Perilaku sedentari dan pola makan merupakan faktor kesehatan yang berpotensi memengaruhi status gizi dan pencapaian akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran status gizi antropometri sebagai mediator dalam hubungan sedentary behavior dan pola makan terhadap hasil belajar Biologi peserta didik di Muhammadiyah Boarding School Rappang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto . Sampel penelitian terdiri atas 109 peserta didik Muhammadiyah Boarding School Rappang yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner sedentary behavior dan pola makan, pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan indeks massa tubuh menurut usia (IMT/U), serta data hasil belajar Biologi peserta didik. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat, dan analisis mediasi untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki sedentary behavior kategori sedang, pola makan kategori baik, status gizi kategori baik, dan hasil belajar kategori tinggi. Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa status gizi antropometri berperan sebagai mediator dalam hubungan sedentary behavior dan pola makan terhadap hasil belajar Biologi peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa pencapaian hasil belajar tidak hanya berkaitan dengan faktor akademik, tetapi juga dengan perilaku kesehatan dan kondisi biologis peserta didik. Oleh karena itu, integrasi pemantauan status gizi, pengelolaan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, dan pengendalian perilaku sedentari dapat menjadi bagian dari upaya mendukung optimalisasi hasil belajar peserta didik.