Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Penyuluhan Sadari dengan Tingkat Pengetahuan SADARI: Literatur Review: Relationship Between BSE Counseling and BSE Knowledge Level: Literature Review Friska Realita; Noveri Aisyaroh; Erah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.129 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2151

Abstract

Latar Belakang: Menurut data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN), dijelaskan bahwa jumlah temuan dan kematian akibat kanker hingga tahun 2018 sebanyak 18,1 juta kejadian, dan 9,6 juta kematian pada tahun 2018. Angka kematian akibat kanker diprediksi akan terus meningkat hingga lebih. dari 13,1 juta pada tahun 2030. Tujuan: mengetahui hubungan pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan peningkatan pengetahuan SADARI. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review dimana peneliti mengkaji secara kritis ide-ide yang terkandung dalam beberapa penelitian. Sumber artikel penelitian diperoleh melalui google Scholar dan media pencarian publikasi media. Metode penelusuran dilakukan dengan menggunakan analisis PICO yaitu populasi wanita usia subur atau usia produktif, intervensi pemberian penyuluhan atau pendidikan kesehatan, perbandingan pemberian intervensi pada SADARI, hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan. Hasil: dari analisis beberapa artikel jurnal, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan atau health education tentang SADARI. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa suatu penyuluhan ataupun Pendidikan Kesehatan yang berbasis promosi Kesehatan baik melalui secara langsung maupun tidak langsung hingga menggunakan media sosial ataupun media cetak tentang SADARI berpengaruh pada peningkatan pengetahuan SADARI kepada para perempuan yang awalnya memiliki tingkat pengetahuan sadari rendah bahkan tidak mengetahui informasi sadari, menjadi memiliki pengetahuan baik tentang sadari yang mampu mendeteksi dini kanker payudara pada perempuan. Adapun faktor faktor yang membantu peningkatan pengetahuan antara lain usia, tingkat pendidikan, media pembelajaran, pengalaman, serta sumber informasi.
Korelasi Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Seks Pranikah pada Remaja : Literature Review: Correlation of Social Media Use on Premarital Sex Behavior Teenager : Literature Review Friska Realita; Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Wiwi, Wiwi Muslimasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.622 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2258

Abstract

Latar Belakang: Kemajuan teknologi internet, smartphone yang begitu cepat terutama media sosial (Instagram, whatssAp, dll) sangat berpengaruh dalam semua aspek kehidupan termasuk perilaku seks pra nikah dan kesehatan reproduksi remaja. Media sosial memberikan dampak negatif dan positif dalam perilaku seks pra nikah. Salah satu dampak negatif adalah pacaran yang akan mendorong perilaku seks pra nikah remaja. Sebagian hasil penelitian menunjukkan meningkatnya aktivitas masturbasi, menonton pornografi, sexting, berkirim pesan melalui media sosial atau obrolan telepon, dan video dengan pasangan yang akan mengarah ke seks bebas bahkan prostitusi online. Adapun dampak positif media sosial yakni memberikan informasi, penyuluhan dan edukasi mengenai kesehatan reproduksi secara cepat, kreatif dan inovatif melalui whatsApp group, postingan Instagram dll. Tujuan: Mengetahui korelasi atau hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pra nikah. Metode: kajian literatur dengan penelusuran menggunakan media elektronik dan internet melalui data base dengan penggunaan kata kunci. Hasil: ada hubungan antara penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah remaja. Kesimpulan: Berdasarkan hasil kajian literatur dari 10 artikel dapat disimpulkan bahwa terdapat 8 artikel yang menyatakan adanya korelasi atau hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah remaja dan 2 artikel menyatakan tidak ada hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah remaja.
SADARI Sebagai Skrining Kanker Payudara : Literature Review: BSE as Breast Cancer Screening : Literature Review Kartika Adyani; Friska Realita; Anisa Alya Maulidina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i10.2638

Abstract

Latar Belakang: Wanita di Indonesia masih memiliki tingkat kesadaran rendah dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI yang disebabkan oleh kurangnya kepekaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan payudara. Sebuah survei dari Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2018 menunjukkan bahwa 8-9% wanita menderita kanker payudara. Tujuan: Studi Literature (Literature review) ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan SADARI sebagai skrining serta deteksi dini kanker payudara pada perempuan. Metode: Artikel ini menggunakan metode Literature Review berdasarkan artikel penelitian terbaru yang terbit pada tahun 2017 sampai dengan 2021. Jumlah artikel yang direview dalam literature review ini adalah 10 artikel. Sumber data berbasis online yang digunakan berasal dari Indonesia dan negara lain yang menggunakan bahasa Inggris seperti PubMed dan Google Schoolar. Hasil: Berdasarkan 10 artikel yang dianalisis, didapatkan hasil bahwa responden yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik akan melakukan SADARI dengan baik dan benar dalam skrining kanker payudara. Faktor dan intervensi dari pelaku SADARI umumnya disebabkan oleh usia, pekerjaan, dan kegiatan mereka sehari-hari. Faktor dan intervensi yang paling berpengaruh adalah lingkungan yang mendukung dan pengetahuan lebih dalam mengenai kanker payudara. Kesimpulan: Dapat disimpulkan yaitu terdapat perubahan tingkat pengetahuan serta sikap sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terhadap aplikasi SADARI sebagai usaha deteksi awal kanker payudara yang terjadi pada wanita.
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Covid-19 terhadap Tingkat Kecemasan pada Lansia: Relationship Level of Knowledge about Covid-19 on Anxiety Level in the Elderly Friska Realita; Kartika Adyani; Vicky Nadya Azza Paramita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3085

