Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Differentiated Learning in Islamic Religious Education in the Independent Curriculum: An Inclusive Approach Budi Komara; Ahmad Sukandar
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 Juni (2025): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v7i1.1074

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction models in Islamic Religious Education (IRE) within the context of the Merdeka Curriculum, employing an inclusive approach to enhance comprehension of Islamic teachings. Utilizing qualitative library research with content analysis, data were synthesized from academic literature, policy documents, and empirical studies published between 2014 and 2024. Findings reveal that differentiated instruction in IRE effectively integrates spiritual, cognitive, and social dimensions of learners, evidenced by a 25% improvement in students' ability to correlate Qur’anic verses with contemporary social issues and a 35% reduction in religion-based bullying incidents. Key challenges include educators' limited competency in designing Sharia-compliant instructional materials and cultural resistance from parents, which were mitigated through specialized training on "Maqashid Sharia-Based Differentiation" and collaborative workshops. The study proposes a Spirituo-Cognitive Differentiation Model, synthesizing personalized learning with Islamic values, which demonstrated efficacy in pilot implementations across five schools. The conclusion underscores the necessity of adaptive pedagogical frameworks aligned with Islamic principles to foster inclusive learning environments. Recommendations emphasize revising teacher training curricula to incorporate differentiated instruction modules, developing localized instructional media repositories rooted in cultural wisdom, and advancing research on artificial intelligence integration for spiritual education.
Tujuan Pendidikan Islam dalam Perspektif Al-Quran dan Hadits Tarbawi Budi Komara; Badrul Munir; Badruzzaman M. Yunus; Endi Suhendi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11968

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan Islam menghadapi tantangan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum serta kecenderungan mengadopsi sistem pendidikan Barat secara utuh tanpa mempertimbangkan nilai-nilai tauhid. Akibatnya, tujuan pendidikan sering tereduksi hanya pada aspek kognitif dan keterampilan teknis, sementara dimensi spiritual dan moral terabaikan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis ayat-ayat al-Quran serta hadits yang berkaitan dengan tujuan pendidikan Islam secara komprehensif. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i). Sumber data primer adalah al-Quran dan kitab-kitab hadits (Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Ibnu Majah, Sunan Tirmidzi), sedangkan sumber sekunder meliputi kitab-kitab tafsir mu'tabar dan jurnal ilmiah. Teknik analisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil: Kajian menemukan enam ayat al-Quran dan lima hadits yang secara eksplisit berkaitan dengan tujuan pendidikan Islam. Klasifikasi menunjukkan ayat Makiyyah (QS. Al-'Alaq 96:1-5, QS. Az-Zumar 39:9) menekankan tauhid dan perintah membaca, sedangkan ayat Madaniyah (QS. Al-Baqarah 2:30, QS. Ali Imran 3:190-191, QS. Al-Mujadilah 58:11) merinci aspek sosial dan kemasyarakatan. Kesimpulan: Tujuan utama pendidikan Islam adalah membentuk insan kamil melalui tiga pilar: pembentukan akidah tauhid (QS. 51:56), pengembangan potensi khalifah (QS. 2:30), dan internalisasi nilai ilmiah serta akhlak mulia (HR. Ibnu Majah no. 224, HR. Bukhari no. 71, HR. Muslim no. 2699, HR. Tirmidzi no. 2683).