaranya nilai probabilitas prior untuk tidak menambah investasi lebih besar dari menambah investasi. Kelompok investor yang menambah investasi memiliki pola pilihan instrumen investasi yaitu reksadana, emas, deposito dan saham. Kata kunci: Dampak Covid-19, Pola Investasi, Naïve Bayes
ANALISIS KEBUTUHAN ASURANSI UNTUK PESERTA OLAHRAGA DIVING Maolani, Rukaesih A.; Robidi; Marsanto, Budi
Premium Insurance Business Journal Vol. 8 No. 1 (2021): PREMIUM INSURANCE BUSINESS JOURNAL
Publisher : P3M Trisakti School of Insurance (TSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.956 KB)

Abstract

Along with the development of marine tourism in Indonesia, diving is a type of sport that is increasingly in demands. Many diving associations have sprung up, making diving a new trend in society. Diving is an outdoor activity in the open sea that has risks to health and safety compared to other outdoor activities. Diving or scuba diving is a fairly safe activity, but there are many health and safety risks that can occur that must be considered. Based on several events experienced by divers that resulted in the loss of their lives, the problem in this study is formulated as follows: 1). Does scuba diving need insurance to mitigate the risk of accidents that may be experienced while doing their activities, 2). What type of insurance is required. The results showed that scuba diving activities need insurance and the types of insurance required are: loss insurance and accident / life insurance. The research was conducted with a quantitative descriptive method. The results showed that the respondents are willing to participate in insurance
PENENTUAN CADANGAN KLAIM IBNR MENGGUNAKAN METODE CHAIN LADDER DAN INFLATION ADJUSTED CHAIN LADDER PADA ASURANSI MARINE Saragih, Dearmayanti; Haryanto, Dwi; Marsanto, Budi
Premium Insurance Business Journal Vol. 10 No. 1 (2023): PREMIUM INSURANCE BUSINESS JOURNAL
Publisher : P3M Trisakti School of Insurance (TSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35904/premium.v10i1.22

Abstract

Pembayaran klaim dapat dilakukan tidak lama setelah klaim dilaporkan, namun pada beberapa jenis asuransi tertentu, terkadang pembayaran klaimnya membutuhkan waktu yang cukup lama dihitung dari saat terjadinya klaim, seperti klaim asuransi marine. Perusahaan Asuransi wajib menyediakan dana siap pakai secara tepat untuk memenuhi kewajiban kepada tertanggung atau pemegang polis. Perbedaan nilai mata uang saat pemegang polis melakukan klaim dan perusahaan asuransi melakukan pembayaran klaim menyebabkan perbedaan nilai uang yang harus disediakan perusahaan berbeda akibat laju inflasi. Penentuan besar cadangan klaim yang optimal merupakan salah satu hal yang krusial bagi perusahaan asuransi. Dalam tugas akhir data klaim diolah dengan menggunakan metode chain ladder basic dan Inflation adjusted chain ladder untuk menentukan cadangan klaim di masa depan yang harus dibayar dengan menggunakan data run off triangle. Data yang digunakan merupakan data dari jumlah klaim yang diamati di masa lalu yang terletak di segitiga kiri atas dan data yang akan diestimasi terletak di segitiga bawah. Baris pada data run off triangle mewakili periode terjadinya klaim dan kolom mewakili periode pengembangan, periode saat klaim diselesaikan. Penelitian ini akan menggunakan data workshop Aktuaria Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengenai cadangan teknis. Estimasi cadangan klaim yang diperoleh dari kedua metodologi tersebut dibandingkan untuk menentukan metode yang tepat dalam menentukan cadangan klaim IBNR.
Comparasion Model Analysis Time of Earthquake Occurrence in Indonesia based on Hazard Rate with Single Decrement Method Novika, Fanny; Maulidi, Ikhsan; Marsanto, Budi; Amalina, Anvika Nur
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 6, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v6i1.5535

Abstract

The purpose of this studi is to find an expectations and variability as estimators of the risk of earthquakes occurring in each province in Indonesia. Indonesia is a country that prone to natural disasters, especially earthquakes and tsunamis. The earthquake disaster damage the buildings and casualties. The risk of loss from earthquakes can be transferred using insurance. Insurance companies certainly need an analysis to estimate the probability of an earthquake occurring at a certain location and time. Hazard rate has an important role in the prediction theory of the process of earthquakes. The hazard rate can be known by the single decrement method. After the hazard rate is known, the survival function and the distribution function of the cumulative distribution of earthquake data in Indonesia will be known to look for expectations and variability as estimators of the risk of earthquakes occurring in each province in Indonesia. The data used in this study is earthquake that happen in Indonesia categorized as destructive earthquake minimum 5 magnitude. We used the data to compare a hazard function using linear model, quadratic model, cubic model and exponential. First, we plot and then using each models find the standard error. The best model suggest for Indonesia prediction Time of Earthquake Occurrence using an exponential model.
PEMODELAN LAPSE RATE NASABAH PRODUK ASURANSI YANG DIKAITKAN INVESTASI (PAYDI) MENGGUNAKAN COX PROPORTIONAL HAZARD MODEL Fanny Novika; Budi Marsanto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9y6bfq40

Abstract

Meningkatnya jumlah pembatalan polis pada Produk Asuransi Jiwa Terkait Investasi (PAYDI) telah menjadi perhatian utama bagi industri asuransi jiwa Indonesia karena berdampak pada perlindungan pelanggan, kinerja perusahaan asuransi, dan keberlanjutan bisnis. Studi ini bertujuan untuk memodelkan risiko pembatalan polis menggunakan Model Bahaya Proporsional Cox dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pembatalan polis di antara pemegang polis PAYDI. Data primer dikumpulkan dari 618 pelanggan PAYDI di seluruh Indonesia menggunakan kuesioner terstruktur. Variabel penjelas meliputi pemahaman produk, kepatuhan proses penjualan, transparansi informasi, dan pengalaman klaim, sedangkan variabel respons adalah waktu hingga pembatalan polis. Statistik deskriptif, estimasi kelangsungan hidup Kaplan–Meier, dan regresi Bahaya Proporsional Cox digunakan, dan asumsi bahaya proporsional dievaluasi menggunakan uji residual Schoenfeld. Hasilnya mengkonfirmasi bahwa asumsi bahaya proporsional terpenuhi, memvalidasi penerapan model Cox. Analisis multivariat menunjukkan bahwa transparansi informasi secara signifikan mengurangi risiko pembatalan polis (HR = 0,496; 95% CI: 0,293–0,843; p = 0,009), sedangkan kepatuhan terhadap proses penjualan meningkatkan risiko pembatalan polis (HR = 2,351; 95% CI: 1,001–5,524; p = 0,050). Pengalaman klaim merupakan prediktor terkuat, meningkatkan risiko pembatalan polis lebih dari dua puluh satu kali (HR = 21,540; 95% CI: 10,486–44,247; p < 0,001), sementara pemahaman produk tidak signifikan secara statistik. Model akhir menunjukkan kinerja prediktif yang sangat baik (indeks C = 0,823). Temuan ini menekankan pentingnya meningkatkan transparansi informasi dan memperbaiki layanan klaim untuk mengurangi pembatalan polis dan memperkuat retensi pelanggan pada produk PAYDI.