Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Komunikasi Efektif berbasis Literasi Digital untuk Menanamkan Etika Digital Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Dini Nur Fadhillah; Heni Haryani; Diny Fitriawati; Gita Eka Sila; Saryono; Mohammad Diky Fahrizal Lumban Gaol; Dyandra Erlangga Dwitama; Susilawati; Pinky Syaqiyya Augustine; Andriansah; Nurul Febrianti
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3464

Abstract

: In the context of vocational high school education, effective communication involves more than just the ability to speak. Vocational high school students must be able to communicate their technical knowledge to people who may not share the same background. This community engagement initiative aims to provide training in effective communication based on digital literacy to pupils at SMK Negeri 1 Klari. The community engagement approach employed was Participatory Action Research (PAR). Consequently, this community engagement project implemented the five stages of PAR in a phased manner. The participants in this activity were Year 11 students at SMK Negeri 1 Klari. The results of this activity indicate that training in effective communication based on digital literacy can be utilised by schools as a tool to instil digital ethics in students prior to undertaking their Work Experience Placement (PKL). Students do not merely practise communication skills, they also identify and analyse digital ethics and responsibilities in the workplace. In this way, this training programme can support the development of high-calibre human resources with strong character
ANALISIS FRAMING PERNYATAAN MENTERI SEKRETARIS NEGARA PRASETYO HADI DALAM MEMPERTAHANKAN LEGITIMASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS Andriansah
KOMUNIKA BANGSA Vol 4 No 1 (2026): Edisi 7
Publisher : UKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/kosa.v4i1.4643

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Namun, program ini menghadapi kritik dari sejumlah organisasi masyarakat sipil yang menuntut evaluasi dan moratorium sementara. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi krisis pemerintah dalam mempertahankan legitimasi Program MBG melalui framing yang dibangun oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing Robert N. Entman. Data diperoleh dari pernyataan resmi Prasetyo Hadi yang dimuat dalam pemberitaan media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah membingkai polemik MBG sebagai persoalan teknis yang memerlukan perbaikan tata kelola, bukan kegagalan program secara keseluruhan. Pemerintah juga menekankan manfaat program bagi kelompok rentan dan wilayah 3T serta menawarkan solusi berupa evaluasi dan penataan ulang tata kelola tanpa menghentikan program. Temuan ini menunjukkan bahwa framing digunakan sebagai strategi komunikasi krisis untuk mempertahankan legitimasi dan dukungan publik terhadap Program MBG.