Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) UNTUK TANAMAN PERTANIAN, DI DESA PAKKAL DOLOK, KEC.BATANG ONANG, KAB.PADANG LAWAS UTARA Handayani, Surya; Hardianti Wahyuni, Siti; Friska, Meiliana; Nasution, Jumaria; Harahap, Parmanoan
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i3.9431

Abstract

Tujuan Pengabdian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan limbah cair tahu dalam pembuatan pupuk organik cair (poc) untuk tanaman pertanian. Pengabdian ini dilaksanakan di desa Pakal Dolok, Kec.Batang Onang, Kab.Padang Lawas Utara. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu dengan mengadakan penyuluhan tentang manfaat pupuk organik cair untuk tanaman pertanian, pelatihan pembuatan pupuk organik cair dalam hal ini adalah pemanfaatan limbah cair tahu. Mitra ikut berperan aktif dalam penelitian ini, khususnya dalam teknis pelaksanaan dilapangan. Program pengabdian yang dilakukan diterima oleh petani. Petani sangat optimis dapat menerapkan apa yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian ini di lapangan. Karena teknologi ini sangat muda untuk diterapkan. Pupuk organik cair limbah cair tahu yang sudah difermentasi langsung dapat di aplikasikan petani tanaman pertanian yang sebelumnya sudah ditanam.
SOSIALISASI DAN PRAKTEK PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR DI DESA SIBULELE MUARA KECAMATAN BATANG ANGKOLA, TAPANULI SELATAN Friska, Meiliana; Hardianti Wahyuni, Siti; Nasution, Jumaria; Handayani, Surya; Harahap, Parmanoan
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i2.10409

Abstract

Desa Sibulele Muara berada di Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan luas wilayah ± 500000 m2. Sampah rumah tangga organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). upuk organik cair merupakan larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan dan sebagainya. Pupuk cair mengandung unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan tanaman. Unsur hara tersebut terdiri dari unsur nitrogen (N) untuk pertumbuhan tunas, batang, dan daun, unsur fosfor (P) berguna untuk merangsang pertumbuhan akar, buah, dan biji, unsur kalium (K) meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit. Kegiatan ini disosialisasi kepada Perangkat Desa, masyarakat, dan mahasiswa peserta KKL-UGN Padangsidimpuan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan dan pengolahan sampah rumah tangga organik dengan metose yang sederhana yaitu menggunakan ember. Diharapkan dari hasil yang diperoleh yaitu pupuk organik cair dapat dimanfaatkan pada tanaman pertanian di Desa Sibulele Muara.
RJA SAMA FAKULTAS PERTANIAN DAN BALAI PENELITIAN PERTANIAN (BPP) BANGE KABUPATEN MANDAILING NATAL KEPADA KELOMPOK TANI “BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DENGAN APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH” Jumaria Nasution; Meiliana Friska; Siti Hardianti Wahyuni; Surya Handayani
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i4.10815

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Fakultas Pertanian yang bekerjasama dengan BPP Bange untuk mengedukasi kelompok tani di Kabupaten Mandailing Natal. Pada kegiatan ini dilakukan sosialisasi tentang aplikasi ZPT organik dengan menggunakan bahan alami seperti air kelapa, air cucian beras, keong mas, dan gula merah pada tanaman sayuran. Aplikasi zat pengatur tumbuh memberikan manfaat yang sangat penting dalam fase pertumbuhan dan perkembangan sayuran khususnya dimana pada daerah ini mata pencaharian adalah bertani dengan pemanfaaatan bahan organik yang dianggap sebagai hama bisa diguanakan sebagai bahan ZPT organik. Keong mas yang biasa dikenal sebagai hama pada tanaman bisa dimanfaatkan sebagai bahan ZPT karena mengandung berbagai asam amino salah satunya adalah triftofan yang merupakan prekusor auksin. Peranauksin dalam pertumbuhan tanaman adalah pembesaran sel, mengatur formasi daun perkembangan buah sedangkan air kelapa tambahan mengandung ZPT organik jenis zeatin jenis sitokinin yang berfungsi untuk pemanjangan sel, penundaan penuaan pada tanaman,membentuk tunas dan lainny. Hasil dari Kegiatan Pengabdian ini memberikan manfaat pada kelompok tani dan wawasan pada seluruh mitra kerja sama pengolahan bahan organik menjadi ZPT dan manfaatnya pada tanaman sayuran khususnya menunjang pertumbuhan tanaman.
APLIKASI JAMUR BEAUVERIA BASSIANA DALAM MENGURANGI SERANGAN SPODOPTERA LITURA PADA TANAMAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) Friska, Meiliana; Wahyuni, Siti Hardianti; Nasution, Jumaria; Harahap, Parmanoan; Yanty, Dini Puspita
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1 No 2 (2023): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v1i2.3499

