Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA ION PERAK KLORIDA (AgCl) MELALUI REAKSI PRESIPITASI DAN ANALISIS SIFAT KELARUTAN Iis Siti Jahro; Meyla Isnaini Sitorus; Mery Juana; Muhammad Ade Ikhsani; Sartika Mahdalena Pasaribu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6111

Abstract

Abstract: This study is based on the importance of understanding precipitation reactions, solubility, and the characteristics of ionic compounds through laboratory experiments. The aim of this research is to synthesize silver chloride (AgCl) via a precipitation reaction, observe the physical characteristics of the resulting precipitate, and examine its solubility in water. The method applied was an experimental approach by mixing 0.01 M AgNO? and NaCl solutions, followed by filtration, drying, and weighing to obtain the experimental mass as well as to calculate the theoretical mass and percentage error. The results indicated the formation of a white AgCl precipitate with a mass of 0.26 grams. The precipitate showed a slight purplish discoloration after exposure to light, indicating its photosensitive nature. The solubility test revealed that AgCl is insoluble in water. The percentage error was found to be 27.8%, which may be attributed to incomplete drying, the presence of impurities, and inaccuracies during filtration and weighing processes. Future studies are recommended to ensure complete drying until constant mass is achieved, reduce contamination, and improve precision in each experimental step to obtain more accurate results.   Keywords: Precipitation, Silver Chloride (AgCl), Solubility, Gravimetry, Photosensitive   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep reaksi presipitasi, kelarutan, dan karakteristik senyawa ionik melalui kegiatan eksperimen laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensintesis senyawa perak klorida (AgCl) melalui reaksi presipitasi, mengkarakterisasi sifat fisik yang terbentuk, serta menganalisis sifat kelarutannya dalam air. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan mencampurkan larutan AgNO? dan NaCl masing-masing 0,01 M, dilanjutkan dengan proses filtrasi, pengeringan, dan penimbangan untuk menentukan massa hasil serta menghitung massa teoritis dan persen kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya endapan putih AgCl dengan massa sebesar 0,26 gram yang kemudian mengalami perubahan warna menjadi keunguan akibat pengaruh cahaya (sifat fotosensitif). Uji kelarutan menunjukkan bahwa AgCl tidak larut dalam air. Persen kesalahan yang diperoleh sebesar 27,8% yang disebabkan oleh faktor pengeringan yang belum optimal, adanya pengotor, serta kesalahan dalam proses penyaringan dan penimbangan. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk meningkatkan ketelitian dalam proses pengeringan hingga mencapai massa konstan, meminimalkan kontaminasi, serta menggunakan teknik pemurnian yang lebih baik agar diperoleh hasil yang lebih akurat.   Kata kunci: Presipitasi, Perak Klorida (AgCl), Kelarutan, Gravimetri, Fotosensitif
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila pada Sila Ke-5 Dalam Proses Pembelajaran Tingkat SMP, SMA dan Tingkat Perguruan Tinggi Grace Serephita; Gracemon Aprilia Purba; Meyla Isnaini Sitorus; Ridha Salsabilah; Romauli Magdalena Manik; Theresia Valesita Simamora; Luthfia Rahmayati; Jamaludin Jamaludin
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4742

Abstract

Pancasila berasal dari kata panca yaitu lima dan sila yang berarti dasar, asas dan peraturan tingkah laku yang baik dan mendidik dengan demikian pancasila dijadikan dasar dalam berpilaku. Suatu bangsa tidak dapat berdiri tegak tanpa dasar negara yang dijadikan pegangan dan arah tujuan yang jelas kemana bangsa Indonesia akan dibawa. Pendidikan Pancasila, sebagai mata pelajaran wajib di seluruh jenjang pendidikan, diharapkan dapat membentuk individu yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan sosial maupun di lingkungan masyarakat, untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadaban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain survei deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner elektronik yang disebarkan kepada 51 responden yang terdiri dari siswa SMP, SMA, dan Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ke-5, dalam kehidupan pendidikan di Indonesia. Mayoritas responden (96,1%) memberikan tanggapan positif terhadap penerapan prinsip keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila, menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya keadilan sosial dan efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut dalam pendidikan. Variasi tanggapan responden menunjukkan rendahnya koefisien variasi (8,2%), yang mengindikasikan konsistensi pandangan terkait praktik keadilan dalam pembelajaran. Responden usia 16-18 tahun cenderung lebih kritis dalam menilai implementasi nilai tersebut, sementara mahasiswa Universitas Negeri Medan menunjukkan tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Penelitian ini memiliki kekuatan berupa sampel yang beragam dari berbagai jenjang pendidikan dan instrumen yang komprehensif dengan tingkat keberterimaan yang tinggi (84,1%). Namun, penelitian ini juga memiliki keterbatasan, seperti jumlah responden yang terbatas (51 orang), terbatasnya wilayah geografis, serta potensi bias responden.
Peran Aktivitas Kimia Permukaan dalam Pembentukan dan Perilaku Sistem Koloid: Tinjauan Literatur Amita M Siregar; Dermawati Napitupulu; Meyla Isnaini Sitorus; Ridha Salsabilah; Riyanda Syahfitri
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7707

Abstract

Kimia permukaan memainkan peran penting dalam pembentukan dan stabilitas sistem koloid melalui mekanisme adsorpsi, energi permukaan, dan interaksi elektrostatik yang memengaruhi kestabilan partikel pada skala nano hingga mikro. Sistem koloid, terdiri atas partikel berukuran 1-1000 nm, sangat dipengaruhi oleh gaya van der Waals, tolakan elektrostatik, dan sterik yang menentukan dispersi dan koagulasi partikel. Tinjauan literatur ini menganalisis temuan penelitian nasional terkait peran kimia permukaan dalam pembentukan koloid, pengaruh pH dan kekuatan ionik terhadap stabilitas, serta mekanisme adsorpsi surfaktan dan polimer sebagai agen stabilisasi. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif terhadap jurnal nasional yang membahas fisika dan kimia permukaan serta aplikasinya pada industri pangan, farmasi, dan nanoteknologi. Hasil menunjukkan bahwa pengendalian aktivitas kimia permukaan dapat meningkatkan stabilitas koloid melalui pengaturan potensial zeta, modifikasi lapisan ganda listrik, dan pembentukan lapisan adsorpsi yang efektif. Pemahaman komprehensif tentang aktivitas kimia permukaan sangat penting untuk mengoptimalkan kestabilan sistem koloid dan pengembangan produk teknologi modern.