Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Literasi Keuangan Siswa Kelas X Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor ( TBSM ) Smk Rosma Karawang Nur Chrysdiyani; Yon A. E; Irvia Eriza
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v4i2.814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap literasi keuangan siswa SMK. Lingkungann keluarga memiliki peran fundamental dalam membentuk literasi keuangan, bertindak sebagaipendidikan pertama untuk mengelola uang, mengambil Keputusan finansial yang bijak, dan menanamkan kebiasaan menabung. Literasi keuangan merupakan kemampuan seseorang dalam memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi pembentukan pengetahuan dan perilaku keuangan siswa sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik tertentu sesuai kebutuhan penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner mengenai lingkungan keluarga dan literasi keuangan siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui pengaruh antara variabel lingkungan keluarga terhadap literasi keuangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi keuangan siswa. Semakin baik lingkungan keluarga dalam memberikan pendidikan dan pengelolaan keuangan, maka semakin baik pula tingkat literasi keuangan siswa. Oleh karena itu, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan siswa dalam mengelola keuangan secara bijak.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Ra Raudhatul Jannah Encah Hastuti; Yon A. E; Chintya Annisa Rahman P
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak Usia dini adalah kelompok anak yang berada dalam rentang usia 0 sampai 6 tahun (UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003) hingga 0 sampai 8 tahun (para ahli/NAEYC). Periode ini disebut masa keemasan, karena pertumbuhan dan perkembangan , fisik, mental, intelektual, dan sosial emosional terjadi sangat pesat dan unik. Pada masa ini anak akan menyerap informasi dengan cepat melalui interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan bahasa anak di RA Raudhatul Jannah. Untuk memperoleh data dipergunakan instrumen Lingkungan Keluarga berupa angket yang diisi oleh orang tua wali murid dalam bentuk skala likert dan Perkembangan Bahasa Anak berupa angket yang diisi oleh guru kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitan survey deskriptif dengan jumlah sampel 30 anak di RA Raudhatul Jannah. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen dan uji prasyarat sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara lingkungan keluarga dan perkembangan bahasa anak di RA Raudhatul Jannah bersifat searah tetapi sangat lemah, setelah dianalisis lebih lanjut dengan uji prasyarat tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan keluarga dengan perkembangan bahasa, dilihat dari nilai sig 0,560 > 0,05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,111. Hasil penelitian ini memberikan arti penting untuk pengembangan kebijakan pendidikan, khususnya terkait dengan perkembangan bahasa anak.
Peningkatan Kemampuan Membaca Melalui Media Flash Card Pada Anak Usia 5–6 Tahun Di Ra Al-Burhaniyah Ayu Pachrina; Yon A. E; Chintya Annisa Rahman P
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5–6 tahun menjadi permasalahan yang ditemukan di RA Al-Burhaniyah, di mana sebagian besar anak belum mampu mengenal simbol huruf, membaca suku kata dan kata sederhana dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pada anak usia 5–6 tahun dengan menggunakan media flash card. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dengan dua siklus, di mana dalam pelaksanaannya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap tahapan, yaitu pada pra siklus kemampuan anak terdata sebesar 36% saja, pada siklus 1 meningkat menjadi 56%, dan pada siklus 2 terjadi peningkatan lagi menjadi 83%. Hal ini membuktikan bahwa media flash card merupakan media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam menstimulasi kemampuan membaca anak usia dini, sehingga dapat dijadikan alternatif media pembelajaran bagi pendidik di tingkat PAUD.
Implementasi Permainan Tradisional Digital Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Tk Aamillah Bekasi Kurdianingsih Kurdianingsih; Yon A. E; Roza Yenita
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi permainan tradisional digital dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini di TK Aamillah Bekasi. Kemampuan sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang mencakup kemampuan berinteraksi, bekerja sama, dan beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif untuk mendukung perkembangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model “Kemmis dan McTaggart” yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B usia 5–6 tahun di TK Aamillah Bekasi yang berjumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional digital memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan sosial anak. Peningkatan terlihat dari kemampuan anak dalam bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, serta mengikuti aturan permainan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi permainan tradisional digital efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini di TK Aamillah Bekasi. Selain meningkatkan kemampuan sosial, media ini juga membentuk sikap belajar yang lebih aktif dan memberikan hasil belajar yang lebih baik.
The Effort Of Using Look And Say Method Teaching Childern With Special Need Autism Disorder At Sekolah Kebun Al-Qalam Jonggol Putri Novitasari; Yon A. E; Yanti Rusmiati
International Journal of Social Sciences Vol. 2 No. 2 (2026): IJSS: International Journal of Social Sciences
Publisher : STEBIS Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/ijss.v2i2.564

