Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Upgrading Manual Turning Machine Towards IoT-Based Manufacturing Sutopo Sutopo; Bayu Rahmat Setiadi; Muhammad Hanzla
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 26, No 2 (2020): (October)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v26i2.27334

Abstract

Technological independence is one aspect of the challenges of the industrial revolution era 4.0. Digitalization, robotization, big data, internet of things (IoT), and efficiency of work processes require an update in technology. If everything is held in the fulfillment of practicum facilities, it will undoubtedly cost a prohibitive fee. Many of the tools and machines found in learning machining practices in Vocational High Schools (VHS) in Indonesia are still a conventional machine. This study provides a breakthrough solution in the effectiveness and efficiency of traditional machining of the lathe that starts with a preliminary identification of literature, selection according to inclusion and exclusion criteria, coding, themes classifications, and supplementary areas. Through the literature review methodology, this article has the main objective of identifying the needs in architecture and the need for supporting devices on conventional lathes based on the IoT as well as safe, comfortable, and modern work areas in lathe machining practices.
Penerapan Model Pembelajaran Algoritma-Heuristik sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Praktik Pemesinan Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 17, No 2 (2008): (Oktober)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.257 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v17i2.7660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana model pembelajaran Algoritma-Heuristik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran praktik pemesinan. Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilihat dari meningkatnya aktivitas dan kemandirian mahasiswa serta meningkatnya prestasi belajar mahasiswa. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas yang diawali dengan perencanaan, kemudian pelaksanaan tindakan dan observasi, refleksi, dan diikuti perencanaan ulang untuk tindakan berikutnya hingga benar-benar dapat diambil sebuah kesimpulan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi penilaian benda kerja hasil praktik, dokumentasi untuk mendapatkan catatan penting tentang masalah  pembelajaran dikelas, observasi untuk mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku secara langsung kelompok ataupun individu, dan wawancara digunakan untuk mengungkap data tentang pelaksanaan pembelajaran. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran algoritma-heuristik dapat meningkatkan keaktivan mahasiswa sebesar 14,55%, kemandirian  mahasiswa meningkat sebesar 11,2%, dan prestasi belajar mahasiswa meningkat sebesar 5,625%. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran algoritma-heuristik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran praktik pemesinan sebesar 10,45 %.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PROSES PEMBELAJARAN FABRIKASI LOGAM DI SMK N 1 SEYEGAN Diar Mulya Ashari; Sutopo Sutopo
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 7, No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v7i1.11751

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keadaan faktor internal dan eksternal siswa kelas XI Teknik Fabrikasi Logam terhadap pencapaian prestasi belajar mata pelajaran Teknik Konstruksi Fabrikasi Logam. Mengetahui faktor internal dan eksternal apakah yang perlu ditingkatkan agar dapat memberi pengaruh hasil belajar siswa kelas XI Teknik Fabrikasi Logam di SMK N 1 Seyegan. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI  jurusan Teknik Fabrikasi Logam di SMK N 1 Seyegan tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 27 siswa. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Dari 27 responden menjawab memiliki motivasi belajar rendah, minat belajar tinggi, memiliki kecerdasan rendah, memiliki masalah jasmani rendah, sarana prasarana yang mendukung dengan tingkat sedang, lingkungan keluarga sedang, tenaga pendidik tinggi, lingkungan kelas rendah, metode pembelajaran sedang dalam pencapaian prestasi belajar.
EKPLORASI PRODUK UNGGULAN UMKM BARU DI DESA PACAREJO, KABUPATEN GUNUNGKIDUL HASIL KELOMPOK IBU PKK Nahiyah Jaidi; Sutopo Sutopo; Bayu Rahmat Setiadi; Ganda Sukmara; Tri Sumarni
Jurnal Abditani Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v5i2.173