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L.) adalah sayuran yang banyak memberikan keuntungan dan manfaat karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Kebutuhan konsumsi bawang putih semakin meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, namun peningkatan ini belum diimbangi oleh peningkatan produksi karena banyak kendala antara lain serangan organisme pengganggu tanaman. Penggunaan entomopatogen sebagai agens pengendali hayati merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindari dampak negatif bahan kimia terhadap lingkungan. Agens hayati tersebut meliputi organisme yang bersifat predator, parasit, parasitoid, dan patogen. Beberapa organisme yang dapat bertindak sebagai agens hayati meliputi hewan vertebrata, nematoda, serangga, virus, bakteri, dan jamur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan masing-masing perlakuan B0 (0 gr Beauveria bassiana), B1 (3 gr Beauveria bassiana /L air), B2 (6 gr Beauveria bassiana /L air), B3 (9 gr Beauveria bassiana /L air), dan B4 (12 gr Beauveria bassiana /L air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Beauveria bassiana menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap persentase serangan seranga yaitu 0,06% dan intensitas serangan yaitu 0,03%. Perlakuan terbaik terdapat pada B4 (12 gr B.bassiana/L air). Kata Kunci: Bawang putih, Beuveria bassiana, Spodoptera litura
Inventory of Insect Species and Populations on Arenga pinnata in Pargarutan Dolok Village, East Angkola District, South Tapanuli Regency Siti, Siti Hardianti Wahyuni; Friska, Meiliana; Handayani, Surya; Nasution, Jumaria; Harahap, Sriwinaty
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 7 No 1 (2025): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v7i1.11816

Abstract

Palm plants (Arenga pinnata) are a type of palm plant that has high economic value in Indonesia, including in South Tapanuli Regency. All parts of the palm plant, ranging from sap, fruits, leaves, to stems have various benefits. However, in its cultivation, palm plants often face disturbances from insects, both as pests and as pollinating agents that have an important ecological role. Therefore, this study aims to inventory the types and populations of insects associated with palm plants in order to understand insect diversity and identify potential pests and natural predators. This study was conducted in Pargarutan Dolok Village, East Angkola District, South Tapanuli Regency for eight weeks using the anthracane trap method and direct observation. The results showed that insects of the order Hymenoptera, especially the family Apidae, were the group with the highest number of anthracite traps, at 23 individuals. In total, 65 individual insects were found consisting of 6 orders and 10 families. The insect population during the 1st to 4th week was 40 individuals, while in the 5th to 8th week it was 25 individuals. The role of insects found in palm plants includes pollinators, predators, and polyphages.
Pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan tanaman buah naga (Hyloceareus polyrhizus) Nasution, Jumaria; Nasution, Yusriani; Azhari, Zuhri
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 2 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i2.10833

Abstract

Buah naga adalah salah satu buah tropis yang kaya antioksidan sehingga dapat mengurangi risiko penyakit degeneratif. Budidaya buah naga yang diharapkan dapat berkontribusi pada aspek ekonomi dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap dan non faktor diulang sebanyak 3 kali. Pertimbangan pertama adalah mengenai media tanam, dengan opsi A0 yaitu menggunakan tanah sebagai kontrol. A1 terdiri dari tanah, pupuk, dan pasir dalam perbandingan tertentu, dan A2 terdiri dari tanah, pupuk, dan arang sekam dalam perbandingan yang sama. Terakhir terdapat opsi 2 yang mencakup tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dalam perbandingan yang sama. Parameter yang diukur dalam percobaan ini adalah rerata jumlah tunas, panjang tunas dan waktu muncul tunas. Hasil penelitian menunjukkan panjang tunas dan rerata jumlah tunas tidak berpengaruh nyata sedangkan pada jumlah munculnya tunas berpengaruh nyata pada perlakuan A2.
Kejadian serangan hama pada Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PTPN IV Sosa Wardi Siregar; Siti Hardianti Wahyuni; Jumaria Nasution
Journal Agro-Livestock Vol. 2 No. 02 (2024): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/tghwvv77

