Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : MONETER

PENTINGNYA POSISI SECONDARY MORTGAGE FACILITY (SMF) DAN EFEKTIVITAS SEKURITISASI KREDIT PEMILIKAN RUMAH ( KPR) PERBANKAN DI MASA DEPAN Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.082 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.213

Abstract

Importance of outstanding Secondary Mortgage Facility (SMF) have strong relationship with effectiveness of Commercial Credit Home Ownership (KPR) Banking. Both of them can make great impact for the future of country. To achieve this objective, every person must understand the learning process in securitization SMF Credit Home ownership Many aspect of sekuritisasi KPR have been found in SMF that operations in Indonesia. All of them have similiar situation of SMF and have to deal with it to make a good progress for effectiveness of securitization KPR for country in prosperity with the future.
ANALISIS TURBULENSI LINGKUNGAN PADA KONDISI TERKINI PERILAKU PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 1 No 2 (2013): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.275 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i2.515

Abstract

This research study deals with the Analysis of Turbulention of environment for assesment behaviors on Islamic Banks in Indonesia. The study adopted the methodology of questionaire survey. 8 full-fledged islamic banks in Bogor in Indonesia are used in the study. The response rate is 80% . The findings are divided into three sections : Analysis of Environmental Turbulence , Analysis of strategic of Aggresiveness , Analysis of corporate response capabilities and summarized in the gap analysis strategy. In general, the Islamic banks are be on expanding and changing situations and they are considered passive and reactive if after the event. in response capabilities of Islamic banking was rated as good by keeping or maintaining custom or tradition. The other than that Islamic banking is also being resistant to change and work to find stability in a closed system. The findings could provide insights to Islamic banks in strategic posture of considered not able to cope with environtmental turbulence that need revamping . Internal improvementin anticipation of environmental turbulence can be done by appling reengineering.
PROSEDUR KERJA SISTEM INFORMASI DEBITUR (SID) ATAU BI CHECKING (STUDY KASUS PADA BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG PEMBANTU CIMANGGU) ., Setiawati; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 2 No 1 (2014): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.368 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v2i1.940

Abstract

Pertumbuhan penduduk Indonesia pada saat sekarang telah bepengaruh padaperekonomian nasional. Hal ini menyebabkan kebutuhan hidup pendudukIndonesia juga terus mengalami kenaikan. Kebutuhan masyarakat Indonesiamencakup kebutuhan primer dan sekunder. Disamping meningkatkan kebutuhanpokok, minat atau kesadaran masyarakat akan kebutuhan primer papan atautempat tinggal yang layak juga mengalami peningkatan. Kredit dalam kegiatan perbankan merupakan usaha yang paling utamakarena pendapatan utama dari usaha bank berasal dari pendapatan kegiatan usahakredit dan dalam proses kredit perlunya SID.Sistem Informasi Debitur (SID)adalah sistem yang mempertukarkan informasi debitur dan fasilitas kredit dariBank dan Lembaga Pembiayaan. SID dikelola oleh salah satu bagian di BankIndonesia yaitu Biro Informasi Kredit (BIK)
KUALITAS PELAYANAN CUSTOMER SERVICE PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (Persero ) KCP CIMANGGU BOGOR (studi kasus pada PT Bank Tabungan Negara Cabang Bogor) Damayanti, Dian Fitri; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 2 No 2 (2014): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.241 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v2i2.946

Abstract

Dalam hal ini Seorang customer service melayani pertanyaan-pertanyaan yang diajukan  tamu serta memberikan informasi yang diinginkan selengkap mungkin secara ramah, sopan, menarik dan menyenangkan. Customer service harus menyiapkan formulir ataupun brosur untuk tamu/klien, serta ikut membantu mengisi formulir.Komunikator , Dengan cara memberikan berbagai informasi dan kemudahan-kemudahan kepada tamunya, juga sebagai tempat menampung berbagai macam keluhan, keberatan ataupun sebagai tempat konsultasi.Peranan pelayanan disini dapat disebut juga unit front line bank yang sangat penting, yaitu sebagai pelaksana proses awal kegiatan bank yang berhubungan langsung dengan nasabah. Dimana secara garis besar tugas customer Service meliputi pemberian informasi serta pelayanan khususnya pada Kualitas Pelayanan front liner di BTN.
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MULTI USAHA PADA PD. BPR SERANG Amelinda, Via; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 3 No 1 (2015): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.426 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i1.949

