Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Teoretis Dampak Paparan Media Digital terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Sekolah Dasar Anggi Nurmalita; Muhammad Furqan; Dini Fitriyani; Muhammad Azrun Parinduri; Nurhilal Ahmad Fathin Abdurrasyid
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v5i2.5697

Abstract

Meluasnya penggunaan gawai dan media digital pada anak usia sekolah dasar (6–12 tahun) berpotensi memengaruhi proses perkembangan sosial dan emosional mereka yang sangat menentukan kesejahteraan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji relevansi teori perkembangan klasik, mengidentifikasi dimensi sosial-emosional yang rentan terdampak, serta merumuskan model interaksi konseptual antara penggunaan media digital dan perilaku anak. Penelitian kualitatif dengan desain tinjauan teoretis kritis (critical theoretical review) ini menganalisis 35 artikel ilmiah sekunder bereputasi terbitan sepuluh tahun terakhir melalui teknik penelusuran pustaka sistematis dan analisis tematik berbasis perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ecological Systems Theory dan Social Learning Theory memerlukan rekonseptualisasi karena media digital kini berperan sebagai mikrosistem baru yang memengaruhi sosialisasi anak melalui penguatan algoritmik. Dimensi regulasi emosi dan empati ditemukan sebagai aspek yang paling rentan mengalami penurunan fungsi akibat penggunaan layar berlebihan (excessive screen time). Selain itu, dampak media digital terhadap perilaku anak tidak berlangsung secara langsung, melainkan dipengaruhi oleh pola pendampingan orang tua (parental mediation) dan iklim sosial di sekolah sebagai variabel perantara. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar pendidik dan orang tua merancang strategi pengasuhan digital yang komunikatif serta menerapkan literasi media berbasis interaksi nyata untuk menjaga tumbuh kembang sosial-emosional anak.
Analisis Implementasi Kebijakan Publik dalam Manajemen Pendidikan Indonesia DINI FITRIYANI; Cucu Atikah
Jurnal Silatene Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026) : September
Publisher : Suwaib Amiruddin Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53611/60bwfe45

Abstract

Kebijakan pendidikan merupakan bagian integral dari kebijakan publik yang berperan penting dalam mengatur sistem pendidikan nasional guna mencapai tujuan pembangunan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan publik dalam manajemen pendidikan serta dampaknya terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah dan literatur relevan terkait kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan publik di bidang pendidikan memiliki peran strategis dalam pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas, serta pengelolaan sumber daya pendidikan secara efektif. Namun demikian, implementasi kebijakan masih menghadapi berbagai tantangan seperti kesenjangan pendidikan dan kurang optimalnya manajemen di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan efektivitas kebijakan pendidikan.
Efektivitas model Project Based Learning (PjBL) berbantuan aplikasi Canva terhadap kreativitas dan hasil belajar PAI Anggi Nurmalita; Tryana Hafilda Dewi; Dini Fitriyani; Roslia Arfanti; Dwi Puspitasari; Hafid Muslih
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 8 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i8.24371

Abstract

This study evaluates the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model assisted by the Canva application on the creativity and cognitive learning outcomes of Islamic Religious Education (PAI) students at SMP Pasundan 1 Bandung. Utilizing a quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest-posttest design, data were collected from a purposive sample of 30 eighth-grade students. Due to non-normally distributed data verified by the Shapiro-Wilk test (p < 0.05), hypothesis testing was shifted to the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank Test. The descriptive analysis revealed that the mean cognitive score increased from 85.90 in the pre-test to 88.50 in the post-test, complemented by a high product creativity mean score of 87.53. The inferential analysis yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.009 (p < 0.05), indicating a highly significant improvement. These results confirm that integrating PjBL with Canva effectively minimizes students' cognitive load during art based tasks, seamlessly transforming text-heavy religious concepts into aesthetically educational infographics. This integration empowers students as active creators of their learning materials. This research contributes a practical blueprint for digitalizing PAI instruction without compromising its core spiritual and doctrinal essence. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Project Based Learning (PjBL) berbantuan aplikasi Canva terhadap kreativitas dan hasil belajar kognitif Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa di SMP Pasundan 1 Bandung. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu menggunakan desain one-group pretest-posttest, data dihimpun dari sampel bertujuan sebanyak 30 siswa kelas VIII. Mengingat sebaran data tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk ($p < 0,05$), pengujian hipotesis beralih menggunakan Uji Jenjang Bertanda Wilcoxon. Hasil statistika deskriptif menunjukkan kenaikan nilai rata-rata kognitif dari 85,90 (pre-test) menjadi 88,50 (post-test), didukung oleh nilai rata-rata kreativitas produk visual sebesar 87,53. Hasil uji inferensial menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,009 ($p < 0,05$), sehingga hipotesis diterima secara signifikan. Integrasi PjBL dan Canva terbukti efektif mereduksi beban kognitif siswa dalam mendesain, mentransformasi materi keagamaan yang abstrak menjadi info grafis edukatif, sekaligus reposisi peran siswa menjadi pengembang bahan ajar mandiri. Riset ini menyumbang cetak biru operasional dalam modernisasi instruksional PAI di era digital.