Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Insomnia Dengan Fungsi Kognitif Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Di Kota Tangerang Khotimah, Adilah Hana; Farhan, Fanny Septiani; Chahyani, Wiwit Ida; Larasati, Rahma Ayu
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19464

Abstract

Remaja memerlukan 8 hingga 10 jam tidur setiap hari untuk menjaga fungsi fisik dan kognitif yang optimal. Namun, sebagian besar remaja tidak memenuhi kebutuhan tidur ini, yang dapat menyebabkan berbagai gangguan tidur, salah satunya adalah insomnia. Insomnia dapat memiliki dampak serius, termasuk gangguan dalam aktivitas sehari-hari, penurunan produktivitas, dan dampak negatif pada kualitas hidup serta fungsi kognitif. Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji hubungan antara insomnia dan fungsi kognitif di kalangan siswa SMA di Tangerang. Studi ini merupakan penelitian observasional analitis dengan desain cross-sectional, menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner Insomnia Severity Index (ISI) dan tes Digit Symbol Substitution Test (DSST). Penelitian ini melibatkan 283 responden, dengan hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa tidak mengalami insomnia (59,7%). Skor fungsi kognitif yang paling sering adalah 50 (7,4%). Analisis bivariat menggunakan uji korelasi peringkat Spearman menghasilkan nilai Sig. (dua ekor) sebesar 0,563, yang lebih besar dari 0,05, menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara insomnia dan fungsi kognitif di kalangan remaja dalam studi ini. Hal ini menyarankan bahwa, dalam lingkup penelitian ini, insomnia tidak secara signifikan mempengaruhi fungsi kognitif di kalangan siswa SMA di Tangerang.
Hubungan Kecanduan Narkolema Dengan Fungsi Kognitif Pada Murid Sekolah Menengah Atas Tangerang Hafidz, Aditya; Farhan, Fanny Septiani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.19553

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kecanduan narkolema dan fungsi kognitif pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Tangerang. Narkolema (Narkoba Lewat Mata), atau kecanduan pornografi, memiliki daya rusak yang setara dengan kecanduan zat dan dapat memengaruhi fungsi kognitif manusia. Kemudahan akses internet, khususnya di kalangan Generasi Z, meningkatkan risiko kerusakan pada Prefrontal Cortex (PFC), yang berperan penting dalam kontrol diri, pengambilan keputusan, dan pembentukan kepribadian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai hubungan antara kecanduan pornografi dan fungsi kognitif pada siswa SMA di Tangerang. Sebanyak 283 siswa mengikuti penelitian ini dengan menggunakan metode observasional cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Digit Symbol Substitution Test (DSST) dan Youth Pornography Addiction Screening Test (YPAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (75,6%) berada dalam kategori normal dalam hal kecanduan pornografi, dan mayoritas memiliki nilai fungsi kognitif sebesar 50. Uji korelasi Spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kecanduan pornografi dan fungsi kognitif (p = 0,405). 
Comparison of Osteoarthritis Prevalence in Elderly Women with and Without Obesity Using Body Mass Index (BMI) Calculation at MH Thamrin Cileungsi Hospital for the Period of January – December 2022 Husna, Ihsanil; Setiawan, Dinda Aulia; Syarifuddin, Faisal; Farhan, Fanny Septiani
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol. 5 No. 2 (2024): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.5.2.68-73

Abstract

Background: Osteoarthritis (OA) is the most common form of arthritis in society throughout the world and is the main cause of disability in older adults. This disease has a slow development time with common main complaints such as pain, swelling and deformity in the affected area. This can result in limited movement and is a major cause of disability. Women are known to be more susceptible to developing OA, while advanced age is also a risk factor for developing OA. Purposes: This research is aiming to know the prevalence of OA in elderly women with and without obesity using the BMI calculation within the period of 2022. Methods: This research using a numerical analytic observation from secondary data of medical records with cross-sectional research design. Result: The study finds from the total of 196 patients, 133(67.9%) of them were obese whereas 63 (32.1%) weren't in obese condition. Conclusion: Therefore, that there was a significant difference between the average number of elderly women with and without obesity.
Gambaran Karakteristik Penderita Morbus Hansen DI RSUP DR. Tadjuddin Chalid Makassar Periode 2022 - 2023 Haris, Mutmainna; Syamsuddin, Heryanto; Saenong, Rizqa Haerani; Farhan, Fanny Septiani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i10.19465

Abstract

Morbus Hansen adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium leprae. Indonesia masih menduduki peringkat ketiga dengan penderita Morbus Hansen terbanyak di dunia setelah India dan Brazil. Terdapat 14.376 kasus baru Morbus Hansen pada tahun 2023 di Indonesia. Provinsi Sulawesi Selatan menduduki peringkat ke 14 kasus Morbus Hansen terbanyak dengan jumlah penderita pada tahun 2023 mencapai 817 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita Morbus Hansen di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar periode 2022 – 2023. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pengambilan data melalui data sekunder dari rekam medis pasien Morbus Hansen periode 2022 – 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh penderita Morbus Hansen periode 2022 – 2023 sebanyak 187 pasien. Dari total 187 sampel didapatkan penderita Morbus Hansen berdasarkan usia yaitu paling banyak berusia 15 – 35 tahun (36.9%), jenis kelamin paling banyak adalah laki-laki (77.0%), tingkat pendidikan paling banyak adalah SMA (39.0%), pekerjaan paling banyak adalah buruh (22.5%), klasifikasi Morbus Hansen terbanyak adalah tipe Multibasiler (81.3%), reaksi kusta terbanyak adalah tidak ada reaksi (71.7%) dan berdasarkan tingkat disabilitas terbanyak adalah derajat tingkat 0 (77.0%). Berdasarkan hasil yang diperoleh gambaran karakteristik penderita Morbus Hansen di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar periode 2022 – 2023 yaitu dari usia 15 – 35 tahun, jenis kelamin laki-laki, tingkat pendidikan SMA, pekerjaan sebagai buruh, klasifikasi Morbus Hansen tipe Multibasiler, tidak ada reaksi kusta dan derajat cacat tingkat 0.
Risiko Terjadinya Learning loss Mahasiswa PSKD FKK UMJ dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 Lismandasari, Lismandasari; Farhan, Fanny Septiani
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3149