Abstract

Bank PD. BPR Serang adalah salah satu jenis bank yang dikenal melayani golongan pengusaha mikro, kecil dan menengah dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan. Untuk perkembangan kredit PD. BPR Serang sangat cepat dalam ekspansinya dan pelayanan telah mencakup hampir diseluruh Kecamatan Kabupaten Serang, salah satu yang diberikan adalah pemberian kredit Multi Usaha yaitu dalam rangka pengembangan usaha atas dasar pinjaman dilakukan melalui mekanisme angsuran.Permasalahan yang sering kali terjadi di PD. BPR Serang ini dalam prosedur pemberian kredit Multi Usaha yaitu pada tahap analisis kredit mulai melakukan proses penyidikan sehingga pemberian kredit Multi Usaha, harus dilakukan pada setiap pemohon kredit yang telah memenuhi persyaratan yang berlaku dan analisa kredit harus dilakukan serta mengenai prosedur dalam penyaluran kredit oleh analisis kredit terhadap permohonan tersebut.
SISTEM PERHITUNGAN BAGI HASIL PADA PRODUK PENDANAAN MUDHARABAH DI BPRS AL SALAAM Nurkholifah, Ely; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 3 No 2 (2015): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.649 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v3i2.956

Abstract

Perbankan Syariah memiliki salah satu cara yang dipakai untuk menghimpun dana berupa deposito yaitu dalam bentuk investasi mudharabah atau lebih dikenal dengan sebutan deposito mudharabah. Pelaksanaannya sebenarnya tidak berbeda dengan deposito di bank konvensional, akan tetapi dalm perbankan syariah memiliki sistem yang mendasar yaitu tidak memberikan imbalan bunga kepada nasbah, melainkan porsi bagi hasil yang telah disepakati antara pihak nasabah dan pihak bank.Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Al Salaam merupakan salah satu bank syariah di Bogor . Bank tersebut menawarkan produk deposito mudharabah dan tabungan mudharabah yang merupakan simpanan , deposito mudharabah dan tabungan mudharabah menggunkaan prinsip bagi hasil dihitung menggunakan equivalent rate sesuai dengan nisbah yang telah disepakati dalam akad.
PROSEDUR LAYANAN ANTAR JEMPUT TABUNGAN SEBAGAI TUGAS FUNDING OFFICER PADA PT. BPR SYARI’AH AMANAH UMMAH Nurislamiah, Mita; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 4 No 1 (2016): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.261 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v4i1.960

Abstract

Persaingan antar Bank dalam mendapatkan nasabah yang sebanyak-banyakny terus semakin meningkat. Bank memerlukan keahlian yang tersendiri dari segala upaya yaitu seperti memberikan pelayanan yang terbaik, promosi maupun dalam bentuk lainnya. BPRS Amanah Ummah melakukan berbagai upaya untuk menarik Nasabah dalam meningkatkan nasabah seperti antar jemput tabungan, pelayanan yang baik serta memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi. Hal ini dilakukan tak lain untuk menarik nasabah sebanyak banyaknya di tengah maraknya persaingan.
MEKANISME PENYUSUNAN ANGGARAN PADA DIREKTORAT PERENCANAAN KEUANGAN, OTORITAS JASA KEUANGAN JAKARTA PUSAT Intaniasari, Annisa Dwi; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 5 No 2 (2017): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.115 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v5i2.970

Abstract

Anggaran adalah suatu rencana yang telah disusun secara sistematis, dimana meliputi seluruh kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam unit kesatuan moneter yang berlaku untuk jangka waktu atau periode tertentu, perusahaan yang dinyatakan dalam unit kesatuan moneter yang berlaku untuk jangka periode tertentu yang akan datang. Anggaran merupakan salah satu hal yang paling utama dalam sebuah perusahaan baik mulai dari perencanaan anggaran, penyusunan anggaran, penggunaan anggaran hingga pada tahap pencairan anggaran, tidak terkecuali dengan salah satu lembaga yang ada di Indonesia saat ini yaitu Otoritas Jasa Keuangan atau yang lebih dikenal dengan singkatan OJK. Untuk mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran OJK, penggunaan dana OJK hanya untuk membiayai pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang telah ditetapkan dalam POK (Petunjuk Operasional Kegiatan).
PROSEDUR PEMBIAYAAN KONSTRUKSI DENGAN AKAD MUSYARAKAH PADA PT BANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG SYARIAH BOGOR Dade, Ricka; Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 5 No 1 (2017): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.33 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v5i1.973

Abstract

Fungsi bank terbagi menjadi dua bagian, yaitu funding/menghimpun dana dari masyarakat, dan financing/memberikan kredit kepada masyarakat dalam bentuk jasa perbankan. Penyaluran dana \dalam bank konvensional, kita kenal dengan istilah kredit atau pinjaman. Sedangkan dalam perbankan syariah untuk penyaluran dananya kita kenal dengan istilah pembiayaan. Dalam penyaluran pembiayaan tersebut salah satu produk pembiayaan yang telah dikembangkan oleh bank syariah ialah pembiayaan konstruksi. Pembiayaan konstruksi ialah pembiayaan kepada pengembang untuk kebutuhan modal kerja konstruksi dengan jangka waktu maksimal 48 bulan dan dapat diperpanjang.Dan akan dibahas adalah Prosedur Pembiayaan Konstruksi BTN iB dengan Akad Musyarakah pada PT. Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Syariah Bogor”.