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan kapasitas produksi unit UMKM di Desa Pacarejo melalui bantuan Teknologi Produksi; (2) Meningkatkan kualitas pengelolaan SDM UMKM yang efektif dan efisien; (3) Meningkatkan mutu produk dan variannya dengan menunjukkan identitas UMKM Desa Pacarejo; dan (4) Memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM baik di dalam dan luar DIY. Subjek kegiatan ini adalah Kelompok Ibu-Ibu PKK Dusun Kepuh Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kab. Gunungkidul. Tempat pelaksanaan kegiatan pelatihan di UNY Kampus Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan Pelatihan dilakukan pada Tanggal 3 Desember 2021. Hasil kegiatan PPM ini adalah produk-produk olahan kacang yang terdiri atas kacang disco daun jeruk, bumbu pecel kering, cookies kacang, kacang sembunyi, cake kacang gula palem, roti kacang, dan kering tempe kacang teri. Selain itu, mitra juga dibekali keterampilan membuat kemasan (packaging) dalam bentuk kemasan plastik dan toples. Peserta pelatihan sangat puas dan menyatakan kebermanfaatan yang sangat besar dengan adanya pelatihan ini sehingga dapat menjadi pemantik bagi kelompok untuk melakukan inovasi lain tentang olahan kacang sebagai produk unggulan daerah Desa Pacarejo.
THE DESIGN OF PULPER MACHINE TO INCREASE COFFEE PRODUCTION CAPACITY IN REALIZING PEOPLE'S ECONOMY Kiromim Baroroh; Sutopo Sutopo; Aprilia Tina Lidyasari; Eva Imania Eliasa; Khairul Irsad; Nugroho Suryo Pambudi; Devi Kusumawati; Richa Lailil Ulya
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v8i1.54508

Abstract

The planning and making of the peeler machine for coffee skin are aimed at completing the needs of SMEs at Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo. The manual process is the main obstacle in peeling coffee sheets in SMEs. The main objective of creating technological innovation is to assist workers in the production process using appropriate technology to make their work more qualified, effective, and efficient. In planning and making coffee pulper, we must study some literature, make plans, calculate the process of creating tools, and evaluate the tools' trial and error. The picture design use application, namely Autodesk Inventor. The size of the machine is 110 cm x 127 cm x 130 cm; using a motor with gas oil, and the first circle is 3600 rpm, used to pull components with the ratio 1:6, v-belt the type A 75, one solid ship with the diameter of 20 mm. the final result is that the capacity of the pulper machine for coffee is 610 kg/hour.
PEMBERDAYAAN POTENSI KELOMPOK IBU-IBU PKK PACAREJO MELALUI PENGEMBANGAN OLAHAN MAKANAN BERBASIS KACANG Sutopo, Sutopo; Sasongko, Beni Tri; Saputri, Virda Hersy Lutviana; Harjanto, Chrisna Tri; Prasetya, Tri Adi
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 3 (2024): September : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i3.50955