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada sektor pendidikan yang mengubah pembelajaran luar jaringan (luring) menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Sebuah tantangan bagi pendidikan kedokteran karena melakukan perkuliahan, tutorial, Clinical Skill Lab (CSL), maupun praktikum secara daring. Learning loss merupakan keadaan ketidakmaksimalan pembelajaran yang mengakibatkan kehilangan pengetahuan, keterampilan secara spesifik maupun umum, atau kemunduran prestasi akademik. Hal tersebut berisiko terjadi di masa pandemi sehingga menurunkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran risiko terjadinya Learning loss mahasiswa PSKd FKK UMJ dalam pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa PSKd FKK UMJ angkatan 2018 dan 2019 dengan teknik stratified random sampling didapatkan 172 responden. Data primer didapatkan dengan mengisi kuesioner melalui Google form yang tervalidasi. Data diolah menggunakan aplikasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan interaksi dosen-mahasiswa maupun antarmahasiswa pada pembelajaran daring sebanyak 49,4%. Motivasi belajar menurun selama pembelajaran daring sebanyak 37,2%. Hasil penilaian belajar menurun sebanyak 29,7%. Pembelajaran daring akibat pandemi COVID-19 berisiko memunculkan terjadinya Learning loss pada mahasiswa.
Tingkat Pengetahuan dan Prilaku Masyarakat Tentang Upaya Peningkatan Imunitas Tubuh dalam Pencegahan Infeksi COVID-19 Ramadhania, Alifira; Farhan, Fanny Septiani
Wal'afiat Hospital Journal Vol 2 No 2 (2021): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v2i2.78

Abstract

World health organization has declared the COVID-19 virus outbreak which is the cause of respiratory disease as a pandemic since March 2020. In Indonesia, COVID-19 infection reached more than 200,000 positive cases. With the increasing number of positive cases of COVID-19, it is necessary to apply prevention to protect oneself from this virus infection, one of which is by increasing the body's immunity such as doing physical activities, consuming vitamins and herbs. This study aims to find out the level of knowledge and behavior of RT 05/03, Rempoa Residence in an effort to improve the body's immune system to avoid COVID-19 infection. The method used was observational descriptive research using a total sampling technique with 162 samples with an adult (19-59 years old) and elderly (more than 60 years old). Sampling using a questionnaire shared with Google Form. The level of knowledge about COVID-19 in RT 05/03, Rempoa Residence, 88,9% has good knowledge, 11,1% enough knowledge, and no one has insufficient knowledge, as well as doing prevention to avoid COVID-19 infection. The results found that the RT 05/03, Rempoa Residence, has a good and enough level of knowledge about COVID-19, and conducts behavior to increase body immunity for the prevention of COVID-19 infection.
Gambaran Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipotensi Ortostatik Di Panti Werdha Jakarta Selatan Farouk, Afaf Fahriyah; Farhan, Fanny Septiani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.17745

Abstract

Hipertensi ortostatik (HO) adalah penurunan tekanan darah yang terjadi saat berdiri dari posisi terlentang, dan sering dialami oleh lansia. HO dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan kognitif, yang berdampak negatif pada tingkat kesehatan dan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia dengan HO. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 85 responden, 23 responden (27,1%) menderita HO dan 62 responden (72,9%) non-HO. Dari responden dengan HO, berdasarkan usia terdapat 17 (73,9%) kategori elderly, 5 (21,7%) kategori old, dan 1 (4,3%) kategori very old. Berdasarkan jenis kelamin, 5 (21,7%) laki-laki dan 18 (78,3%) perempuan. Berdasarkan pendidikan, 3 (13,0%) tidak sekolah, 8 (34,8%) SD, 6 (26,1%) SMP, dan 6 (26,1%) SMA. Berdasarkan komorbiditas, 10 (43,5%) hipertensi, 2 (8,7%) riwayat stroke, 4 (17,4%) diabetes melitus (DM), dan 7 (30,4%) tidak memiliki komorbiditas. Gambaran kualitas hidup lansia dengan HO berdasarkan aspek fisik menunjukkan 2 (8,7%) kategori buruk, 18 (78,3%) cukup, dan 3 (13,0%) baik. Berdasarkan aspek psikologi, 2 (8,7%) kategori buruk, 20 (67,0%) cukup, dan 1 (4,3%) baik. Berdasarkan aspek sosial, 4 (17,4%) kategori buruk dan 19 (82,6%) cukup. Berdasarkan aspek lingkungan, 20 (87,0%) kategori cukup dan 3 (13,0%) baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lansia dengan HO di Panti Werdha Jakarta Selatan memiliki kualitas hidup yang cukup (60,9%) dan buruk (39,1%), sehingga pemeriksaan mengenai HO dan upaya meningkatkan kualitas hidup lansia dalam segala aspek sangatlah penting.