Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Masyarakat di Gampong Teubeng Tanjong Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Risna Risna; Novita Sari; Maya Ariska; Lisnawati Rahayu
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nyt57479

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang mudah diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai manfaat, cara budidaya, serta pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai alternatif pemeliharaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada senin 22 Juni 2026 di Gampong Teubeng Tanjong, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie dengan sasaran masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pengenalan berbagai jenis tanaman obat, serta edukasi mengenai pengolahan sederhana TOGA yang aman dan tepat. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi masyarakat selama kegiatan dan diskusi tanya jawab untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai jenis-jenis tanaman obat yang dapat ditanam di pekarangan rumah, manfaat masing-masing tanaman, serta cara pemanfaatannya dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun TOGA sehingga dapat mendukung kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan sekaligus melestarikan tanaman obat tradisional. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA FAMILY CENTER CARE TERHADAP DAMPAK HOSPITALISASI PADA ANAK DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MUFID Putri Zahara; Novita Sari; Dian Devita; Lisnawati Rahayu; Maya Ariska; Azhar Mualim
Aceh Health Sciences Journal Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/ajohi.v3i1.143

Abstract

Penerapan konsep family center care dalam praktik keperawatan yaitu memperlakukan keluarga dengan penuh perhatian, menyampaikan informasi kepada keluarga agar mereka memahami tentang kondisi dan perawatan anak mereka, melibatkan partisipasi orang tua dalam pembuatan keputusan dan perawatan anak, serta kerjasama antara orang tua dan perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan family center care terhadap dampak Hospitalisasi pada Anak di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Mufid. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel 69 sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dari tanggal 5 sampai dengan 23 Oktober 2025 diketahui bahwa family center care pada anak yang mengalami hospitalisasi berada pada katagori kurang baik sebanyak 37 Responden (59,4%). Dampak Hospitalisasi pada anak yang mengalami hospitalisasi mayoritas katagori ringan sebanyak 39 Responden (43,5%). Hubungan family center care terhadap Dampak hospitalisasi pada Anak dengan ρ-value (0,008). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan family center care terhadap dampak hospitalisasi pada Anak di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Mufid tahun 2025 dengan ρ-value (0,008). Diharapkan menjadi informasi atau masukan untuk meningkatkan penerapan tentang family center care terhadap dampak Hospitalisasi pada anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI PERAWAT CODE BLUE DALAM PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT RSUD DAN RSU SWASTA DI KABUPATEN PIDIE Dian Devita; Lisnawati Rahayu; Putri Zahara; Novita Sari; Maya Ariska
Aceh Health Sciences Journal Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : LLDIKTI WILAYAH XIII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64958/ajohi.v3i1.147

Abstract

Code blue merupakan sistem menejemen darurat yang di bentuk untuk menangani kasus yang membutuhkan intervensi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Metode penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat Code blue RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie yaitu sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu berjumlah 49 perawat. Penelitian dilakukan dari tanggal 17 sampai 29 Juli tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan faktor pelatihan (0,000 < 0,05) dan masa kerja (0,000 < 0,05) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara faktor (pelatihan dan masa kerja) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Saran kepada rumah sakit agar dapat memfasilitasi perawat Code blue untuk mengikuti pelatihan serta sosialisasi yang berkaitan dengan Code blue dalam meningkatkan pengetahuan serta kompetensi untuk menjadi perawat Code blue.