Abstract

Kemajuan UMKM di Pacarejo sangat tergantung dengan kontribusi aktif dari ibu-ibu PKK. Salah satu dusun yaitu Kepuh, Desa Pacarejo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah mendapatkan pedampingan intensif dari Universitas Negeri Yogyakarta. Hasil bumi Desa Pacarejo yang belum diolah secara maksimal salah satunya adalah kacang tanah. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata, kacang tanah berpotensi diolah menjadi oleh-oleh khas dari Gunungkidul. Belum optimalnya pengolahan makanan berbasis kacang di Desa Pacarejo disebabkan oleh beberapa permasalahan yaitu permasalahan produksi, mutu produk, dan pemasaran. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan akan berfokus pada permasalahan produksi terkait produksi kulit lumpia kacang umpet, permasalahan mutu produk terkait desain packaging yang mengangkat identitas Desa Pacarejo, dan permasalahan pemasaran terkait ekspansi pasar secara luas. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat antara lain: (1) meningkatkan kapasitas produksi olahan makanan “kacang umpet” di Desa Pacarejo melalui bantuan Teknologi Tepat Guna; (2) meningkatkan mutu produk dan varian rasa produk dengan menunjukan identitas Desa Pacarejo; dan (3) memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM baik di dalam dan luar DIY. Metode pelaksanaan PPM melalui empat langkah yaitu; tahap pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian dapat menambah wawasan Ibu-ibu PKK dalam menambah variasi rasa olahan kacang umpet dan meningkatkan nilai jual produk.The progress of MSMEs in Pacarejo is highly dependent on the active contribution of PKK women. One of the hamlets, Kepuh, Pacarejo Village, Gunungkidul Regency, Yogyakarta Special Region, has received intensive assistance from Yogyakarta State University. One of the crops of Pacarejo Village that has not been maximized is peanuts. As a tourist destination, peanuts have the potential to be processed into typical souvenirs from Gunungkidul. The suboptimal processing of peanut-based food in Pacarejo Village is caused by several problems, namely production, product quality, and marketing. The community service program will focus on production problems related to the production of peanut spring roll skins, product quality problems related to packaging design that raises the identity of Pacarejo Village, and marketing problems related to broad market expansion. The objectives of the Community Service include: (1) increasing the production capacity of processed food "kacang umpet" in Pacarejo Village through Appropriate Technology assistance; (2) improving product quality and product flavor variants by showing the identity of Pacarejo Village; and (3) expanding the marketing reach of MSME products both within and outside DIY. The method of implementing PPM through four steps, namely; training, mentoring, monitoring and evaluation stages. The results of the community service activities can add insight to PKK mothers in adding variations in the taste of processed hide-and-seek beans and increasing the selling value of the product.
Innovation in the Development of a CO₂ Laser Cutting Machine: Experimentation on Cutting Quality and Machine Precision Sutopo; Sasongko, Beni Tri; Farih Kurniawan; Virda Hesy Lutviana Saputri; Muhammad Imawan Badranaya; Abdul Aziz Nugroho; Septianto Budi Pranata
Journal of Engineering and Applied Technology Vol. 6 No. 02 (2025): (August)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jeatech.v6i02.90321

Abstract

In the era of Industry 4.0, CO₂ laser cutting technology has been increasingly adopted across manufacturing, creative industries, and vocational education due to its precision, flexibility, and non-contact process. However, wood-based composites such as Medium Density Fibreboard (MDF) present challenges in laser machining, including thermal deformation, carbonization, and surface damage, necessitating further investigation into process parameters. This study designed and developed a CNC CO₂ Laser Cutting Machine with a 60 W laser source, dimensions of 160 × 100 × 85 cm, and a working area of 110 × 72 × 2 cm, integrating mechanical, optical, and control systems to improve efficiency and precision. The research method involved prototype design, fabrication, assembly, and iterative trials on acrylic, plywood, and MDF, with adjustments made to optimize power, cutting speed, and control stability. Surface roughness tests showed significant variation across materials, with MDF achieving an average Ra value of 6.25 µm (smooth) and acrylic achieving 0.85 µm (very smooth), indicating that acrylic provides superior aesthetic and precision outcomes, while MDF remains suitable for applications with moderate tolerance. The findings highlight that laser parameter optimization is critical for cut quality, and further refinements through jigs/fixtures and the addition of a rotary axis are recommended to enhance structural accuracy and expand application versatility.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PROSES PEMBELAJARAN FABRIKASI LOGAM DI SMK N 1 SEYEGAN Diar Mulya Ashari; Sutopo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v7i1.11751