Abstract

This study identifies and analyzes the occurrence of pest attacks on oil palm plants in the TBM 3 area. Observations were conducted from August 2023 to November 2023 at PTPN IV Sosa, Padang Lawas Regency. The observation began with conducting a survey at the sample collection sites, which are in the oil palm plantation area of PTPN IV Sosa, Padang Lawas Regency. Samples were taken from several areas, namely TBM 1, TBM 2, TBM 3, and TM. The area observed in each section was 1 hectare, with a population of 143 trees in each observation area. The samples used comprised 10% of the total population, resulting in a total of 14 trees observed per area. Observations started from the 10th row at the 5th tree from the roadside, continuing to the 15th tree, and so on, following that pattern. The results indicate that rats, particularly Rattus rattus tiomanicus, are the most significant pests, with an attack percentage reaching 37.16%. In contrast, the incidence of termite attacks is significantly lower, at 2.87%. Although the impact of termite attacks is not as severe as that of rats, continuous monitoring of termite pest attacks remains necessary, especially on younger, more vulnerable plants. These findings highlight the need for effective and sustainable pest control strategies to maintain the health and productivity of oil palm plants.
Aplikasi Pupuk Kandang Ayam Terhadap Fase Pertumbuhan Tanaman Sorgum (Sorgum Bicolar L) Siti Zahra Simatupang; Muhammad Nizar Hanadiah Nasution; Jumaria Nasution
Journal Agro-Livestock Vol. 2 No. 02 (2024): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/r5s7zj54

Abstract

Sorghum is a type of cereal crop that has great potential to be developed in Indonesia because it has good adaptability and is tolerant of drought, so sorghum has enormous potential to be developed as a source of nutrient-rich food. Sorghum contains protein (8-12%) which is higher than rice (6-10%), and its fat content (2-6%) is higher than rice (0.5-1.5%), also contains vitamin B, iron, phosphorus , potassium, and other micronutrients. To improve the quality and quantity of sorghum plants, fertilization is necessary. The current problem is that farmers using excessive chemical fertilization can reduce the quality and fertility of the soil, damage the soil ecosystem, and is not environmentally friendly.Efforts that can be made to improve and restore soil fertility are by organic fertilization. Fertilization is an activity of adding one or more nutrients to the soil when the level of availability is insufficient for the growth and development of a plant. This research aims to evaluate the application of chicken manure on sorghum growth at doses of 0 gr, 100 gr, 200 gr and 300 gr on the growth of stem height, panicle length and sorghum stem diameter. The design used was a non-factorial random design with 4 replications with 24 plants in one plot. The results obtained in this study were not significantly different.
Optimalisasi Lahan Pekarangan melalui Pengembangan Tanaman Jahe di Desa Pargarutan Dolok, Kabupaten Tapanuli Selatan Wahyuni, Siti Hardianti; Meiliana Friska; Surya Handayani; Jumaria Nasution; Sriwinaty Harahap
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to optimize the utilization of home gardens through the development of ginger (Zingiber officinale) cultivation in Pargarutan Dolok Village, South Tapanuli Regency. The activity was implemented in response to the low productivity of village home gardens, which are generally underutilized for economic purposes. The implementation method employed a participatory approach involving local residents directly through stages of socialization, training, demonstration plot establishment, technical assistance, and program sustainability evaluation. A total of 42 families actively participated out of 60 targeted households, with a plant growth success rate of 92%. The application of liquid organic fertilizer and botanical pesticides effectively increased the number of shoots and reduced the incidence of plant diseases. The social impact showed an 85% improvement in community awareness and skills in utilizing home gardens, along with the formation of the “Jahe Sejahtera Pargarutan” group as a collaborative business platform. Economically, the potential additional household income from 50 ginger polybags reached IDR 270,000–360,000 per planting cycle. The results of this program demonstrate that optimizing home garden land through ginger cultivation can significantly enhance household welfare and food security while promoting economic independence among rural communities.
STUDI EKSPLORATIF PERUBAHAN WARNA DAGING BUAH SEMANGKA (CITRULLUS LANATUS) PASCA APLIKASI HORMON GIBERELIN Meiliana Friska; Sriwinaty Harahap; Siti Hardianti Wahyuni; Jumaria Nasution; Surya Handayani
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4 No 1 (2026): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v4i1.8413

Abstract

Semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diminati konsumen. Salah satu indikator kualitas buah semangka adalah warna daging buah yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hormon giberelin terhadap kualitas warna daging buah semangka. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non-faktorial yang terdiri atas empat taraf konsentrasi giberelin, yaitu G0 = 0 ppm, G1 = 100 ppm, G2 = 200 ppm, dan G3 = 300 ppm dengan enam ulangan. Parameter yang diamati adalah warna daging buah menggunakan Royal Horticultural Society (RHS) Colour Chart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon giberelin mampu meningkatkan intensitas warna merah daging buah semangka. Perlakuan G0 menghasilkan warna 47D Red Pink, perlakuan G1 menghasilkan warna 42B Medium Red, sedangkan perlakuan G2 dan G3 menghasilkan warna 45B Dark Red. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemberian giberelin pada konsentrasi 200 ppm dan 300 ppm menghasilkan warna merah daging buah yang lebih pekat dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, aplikasi hormon giberelin berpotensi meningkatkan intensitas warna merah daging buah semangka.