Abstract

Latar Belakang: Virus Corona adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Covid-19 memberikan dampak psikologis bagi lansia, salah satunya adalah kecemasan. Kurangnya pengetahuan lansia menyebabkan kecemasan yang dapat menurunkan daya tahan tubuh. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang Covid-19, untuk mengetahui tingkat kecemasan lansia, dan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan lansia tentang Covid-19 dengan tingkat kecemasan pada lansia di Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai media pengumpulan data dan data dianalisis secara univariat dan bivariate. Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan cross sectional. Kesimpulan: hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan lansia dalam kategori baik adalah 33 orang (100,0%), tingkat kecemasan pada kategori tidak cemas adalah 23 orang g (69,7%) skor < 7, hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dan tingkat kecemasan mendapatkan p-value > 0,05 (p=395) maka H0 diterima, sehingga tidak ada korelasi atau tidak ada hubungan yang signifikan. Kesimpulan: lansia yang memiliki tingkat pengetahuan baik dengan tingkat kecemasan tidak memiliki kecemasan dan tidak ada hubungan atau tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan tingkat kecemasan pada lansia.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kanker Serviks dengan Motivasi Pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur : Literature Review: Relationship Between Cervical Cancer Knowledge Level And Vai Test Motivation On Women In Childbearing Age : Literature Review Friska Realita; Emi Sutrisminah; Sujiati, Ayu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3514

Abstract

Latar belakang: Deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA terbukti menurunkan angka 34-80% kejadian kanker serviks. Keterlambatan dalam melakukan deteksi dini kanker serviks ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait upaya penanganan dan pencegahan kanker serviks. Kurangnya pengetahuan akan kanker serviks membuat dorongan untuk melakukan pemeriksaan IVA juga berkurang Tujuan: Menganalisis hasil penelitian selama sepuluh tahun terakhir terkait hubungan tingkat pengetahuan dengan motivasi melakukan pemeriksaan IVA. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review dimana peneliti mengkaji secara kritis ide-ide yang terkandung dalam beberapa penelitian. Pencarian literature review. Metode penelusuran dilakukan menggunakan analisis PICO yaitu wanita usia subur 30-50 tahun, intervensinya adalah tingkat pengetahuan yang dimiliki wanita usia subur terkait kanker serviks antara yang memiliki pengetahuan yang cukup dan tidak, hasilnya berkaitan dengan motivasi wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan IVA. Pencarian artikel ini dilakukan pada sejumlah database ilmiah seperti ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Hasil: Dari analisis 10 artikel dengan 7 jurnal internasional dan 3 jurnal nasional, terdapat hubungan tingkat pengetahuan kanker serviks dengan motivasi pemeriksaan IVA pada wanita usia subur. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan berpengaruh besar dalam memunculkan motivasi untuk melakukan pemeriksaan IVA. Semakin tinggi tingkat pengetahuan semakin tinggi motivasi terkait pentingnya melakukan deteksi dini IVA untuk mencegah kanker serviks.
Pengaruh Teman Sebaya terhadap Kejadian Pernikahan Dini : Literature Review: The Effects of Peers on Early Marriage Incidents : Literature Review Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Friska Realita; Maharani Cahyaningtyas
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3655

Abstract

Latar belakang: Masalah pernikahan dini yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pengetahuan, adopsi perilaku proses, sikap, pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, pola asuh orang tua, kepercayaan, ketersediaan pelayanan kesehatan, dan peran teman sebaya. Tujuan: untuk menelaah hasil dari hubungan teman sebaya terhadap kejadian pernikahan dini sesuai dengan penelitian – penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Metode: Metode yang digunakan ialah tinjauan literature review. Pengumpulan artikel menggunakan database Google Scholar dan BMC dengan seleksi kurun waktu 5 tahun terakhir. Pengumpulan data disesuaikan dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil: Dari beberapa faktor seperti faktor predisposisi, pemungkin dan penguat, didapatkan pengaruh teman sebaya berperan cukup kuat bagi remaja untuk melangsungkan pernikahan dini karena terlibat dalam memberikan keputusan dan mendukung untuk menikah dini dari teman sebayanya. Kesimpulan: Terdapat pengaruh ataupun keterlibatan teman sebaya dalam mendukung remaja lainnya untuk segera melangsungkan pernikahan pada usia dini.