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keadaan faktor internal dan eksternal siswa kelas XI Teknik Fabrikasi Logam terhadap pencapaian prestasi belajar mata pelajaran Teknik Konstruksi Fabrikasi Logam. Mengetahui faktor internal dan eksternal apakah yang perlu ditingkatkan agar dapat memberi pengaruh hasil belajar siswa kelas XI Teknik Fabrikasi Logam di SMK N 1 Seyegan. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI jurusan Teknik Fabrikasi Logam di SMK N 1 Seyegan tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 27 siswa. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Dari 27 responden menjawab memiliki motivasi belajar rendah, minat belajar tinggi, memiliki kecerdasan rendah, memiliki masalah jasmani rendah, sarana prasarana yang mendukung dengan tingkat sedang, lingkungan keluarga sedang, tenaga pendidik tinggi, lingkungan kelas rendah, metode pembelajaran sedang dalam pencapaian prestasi belajar.
Enhancing students' self-efficacy and creativity in computer numerical control machining through peer-assisted project-based learning Sutopo Sutopo; Bayu Rahmat Setiadi; Irdayanti Mat Nashir; Virda Hersy Lutviana Saputri; Achmad Arifin; Tri Adi Prasetya; Chrisna Tri Harjanto; Beni Tri Sasongko
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v14i2.72409

Abstract

The demand for increasingly diverse product designs and specifications in the manufacturing industry requires  Computer Numerical Control (CNC) machine operators to have high technical skills and strong self-efficacy and creativity. High self-efficacy allows operators to be more confident in applying their technical skills, while creativity helps them solve problems and challenges during the production process. This study aims to improve students' self-efficacy and creativity by applying the Peer-Project Based Learning (Peer-PjBL) model, which combines aspects of project-based learning with peer-to-peer learning. The method used in this research is Classroom Action Research (PTK), which consists of two implementation cycles. Each cycle involves planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of this study were 20 students who took the CNC Machining Technology course at Universitas Negeri Yogyakarta. Data were collected using a questionnaire that measured self-efficacy and student creativity indicators and then analyzed descriptively. The results showed that applying the Peer-PjBL method significantly increased students' self-efficacy and creativity in each research cycle. This improvement can be seen in students' ability to face new challenges independently, as well as their ability to generate diverse creative ideas in solving problems. This research makes an important contribution to the development of learning methods in vocational education by emphasizing the improvement of technical abilities and non-technical skills, such as self-efficacy and creativity, which are needed in the modern world of work.
Penguatan Produksi Batik Tulis bagi Pengrajin Lokal melalui Pelatihan Inovasi Teknologi ASP2 Bersama PT. PMCT di Sanggar Batik Astoetik, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tri Hadi Karyono; Oktaf Gani Dhewa; Aris Nasuha; Komarudin Komarudin; Sutopo Sutopo; Adeng Pustikaningsih; Indra Hidayatulloh
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): JIPPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.959

Abstract

Pengrajin batik tulis menghadapi lamanya tahap sketsa (hingga ±3 hari) dan menurunnya minat generasi muda, yang menekan produktivitas. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan menguji Automatic Smart Pen Plotter (ASP2) sebagai solusi percepatan sketsa sekaligus penguatan literasi digital. Pelatihan praktik penggunaan ASP2 dilaksanakan pada 23 Agustus 2025 di Sanggar Batik Astoetik dengan 20 peserta, melalui tahapan hands-on, observasi, dan evaluasi kepuasan. Peserta berhasil mengoperasikan ASP2 untuk membuat pola di kain mori dan melanjutkan ke proses membatik tradisional (pencantingan, pewarnaan, nglorod), dengan percepatan nyata pada tahap sketsa dibanding cara manual. Survei menunjukkan kepuasan 100% pada aspek fasilitator, waktu, dan kemudahan penggunaan; 80% menyatakan peningkatan keterampilan dan pengetahuan yang sangat besar; dan 100% berminat mengikuti pelatihan lanjutan. Penerapan ASP2 pada mitra berdampak pada peningkatan produktivitas, penguatan kompetensi digital, serta terbentuknya persepsi positif bahwa teknologi dapat menjadi mitra dalam pelestarian batik.