Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Partisipatif Penyusunan Profil Perpustakaan Sebagai Upaya Penguatan Literasi Sekolah di SMA Negeri 1 Palembang Ibrahim, Ibrahim; Arwan, Arwan; Kanada, Rabial; Puteri, Rafa Nabila; Sari, Novita Eka; Auliyah, Dwi Septi; Ramadhina, Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1481

Abstract

This Community Service activity aims to assist and enhance the school's capacity in developing a library profile as an effort to strengthen school literacy at SMA Negeri 1 Palembang. The method used in this Community Service program is participatory mentoring and training. The mentoring process is carried out in stages, starting from data collection, document preparation, to profile finalization. A well-structured library profile serves as a comprehensive overview of the library’s condition, facilities, services, and development programs. The field implementation involves socialization activities, training, and direct mentoring for the school library team. This activity is expected to help the school develop a standardized library profile, support library accreditation, and serve as a reference for the development of school literacy programs. The mentoring results indicate an improvement in the school’s understanding and ability to systematically and effectively compile a quality library profile. Additionally, it encourages students and educators to better understand the role of the library in supporting learning and strengthening literacy, assists the school in documenting library data—including book collections, facilities, services, and literacy programs—and fosters the development of a sustainable school literacy program. ABSTRAKKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi dan meningkatkan kapasitas sekolah dalam menyusun profil perpustakaan sebagai upaya penguatan literasi sekolah di SMA Negeri 1 Palembang. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat yakni pendampingan dan pelatihan partisipatif. Pendampingan dilakukan secara bertahap mulai dari pengumpulan data, penyusunan dokumen, hingga finalisasi profil. Profil perpustakaan yang baik berfungsi sebagai gambaran lengkap mengenai kondisi, sarana, layanan, serta program pengembangan perpustakaan sekolah. Pelaksanaan di lapangan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada tim perpustakaan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu sekolah memiliki profil perpustakaan yang sesuai standar, mendukung akreditasi perpustakaan, serta menjadi acuan dalam pengembangan program literasi sekolah. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan sekolah dalam menyusun profil perpustakaan secara sistematis dan berkualitas, mendorong peserta didik dan tenaga pendidik untuk lebih memahami peran perpustakaan dalam mendukung pembelajaran dan penguatan literasi, membantu pihak sekolah dalam mendokumentasikan data perpustakaan, termasuk koleksi buku, fasilitas, layanan, serta program literasi yang tersedia, juga mengembangkan program literasi sekolah yang berkelanjutan.
Evaluasi Kurikulum Merdeka di MAN 2 Palembang Ibrahim, Ibrahim; Sintia, Dela; Pardika, Rinto; Sari, Novita Eka; Tesva, Sepralin
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : CV Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jip.v1i1.682

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan suatu lembaga pendidikan adalah sejauh mana kegiatan penilaian (evaluasi) dilakukan. Artikel ini berfokus pada evaluasi implementasi kurikulum merdeka pada lembaga pendidikan. Kurikulum merdeka yang dirancang untuk memperoleh kemandirian siswa, telah diterapkan diberbagai tingkat pendidikan. Jenis penelitian yakni kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data dan verifikasi serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan bahwa evaluasi implementasi kurikulum Merdeka di MAN 2 Palembang sudah dijalankan dengan baik. ini melibatkan penilaian terhadap berbagai aspek implementasi kurikulum, termasuk metode pembelajaran, partisipasi siswa dan hasil belajar. Kurikulum merdeka memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, masih ada beberapa tantangan dalam implementasinya. Dalam implementasi kurikulum merdeka diperlukan kerjasama antara pemerintah, melalui evaluasi yang komprehensif diharapkan bahwa implementasi kurikulum merdeka dapat ditingkatkan secara terus-menerus untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan bagi siswa.
Management of Facilities and Infrastructure at MTS Negeri 2 Palembang: Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Di MTS Negeri 2 Palembang Sari, Novita Eka; Saputra, Ade Akhmad
Transformation of Islamic Management and Education Vol. 1 No. 1 (2024): January-June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muntahy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65663/timejournal.v1i1.75

Abstract

This study focuses on the policy of managing educational facilities and infrastructure at MTs Negeri 2 Palembang, which represents one of the key aspects in supporting the effectiveness of the learning process and the achievement of educational goals. The main objective of this research is to describe and analyze how the management policy is designed, implemented, and evaluated, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques that include in-depth interviews, direct observation, and document analysis. The data were analyzed through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the policy for managing facilities and infrastructure at MTs Negeri 2 Palembang has followed a structured process, ranging from planning, procurement, utilization, to maintenance. However, its implementation has not been fully optimal due to challenges such as budget limitations, suboptimal coordination between work units, and minimal stakeholder participation in the evaluation process. The implications of this study highlight the importance of strengthening the internal evaluation system and fostering broader collaboration between the madrasah, relevant institutions, and the community to establish sustainable and participatory educational facility management.