Abstract

Data was gathered through observation, interviews, and documentation as part of a qualitative research approach. One fourth-grade student with ASD participated in the study, which focused on language related to fruits and vegetables and lasted five sessions. Three primary strategies were used to apply the Look and Say Method: question-and-answer drills, repetition drills, and repetition by pointing, all of which were backed up with flashcards and actual objects. Results show that the approach successfully enhanced students' word recognition, pronunciation, and memorization skills in English. Instead of using written assessments for evaluation, quizzes, interactive questioning, and oral review were used, which allowed for precise comprehension measurement without putting the student under undue stress. The findings imply that the Look and Say Method is appropriate for kids with special needs, especially those with ASD, since it offers an organized, entertaining, and visually stimulating learning environment. In order to promote inclusive education, this study emphasizes the value of visual aids, repetition, and customized approaches.
The Use Of Genre Based Approach To Improve Students’ Writing Skill On Recount Text For Seventh Grader At Mts Yusufiah Jakarta Elisabeth Nona Erni; Yon A. E; Rini Septi Angrini
International Journal of Social Sciences Vol. 2 No. 2 (2026): IJSS: International Journal of Social Sciences
Publisher : STEBIS Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/ijss.v2i2.565

Abstract

The research examines the use of a genre-based approach to enhance students’ writing skills in recount texts for seventh grade at MTs Yusufiah Jakarta. This study employs Classroom Action Research design proposed by Kemmis and Mc Taggart, consisting of four stages: 1) Planning, 2) Action, 3) Observation, and 4) Reflection. The pre-test results before applying the genre-based approach indicated a percentage of 33%, with a mean score of 61.4. After implementing the genre-based approach, students’ writing ability at MTs Yusufiah Jakarta improved. This is evidenced by the increase in students’ percentages of writing skills across Cycle I and Cycle II. In Cycle I, the percentage was 53% and the mean score was 68.3. In Cycle II, the percentage rose to 86%, with a mean score of 76.3. Based on the findings, the researcher concluded that the genre-based approach to teaching writing in recount texts can improve the performance of seventh graders at MTs Yusufiah Jakarta. Furthermore, the genre-based approach can also be used by English teachers as an innovation in teaching writing.
Student’s Perception Wattpad For Extensive Reading At Mts-Yusufiah Jakarta Laelatul Mukaromah; Yon A. E; Mira Ermita
International Journal of Social Sciences Vol. 2 No. 2 (2026): IJSS: International Journal of Social Sciences
Publisher : STEBIS Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/ijss.v2i2.566

Abstract

The aim of this research to investigate students' perceptions of using Wattpad as a medium for extensive reading at MTs. Yusufiah Jakarta. This research employed a qualitative method with a descriptive case study design. The participants were 12 eighth-grade students selected through purposive sampling. The data were collected through observations and semi-structured interviews and analysed using thematic analysis. The findings revealed that most students had positive perceptions of using Wattpad for extensive reading. They considered Wattpad an interesting reading platform because it offers various story genres that match their interests, which increased their motivation and interest in reading English texts. In addition, Wattpad helped students improve their vocabulary, understand sentence structures, and develop writing skills through exposure to different writing styles. Although some challenges were found, such as unfamiliar vocabulary and distractions caused by the wide selection of stories, the benefits outweighed the difficulties experienced by the students. In conclusion, Wattpad is an effective learning medium to support extensive reading activities and enhance students' reading interest. Therefore, Wattpad can be used as an alternative medium for English language learning, particularly in teaching reading.
The Role of IPC (International Primary Curriculum) Learning Methods in Enhancing the Students’ Readiness for Oral Presentation in English at Peachblossoms School, Bekasi Benedictus Art; Yon A. E; Lenny Solo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.21233

Abstract

This study examines the role of the International Primary Curriculum (IPC) in enhancing students’ readiness for oral presentations during the 2024 Student-Led Conference at Peachblossoms School Bekasi. The study was conducted through three months of classroom observation covering the IPC learning cycle from the Entry Point to the Exit Point, with particular attention to recurring learning conditions that supported students’ confidence in using English as a foreign language (EFL). The findings show that the IPC learning cycle contributed to students’ growing confidence in using English for everyday classroom communication and supported their readiness to present in the Student-Led Conference. Three interrelated conditions emerged as particularly important: a psychologically safe learning environment, supportive peers with positive attitudes, and opportunities to communicate with a real audience. Together, these conditions encouraged students to move beyond concerns with linguistic accuracy toward more fluent and purposeful communication. The study suggests that communicative confidence at the primary level develops not only through language instruction but also through a learning environment that provides meaningful opportunities for authentic interaction. These findings offer practical insight for Indonesian primary schools seeking to strengthen communication-oriented English learning and students’ oral presentation readiness.